Home » » Bung Tomo Class Corvette, Kapal Perang TNI Angkatan Laut terbaru.

Bung Tomo Class Corvette, Kapal Perang TNI Angkatan Laut terbaru.

Posted by berbagaireviews.com on 8 Oktober 2014

KRI Class Bung Tomo Indonesia.

KRI Class Bung Tomo Indonesia - berbagaireviews.com

Beberapa media kita beberapa bulan lalu, menyebut negeri pimpinan PM Lee Hsien Loong tersebut lagi tidak enak hati. Pangkal permasalahannya karena nama Usman Harun. Nama dua tokoh TNI itu di sini jadi pahlawan, sementara di Singapura sangat dibenci. Merekalah di balik aksi peledakan MacDonald House di Orchad Road pada 10 maret 1965 silam.
   Bung Tomo kelas kelas 3 korvet Indonesia kapal patroli lepas pantai. Mereka awalnya dibangun untuk Royal Brunei Navy tapi akhirnya dibeli oleh Indonesia. Kelas ini dinamai Bung Tomo, seorang pemimpin mencatat gerakan kemerdekaan Indonesia.

     Ketiga kapal itu dibangun oleh BAE Systems Kelautan (sekarang BAE Systems Maritime - Kapal Angkatan Laut). Kontrak ini diberikan untuk GEC-Marconi pada tahun 1995 dan kapal, sebuah varian dari desain F2000, diluncurkan pada bulan Januari 2001, Juni 2001 dan Juni 2002 di kemudian BAE Systems Kelautan halaman di Scotstoun, Glasgow. Pelanggan menolak untuk menerima kapal dan perselisihan kontrak menjadi subyek arbitrase. Ketika perselisihan itu diselesaikan dalam mendukung BAE Systems, kapal itu diserahkan kepada Royal Brunei Technical Services pada bulan Juni 2007.

Pada tahun 2007, Brunei dikontrak Jerman Lürssen kapal yard untuk menemukan pelanggan baru untuk tiga kapal; pada bulan November 2012, diumumkan bahwa Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman dengan Inggris untuk mendapatkan kapal untuk seperlima dari biaya unit asli. Kapal tersebut diharapkan untuk masuk layanan dengan Angkatan Laut Indonesia pada 2013-2014.
   Kapal-kapal itu awalnya dipersenjatai dengan MBDA Exocet Blok II rudal anti-kapal dan rudal MBDA Seawolf pertahanan udara. Meriam utama adalah 76mm Oto Melara; kapal juga membawa dua tabung torpedo, dua 30mm jarak jauh stasiun senjata dan memiliki tempat pendaratan untuk helikopter. Mungkin dapat di hinggapi heli seperti http://www.berbagaireviews.com/2014/10/as565-panther-heli-anti-kapal-selam-tni.html

