berbagaireviews.com

Various Reviews Knowledge and Education

27 November 2019

Teks Ulasan, Pengertian, Ciri - Ciri, Struktur, Kaidah, Jenis - Jenis dan Contoh Teks Ulasan.

Teks Ulasan, Pengertian, Ciri - Ciri, Struktur, Kaidah, Jenis - Jenis dan Contoh Teks Ulasan.

Pengertian teks ulasan dan jenis - jenis serta contoh teks ulasan



Bicara tentang teks ulasan maupun yang disebut dengan resensi merupakan teks ulasan yang isinya terkait ulasan, penilaian atau review pada suatu karya film ataupun drama. Disaat anda mengulas film maupun drama, sebaiknya anda harus bersikap kritis supaya bisa berkontribusi untuk kemajuan drama ataupun film yang di ulas. Didalam teks ulasan ada tujuan, ciri ciri sturuktur dan lainnya.


Pengertian Teks Ulasan

Teks ulasan adalah suatu teks yang berisi ulasan, penilaian atau review terhadap suatu karya seperti film, drama, atau sebuah buku. Teks ulasan disebut juga dengan resensi. Ketika mengulas suatu karya, pengulas harus bersikap kritis agar hasil ulasannya dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan karya tersebut.

Ulasan juga dapat disebut review. Ulasan pada umumnya ditulis dalam bentuk artikel, sehingga teks ulasan juga dapat disebut artikel ulasan, Ulasan merupakan teks yang berfungsi untuk menimbang, menilai, dan mengajukan kritik terhadap karya atau peristiwa yang diulas tersebut (Gerot & Wignell, 1994; Hyland & Diani, 2009 ).


Tujuan Teks Ulasan

Teks ulasan memiliki beberapa tujuan, yaitu:
  • Menunjukkan pandangan atau penilaian penulis resensi terhadap suatu karya
  • Memberikan informsi kepada publik tentang kelayakan yang dimiliki suatu karya
  • Membantu pembaca untuk mengetahui isi suatu karya
  • Memberikan informasi kepada pembaca tentang kelebihan dan kekurangan karya yang diulas atau diresensi
  • Mengetahui perbandingan karyaa tersebut dengan karya lain yang sejenis
  • Memberikan informasi yang komprehensif tentang suatu karya.
  • Memberi tahu dan mengajak pembaca untuk merenungkan, memikirkan dan mendiskusikan masalah yang terdapat dalam suatu karya.
  • Memberikan pertimbangan pada pembaca apakah suatu karya tersebut pantas untuk dinikmati atau tidak.
  • Memudahkan pembaca dalam memahami hubungan suatu karya dengan karya lain yang serupa.
  • Memberikan pertimbangan bagi pembaca sebelum memutuskan untuk memilih, membeli dan menikmati suatu karya.


Ciri - Ciri Teks Ulasan

Teks ulasan atau resensi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  • Strukturnya terdiri atas orientasi, tafsiran, evaluasi dan rangkuman.
  • Memuat informasi berdasarkan pandangan atau opini penulis mengenai suatu karya atau produk.
  • Opininya berdasarkan fakta yang di interpretasikan
  • Memiliki nama lain yaitu resensi.


Struktur Teks Ulasan

Struktur teks ulasan merupakan susunan yang membangun sebuah teks ulasan sehingga menjadi suatu teks yang utuh. Struktur teks ulasan terdiri dari beberapa hal berikut:

Orientasi
Orientasi merupakan bagian pertama yang menjelaskan tentang gambaran umum sebuah karya baik film, drama maupun sebuah buku yang akan diulas. Bagian orientasi memberikan penjelasan kepada pembaca mengenai apa yang akan diulas.

Tafsiran
Tafsiran merupakan bagian yang berisi penjelasan detail mengenai sebuah karya yang diulas, misalnya berisi tentang bagian-bagian suatu karya, keunikan, keunggulan, kualitas, dsb.

Evaluasi
Evaluasi merupakan bagian yang berisi pandangan dari pengulas mengenai hasil karya yang diulas. Evaluasi dilakukan setelah pengulas melakukan tafsiran secara cukup terhadap hasil karya tersebut. Pada bagian evaluasi ini pengulas akan menyebutkan bagian yang bernilai atau kelebihan dari karya tersebut. Ataupun bagian yang kurang bernilai atau kekurangan dari karya tersebut.