Kapal frigat Indonesia - berbagaireviews.com

Kecanggihan KRI Usman Harun, Class Bung Tomo.
Berdasarkan data, kapal perang tipe F2000 Corvette ini memiliki 1 meriam Oto Melara 76 mm, 2 meriam MSI Defence DS 30B REMSIG 30 mm, dan peluncur tripel torpedo BAE Systems 324 mm untuk perang atas air dan bawah air.
Selain itu, dilengkapi pula dengan 16 tabung peluncur peluru kendali permukaan-ke-udara VLS MBDA MICA (BAE Systems), 2 set 4 tabung peluncur peluru kendali MBDA (Aerospatiale) MM-40 Block II Exocet. Dua sistem arsenal inilah yang cukup mengganggu pertahanan musuh, baik dari udara ataupun permukaan laut.
Sistem kesenjataan bawah lautnya juga cukup menggentarkan lawan hingga jarak sejauh 50 kilometer dari titik peluncuran. Selain KRI Usman-Harun-359, senjata-senjata itu juga terpasang pada 2 kapal perang lain yang juga dipesan Indonesia dari Inggris: KRI Bung Tomo-357 dan KRI John Lie-358.
BAE System Maritime-Naval Ships melengkapi ketiga kapal perang yang semula dipesan oleh Angkatan Laut Kesultanan Brunei Darussalam itu dengan pengarah senjata elektro-optik Ultra Electronics/Radamec Series 2500, radar penjejak I/J-band BAE Insyte 1802SW I/J-band, radar navigasi Kelvin Hughes Type 1007, radar Thales Nederland Scout, dan penangkal serangan Thales Sensors Cutlass 242.
Untuk keperluan perang bawah air dari serbuan dan intipan kapal selam, kapal-kapal perang ini dilengkapi radar berbasis sonar di lambung Thales Underwater Systems TMS 4130C1, radar permukaan dan udara E-band dan F-band BAE Systems Insyte AWS-9 3D. Inilah salah satu sebab personel pengawaknya cukup banyak. Tiap kapal memerlukan 79 personel termasuk sang komandan kapal.
Dengan karakter korvet yang cukup “mini” namun cukup sarat persenjataan, kapal perang berbobot kosong hampir 2.000 ton ini pas untuk keperluan patroli jarak dekat-menengah dan kawal-sergap. Apalagi kecepatannya cukup mumpuni, yaitu hingga 30 knot perjam berkat dorongan empat mesin diesel MAN B&W/Ruston yang memancarkan tenaga total 30,2 MegaWatt dari 2 poros baling-balingnya.
Di atas kertas, sekali pengisian penuh bahan bakar dan logistiknya, jarak tempuhnya pada kecepatan ekonomis 12 knot perjam adalah 5.000 mil laut. Kalau ini benar-benar diterapkan, maka jarak Sabang-Merauke bisa ditempuh dalam 18 hari layar.
Dengan perhitungan jarak tempuh peluru kendali MM-38 Block III Exocet menjangkau 180 kilometer, maka jarak 5.000 mil laut alias 9.000 kilometer darat itu memerlukan 50 titik peluncuran peluru kendali secara simultan.
Jika KRI Usman-Harun-359 berada 25 mil laut dari perairan kedaulatan Singapura, peluru kendali buatan Prancis berkecepatan suara itu perlu waktu kurang dari 10 detik untuk mengenai sasaran di negara pulau itu sejak diluncurkan dari tabung peluncurnya di kapal.

KRI Usman Harun 359 - berbagaireviews.com
KRI Usman Harun 359

Karakteristik Umum
TYPE: F2000 Corvette
Pemindahan: 1.940 ton
Panjang: 89.9 m (295 ft) LWL, 95 m (312 ft) LOA
Beam: 12,8 m (42 ft)
Draught: 3,6 m (12 ft)
Propulsion: 4 x MAN B & W / Ruston mesin diesel (total 30.2 MW) 2 x shafts
Kecepatan: 30 knot (56 km / h) [1]
Rentang: 5.000 mil laut (9.000 km) di 12 knot (22 km / h) [2]
Melengkapi: 79 (ruang untuk tambahan 24) sensor dan
sistem pengolahan:
Ultra Elektronik / Radamec Seri direktur senjata 2500 elektro-optik.
hales Underwater Sistem TMS 4130C1 lambung-mount sonar.
BAE Systems Insyte AWS-9 3D E dan F-band udara dan permukaan radar.
BAE Insyte 1802SW I / J-band pelacak radar.
Kelvin Hughes Type 1007 radar navigasi.
Thales Nederland Scout radar untuk pencarian permukaan.
Thales Sensor Cutlass 242 penanggulangan.
persenjataan:
     1 x Oto Melara 76mm
     Senjata 2 x DS 30B REMSIG 30mm
     16x VLS untuk MBDA Seawolf [3]
     2 x 4 peluncur rudal Exocet MM40 Block II.
     2 x Sistem BAE tiga 324mm tabung torpedo.
Pesawat dilakukan: 1 x S-70B Seahawk
Fasilitas Aviation: Flightdeck, ada hanggar

Thanks for reading & sharing berbagaireviews.com

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Posting Komentar

Search

Translate

Diberdayakan oleh Blogger.

subscribe

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Arsip Blog

Follow by Email

Facebook  Twitter  Google+  RSS Feed

RSS