Rangkuman
Rangkuman merupakan bagian yang berisi kesimpulan dari ulasan terhadap suatu karya. Bagian ini juga memuat komentar penulis apakah hasil karya tersebut berkualitas atau tidak untuk ditonton atau dibaca.


Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

Teks ulasan yang baik harus disusun sesuai dengan struktur teks dan menggunakan kaidah kebahasaan, termasuk kaidah ejaan. Berikut ini adalah contoh kaidah kebahasaan dalam ulasan teks film atau drama:

Istilah
Istilah adalah kata atau gabungan kata yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Istilah khusus adalah istilah yang digunakan untuk bidang tertentu dan pemakainnya hanya dipahami oleh orang berkecimpung dalam bidang tersebut. 
Contoh :
  • Istilah umum  : film, ikan, bunga.
  • Istilah khusus : komedi, gurame, mawar.


Sinonim dan Antonim
  • Sinonim adalah kata yang memiliki bentuk yang berbeda, tetapi memiliki arti atau pengertian yang sama atau mirip. Contoh: “Obrolan orang itu mirip dengan dialogdalam film Romeo dan Juliet.”
  • Antonim adalah kata yang artinya berlawanan satu dengan yang lain. Contoh: “besar atau kecil bukanlah jaminan barang itu berharga atau tidak.”

Nomina
Nomina atau kata benda adalah kelas kata yang menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda atau segala yang dibedakan. Kata benda dibagi menjadi dua jenis, yaitu kata benda konkret seperti meja, buku, danbola serta kata benda abstrak, seperti pikiran dan angin.
Nomina juga dibedakan menjadi dua, yakni Nomina Dasar dan Nomina Turunan. 
Contoh :
  • Nomina Dasar : Rumah | Jalan
  • Nomina Turunan : Perumahan | Jalanan
  • Imbuhan : Pe – an | -an


Verba / Kata Kerja
  • Verba Aktif adalah verba yang subjeknya berperan sebagai pelaku atau menunjukkan tindakan atau perbuatan. Contoh: “Putra memelihara ikan gurame.
  • Verba Pasif adalah verba yang subjeknya berperan sebagai penderita, sasaran tindakan, atau hasil. Contoh: “Film horor kini banyak disiarkan televisi indonesia.”


Pronomina
Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. 
Contoh:
  • Kata ganti orang : saudara, bapak, ibu, nyonya, tuan, ia, dia
  • Kata ganti pemilik : ku-, mu-, -nya
  • Kata ganti petunjuk : ini, itu
  • Kata ganti penghubung : yang
  • Kata ganti tak tentu : siapa, barag siapa, sesuatu, masing-masing


Konjungsi
Konjungsi adalah kata tugas atau kata penghubung yang berfungsi menghubungkan dua buah klausa, kalimat, atau paragraf. Konjungsi yang sering digunakan dalam ulasan film atau drama umumnya, berupa:

Konjungsi Koordinatif. Contoh: dan, atau, tetapi
  • Konjungsi Subordinatif. Contoh: jika, agar, meskipun, alih-alih, sebagai, sebab, karena, maka, sesudah, sebelum, sementara
  • Konjungsi Korelatif. Contoh: baik … maupun … | bukan … melainkan … | tidak hanya … tetapi …
  • Konjungsi AntarKalimat. Contoh: sebaliknya, di samping itu, selanjutnya

Preposisi
Preposis adalah kata tugas yang berfungsi sebagai unsur pembentuk frasa preposisional.
Contoh : di, ke, dari, pada, daripada, dengan, secara, tanpa, bagi.

Artikel
Artikel adalah kata tugas yang membatasi makna jumlah nomina.
Contoh: si, sang

Kalimat Simpleks dan Kompleks
  • Kalimat Simpleks adalah kalimat yang memiliki suatu verba utama.
  • Contoh: “Sinetron pangeran banyak digemari kawula muda.”
  • Kalimat Kompleks adalah kalimat yang memiliki dua verba utama atau lebih.
  • Contoh: “Sci-Fi adalah jenis film imajinasi pengetahuan yang dikembangkan untukmendapatkan dasar pembuatan alur film yang menitikberatkan pada penelitian dan penemuan biologi.”


10. Menggunakan ungkapan perbandingan (persamaan/perbedaan)

Contohnya : daripada, sebagaimana, demikian halnya, berbeda dengam, seperti, seperti halnya, serupa dengan, dan sebagainya.

11. Menggunakan kata kerja material dan kata kerja relasional

Kata kerja material yaitu kata kerja yang menyatakan kegiatan fisik/proses. Misalnya : makan, minum, membawa, berbicara, melamun, bertepuk tangan, mendengarkan, menunggu, melebur, memukul, bertanya, dan lainnya. Kata kerja relasional adalah kata kerja yang berfungsi untuk membentuk predikat nominal (kata-kata kopulatif) dan dapat juga membantu memperjelas predikat (kata kerja bantu).
  • Contoh kata kerja relasional sebagai kopulatif : bernama, disebut, jadi/menjadi, merupakan, adalah, ialah, yaitu, yakni, dan sebagainya. 
  • Contoh kata kerja relasional sebagai kata bantu : pasti, harus/perlu/wajib, jadi, mungkin,  boleh, harap, bisa, hendak/ingin/mau/akan, dapat/bisa, ada, dan sebagainya.


Jenis - Jenis Teks Ulasan

Teks ulasan berdasarkan isinya dibagi menjadi beberapa jenis:

Teks ulasan informatif

Teks ulasan jenis ini berisi gambaran singkat, padat, dan umum suatu karya. Resensi jenis ini tidak menyampaikan isi karya secara keseluruhan, namun hanya memaparkan bagian yang penting saja dan menekankan pada kelebihan dan kekurangan karya tersebut.

Teks ulasan deskriptif

Resensi jenis ini berisi gambaran detail pada tiap bagian suatu karya. Teks ulasan ini biasanya dilakukan pada suatu karya fiksi untuk mendapat gambaran jelas tentang manfaat, pentingnya informasi, dan kekuatan argumentatif yang dituangkan penulis pada sebuah karya.

Teks ulasan kritis

Resensi jenis ini berisi ulasan suatu karya secara terperinci dengan mengacu pada metode atau pendekatan ilmu pengetahuan tertentu. Teks ulasan ditulis secara objektif dan kritis bukan berdasar pandangan subyektif dari penulis resensi. Contoh: Resensi terhadap novel dengan menggunakan pendekatan sosiologi.


Contoh Teks Ulasan 

Novel Perahu Kertas


Novel Perahu Kertas


Orientasi

Perahu Kertas merupakan sebuah film yang diangkat dari novel best seller karya Dewi ‘Dee’ Lestari. Kisah tentang kejujuran hati, keterbukaan perasaan, tapi terhalang oleh perasaan yang lain. Perasaan-perasaan yang tumbuh tanpa cinta, saling membohongi, dan saling berpura-pura. Dibintangi oleh Maudy Ayunda sebagai Kugy, Adipati Dolken sebagai Keenan, Reza Rahadian sebagai Remi, Elyzia Mulachela sebagai Luhde, dan Kimberly Ryder sebagai Wanda. Perahu Kertas disutradarai oleh Hanung Bramantyo, salah seorang sutradara film Indonesia yang dikenal seringkali mampu memadukan unsur kualitas dengan nilai jual komersial pada setiap karyanya.

Isi

Perahu Kertas mengisahkan pasang surut hubungan dua anak manusia, yaitu Kugy (Maudy Ayunda) dan Keenan (Adipati Dolken). Kugy sendiri diperkenalkan kepada Keenan oleh dua sahabatnya, Noni (Sylvia Fully R) dan Eko (Fauzan Smith), ketika mereka menjemput Keenan sepulangnya pemuda tersebut dari masa belajarnya di negara Belanda. Kisah cinta Kugy dan Keenan tidak lantas berjalan dengan mulus.
Ketika pertama kali bertemu, Kugy sedang menjalin kasih dengan Ojos (Dion Wiyoko), pria tampan yang telah ia pacari semenjak masa Sekolah Menengah Atas. Keenan sendiri juga sempat dekat dengan seorang gadis cantik bernama Wanda (Kimberly Ryder). Kugy dan Keenan sama-sama saling menyukai. Keduanya mungkin sama-sama menyadari hal itu. Namun keduanya tidak pernah benar-benar saling menyatakan perasaannya. Kisah bermula ketika mereka berdua kuliah di Bandung. Kugy, yang bercita-cita ingin menjadi penulis dongeng, kuliah di Fakultas Sastra.

          Kugy adalah seorang gadis tomboy, periang, dan yang percaya bahwa dirinya adalah agen Dewa Neptunus. Kugy selalu memiliki “ritual” unik, yaitu menulis setiap curahan hatinya ke selembar kertas, yang lalu dibuatnya menjadi perahu untuk kemudian dihanyutkan ke air. Meskipun sekilas dia gadis periang yang ceroboh, namun dia memiliki pemikiran yang dewasa.

Keenan, pelukis muda berbakat, dipaksa untuk kuliah di Fakultas Ekonomi oleh ayahnya. Bersama dengan sahabat Kugy sejak kecil, Noni (Sylvia Fully R), serta pacar Noni, yakni Eko (Fauzan Smith), yang juga adalah sepupu Keenan, mereka berempat menjadi geng kompak.

Dari yang semula saling mengagumi, Kugy dan Keenan diam- diam saling jatuh cinta.
Tapi berbagai hal menghalangi mereka. Tak hanya itu, persahabatan Kugy dan Noni pecah ketika Kugy tidak datang pada pesta ulang tahun Noni yang diadakan di rumah Wanda demi menjaga hatinya.

Keenan akhirnya pergi ke rumah Pak Wayan (Tyo Pakusadewo), seorang pelukis teman lama Lena, sekaligus mentor Keenan melukis. Dalam suasana hati yang gundah, kreatifitas melukis Keenan buntu, tetapi Luhde (Elyzia Mulachela), keponakan Pak Wayan, berhasil mengembalikan semangat Keenan.

Seorang kolektor langganan galeri Wayan bernama Remi (Reza Rahadian) menjadi pembeli pertama. Ingin cepat meninggalkan Bandung dan lingkungan lamanya, Kugy berjuang untuk lulus cepat. Begitu lulus sidang, kakak Kugy yang bernama Karel (Ben Kasyafani) membantu agar Kugy magang di biro iklan bernama AdVocaDo milik temannya, yaitu Remi. Prestasi kerja Kugy cemerlang, dan menarik perhatian Remi.

Pada tahun 2004, ibu Keenan datang ke Bali menemui Keenan untuk memberitahu kondisi ayahnya yang sedang kritis. Kemudian Keenan memutuskan untuk pulang ke Jakarta dan sebelum pergi, ia berjanji kepada Luhde bahwa ia akan kembali ke Bali setelah ayahnya sembuh.

Di Bandung, Noni dan Eko berkemas, membereskan barang-barang mereka untuk di bawa ke Jakarta. Saat sedang berkemas, Noni menemukan sebuah kotak yang berisi sebuah buku dan surat di dalamnya. Setelah membaca surat tersebut, ia sadar bahwa ternyata Kugy menyukai Keenan, dan itulah alas an mengapa Kugy tidak menghadiri pesta ulang tahunnya. Kemudian mereka pun bergegas pergi ke Jakarta untuk menemui Kugy dan Keenan.

Beberapa tahun kemudian, secara tak sengaja Kugy dan Keenan bertemu lagi di pernikahan Noni dan Eko. Mereka kembali dekat. Dan sekali lagi, hubungan mereka terbatasi oleh cerita-cerita lain, oleh hati Remi dan Luhde. Perahu Kertas ini menggambarkan hubungan Kugy dan Keenan yang lebih dewasa. Bahwa meskipun mereka saling membutuhkan, namun keduanya telah memilih hati orang lain. Mereka harus menjalankan pilihan itu dengan tulus.

Evaluasi

Kelebihan :

Setiap karakter yang hadir di dalam cerita mampu digambarkan dengan cukup baik.
Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari film ini.
Penampilan pemerannya sangat menjiwai karakter yang diperankan.
Film ini sangat bagus dan menarik. Dimana dalam ceritanya mengangkat tema persahabatan.

Kekurangan :

Terdapat salah satu bagian konflik yang terkesan menarik sementara bagian lainnya terasa datar akibat konflik yang muncul dari sisi kehidupan pribadi masing-masing karakter terlalu banyak yang pada akhirnya justru memecah perhatian penonton.
Film ini terbagi menjadi dua season sehingga membuat penonton harus menunggu season berikutnya.
Akhir ceritanya kurang jelas, masih menggantung sehingga menimbulkan rasa penasaran bagi para penontonnya.

Resolusi

Film Perahu Kertas ini memberi pelajaran kepada kita bahwa setiap manusia memiliki takdir hidupnya masing-masing dan usaha keraslah yang mengantar takdir itu ke tangan kita. Oleh karena itu, kita harus menjadi pribadi-pribadi yang percaya diri akan cita-cita yang kita impikan.




Demikianlah artikel yang menjelaskan secara lengkap mengenai Teks Ulasan. Semoga melalui tulisan ini memberikan pemahaman kepada pembaca yang sedang mempelarinya. Mohon maaf jika ada kesalahan dan terima kasih.
Teks Persuasif, Ciri - Ciri, Jenis - Jenis dan Contoh Teks Persuasif.

Teks Persuasif, Ciri - Ciri, Jenis - Jenis dan Contoh Teks Persuasif.

Pengertian dan jenis - jenis serta contoh teks persuasif



Paragraf persuasif dapat di artikan sebagai paragraf yang mempunyai tujuan untuk meyakinkan atau mengajak si pembaca dengan maksud tertentu, yang mana hal ini di lakukan agar bisa melaksanakan serta menerima gagasan penulis dari suatu pendapat dan pandangan tertentu.


Pengertian Teks Persuasi

“Persuasi atau persuasif memiliki arti mengajak, membujuk, ataupun menyuruh. Sesuai dengan arti kata, teks persuasi adalah sebuah teks yang memiliki tujuan untuk mengajak, menyuruh, ataupun membujuk para pembacanya melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang disampaikan”

Tulisan teks persuasi bersifat subjektif disebabkan karna isinya merupakan pandangan pribadi si penulis mengenai suatu topik. Maka, tak jarang pada teks persuasi ditemukan data pendukung lain untuk mendukung tulisan itu sendiri, hingga pembaca tak ragu untuk melakukan apa yang ditulis oleh penulis.


Syarat- Syarat Paragraf Persuasi.

Syarat - syarat dalam membuat paragraf persuasi adalah sebagai berikut

1. Pilihan Kalimat

Hal kuat pada teks persuasi yaitu kata-katanya. Untuk itu, ketika menulis teks persuasi harus memilih kata yang tepat juga menarik.

2. Kemampuan mengolah emosi

Selanjutnya, harus bisa mengolah emosi pembaca. Artinya, pembaca mampu mengobarkan ataupun meredam emosi pembaca dari tulisan yang di buat, khususnya untuk teks persuasi politik ataupun propaganda.

3. Bukti (fakta)

Menambahkan bukti ataupun fakta untuk memperkuat gagasan yang ditulis dalam teks persuasi. Agar si pembaca mempercayai isi yang disampaikan


Ciri - Ciri Paragraf Persuasif
  • Isi yang mengandung sebuah fakta dan bukti sebagai faktor yang kuat yang mempengaruhi kalimat dengan bentuk ajakan ataupun bujukan.
  • Tulisan mempunyai tujuan guna mendorong dan mempengaruhi suatu hal
  • Bahasa yang di pakai dibuat provokatif, menarik, serta antusias. Hal tersebut di lakukan agar si pembaca lebih yakin
  • Membuat si pembaca bisa lebih percaya dengan penjelasan yang menarik
  • Berupaya mampu menimbulkan kesepakatan atau penyesuaian melalui kepercayaan penulis dengan pembaca
  • Berupaya mampu menghindari konflik, yang mana hal ini di lakukan guna pembaca yakin dan tercapainya kesepakatan
  • Memperlihatkan fakta serta data sebagai penguat argumentasi
  • Kaidah Bahasa Teks Persuasi
  • Memakai kata bujukan (penting, harus, pantas).
  • Memakai kata kerja imperatif (jadikanlah, hendaknya, waspadalah)
  • Memakai kata-kata teknis atau peristilahan yang berkenaan dengan topik
  • Memakai kata penghubung yang argumentatif (jika, karena, dengan demikian, sebab, akibatnya, oleh karena itu dll).


Bentuk Paragraf Persuasif

Ada beberapa bentuk paragraf persuasif yang umumnya di gunakan, di antaranya sebagai berikut :
  • Bentuk pidato : contoh propaganda, kampanye lisan, dan penjual jamu ditempat-tempat terbuka.
  • Bentuk tulisan : iklan, brosur dan selebaran.
  • Bentuk elektronik : misalnya iklan TV, bioskop, dan internet


Jenis Paragraf Persuasif.

Di lihat dari bentuk paragraf persuasif, maka paragraf persuasif bisa di golongkan ke dalam beberapa jenis yakni :

1. Persuasi politik

Sesuai dengan namanya Persuasi politik di pakai dalam hal bidang politik yang masih kaitannya dengan bidang politik dan kenegaraan. umumnya para ahli politik dan kenegaraan memakai pesuasi jenis ini sebagai keperluan politik dan negara.

2. Persuasi pendidikan

Persuasi pendidikan di pakai oleh orang tertentu yang memang menjalani atau masih ada hubungannya dengan dunia pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan. Sebagai contoh misalnya orang yang memakai persuasi pendidikan yaitu seorang guru yang di pakai untuk mempengaruhi siswa agar giat belajar, gemar membaca dan lainnya.

3. Persuasi advertensi

Persuasi iklan atau umumnya disebut juga Persuasi Advertensi, yang mana di pakai dalam bidang usaha atau dunia usaha yang bertujuan untuk mengenalkan suatu barang dan jasa. Persuasi iklan yang bisa mempengaruhi konsumen agar membeli barang yang di tawarkan tersebut.

4. Persuasi Propaganda

informasi merupakan Objek yang di sampaikan pada persuasi propaganda. maka dari itu tujuan dari persuasi bukan hanya berhenti pada penyebaran informasi . dengan informasi di harapkan pembaca atau pendengar mau sadar untuk melakukan sesuatu.


Contoh teks persuasi

Hindari Berita Burung (Hoax)

Alinea Pembuka

Hoax atau berita burung sangat berbahaya bagi kehidupan masyarakat yang berbangsa dan bernegara seperti negara besar Indonesia yang memiliki adat ketimuran

Alinea Penjelas

Sudah banyak contoh negara-negara timur tengah yang termakan isu hoax yang membenturkan antara agama dan berbangsa. dan tak kunjung selesai konflik-konflik itu terus berkepanjangan namun tidak satupun hal positif yang bisa di petik dari konflik itu. menang jadi abu sedangkan kalah jadi arang

Alinea Penutup

Karena dampak negatifnya amat besar, Waspadalah jangan mau Indonesia menjadi suriah berikutnya. hindari hoax dan jangan merasa benar sendiri, hargai lawan bicara atau seseorang yang berbeda pendapat. percayalah bahwa perang saudara tidak akan membuatmu nyaman seperti sekarang ini misalnya bebas sekolah, beribadah, bergaul dan lainya.


Contoh paragraf persuasif

“Dengan mengkonsumsi buah-buahan tubuh akan mendapatkan berbagai nutrisi serta vitamin yang di butuhkan seperti Vitamin C. Karena kandungan pada Vitamin C dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga kita tidak mudah terserang penyakit”.

Jika di lihat secara umum teks persuasif berupaya untuk mendapatkan perhatian pembaca dan memberikan pandangan baru melalui tujuan dari isi paragraf.


Demikianlah artikel yang menjelaskan secara lengkap mengenai Teks Persuasif. Semoga melalui tulisan ini memberikan pemahaman kepada pembaca yang sedang mempelarinya. Mohon maaf jika ada kesalahan dan terima kasih.

26 November 2019

Kerajaan - Kerajaan Bercorak Budha di Nusantara Indonesia Beserta Peninggalannya.

Kerajaan - Kerajaan Bercorak Budha di Nusantara Indonesia Beserta Peninggalannya.

Buddhist kingdom in the Indonesian Archipelago


Kapan Masuknya Agama Buddha dari India ke Indonesia hampir bersamaan dengan masuknya agama Hindu. Agama Hindu berkembang setelah agama Buddha. namun persebaran agama Hindu lebih cepat daripada persebaran agama Buddha. Hal ini terbukti dari lebih banyaknya kerajaan Hindu daripada kerajaan Buddha di Indonesia. Sementara pusat-pusat kerajaan Buddha hanya terdapat di Sumatera dan beberapa daerah di Jawa.

Kerajaan Budha di Nusantara Indonesia

Berikut ini akan dijelaskan mengenai sejarah Kerajaan Buddha di Indonesia beserta nama raja dan peninggalannya, termasuk Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Mataram Kuno. Untuk kerajaan Budha yang berpadu dengan Hindu, juga dijelaskan dalam daftar di bagian bawah.


1. Kerajaan Kalingga


Peninggalan Kerajaan Kalingga


Tahun didirikan : 594 Masehi
Letak : Jawa Tengah

Kerajaan Kalingga menjadi kerajaan bercorak Budha pertama di kawasan pantai utara Pulau Jawa. Kerajaan ini didirikan pada tahun 594 Masehi. Pusat pemerintahannya diperkirakan di sekitar Pekalongan dan Jepara, kemudian pindah Magelang dan Yogyakarta.

Kerajaan ini juga dikenal dengan sebutan Kerajaan Halong. Kalingga sempat terpecah menjadi dua yakni Keling dan Medang. Kerajaan Kalingga kemudian runtuh pada tahun 782 Masehi dan diteruskan oleh Rakai Mataram dan Rakai Panangkaran di Medang.

Nama raja - raja kerajaan Kalingga :
  • Prabhu Wasumurti
  • Prabhu Wasugeni
  • Prabhu Wasudewa
  • Prabhu Wasukawi
  • Prabhu Kirathasingha
  • Prabhu Kartikeyasingha
  • Ratu Shima
  • Dewi Parwati
  • Dewi Sannaha
  • Sanjaya
  • Rakai Panangkaran


Peninggalan kerajaan Kalingga :
  • Prasasti Tuk Mas
  • Prasasti Sojomerto
  • Prasasti Rahtawun
  • Candi Angin
  • Candi Bubrah
  • Situs Puncak Sanga Likur
  • Arca Batara Guru
  • Arca Wisnu
  • Arca Togog
  • Arca Narada


2. Kerajaan Sriwijaya


Peninggalan Kerajaan Sriwijaya


Tahun didirikan : sekitar abad ke-6 Masehi
Letak : Palembang, Sumatera Selatan

Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan Budha pertama di Indonesia. Sriwijaya didirikan sekitar tahun 600-an Masehi dan pusat pemerintahannya di Palembang, Sumatera Selatan. Sriwijaya menjadi kemaharajaan yang sempat berjaya dan menguasai Nusantara.

Sriwijaya banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan berdasarkan peta membentang dari Kamboja, Thailand Selatan, Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sriwijaya menjadi kerajaan bahari yang memanfaatkan perdagangan maritim lewat jalur perairan.

Sriwijaya kemudian runtuh pada sekitar tahun 1100-an Masehi karena beberapa peperangan, salah satunya serangan Rajendra Chola I dari Koromandel pada tahun 1025, hingga kemudian pada tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya berada di bawah kendali kerajaan Dharmasraya. Hingga kini ada banyak peninggalan Kerajaan Sriwijaya berbentuk candi dan prasasti yang ditemukan.

Nama raja - raja kerajaan Sriwijaya :
  • Dapunta Hyang (Sri Jayanasa)
  • Rudra Wikrama
  • Sri Indrawarman
  • Sri Maharaja
  • Dharanindra (Rakai Panangkaran)
  • Samaragrawira (Rakai Warak)
  • Samaratungga (Rakai Garung)
  • Balaputradewa
  • Sri Udayaditya Warmadewa
  • Sri Cudamani Warmadewa
  • Sri Mara-Vijayottunggawarman
  • Haji Sumatrabhumi
  • Sangrama-Vijayottunggawarman
  • Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa


Peninggalan kerajaan Sriwijaya :
  • Candi Muara Takus
  • Candi Muaro Jambi
  • Candi Biaro Bahal
  • Candi Kota Kapur
  • Gapura Sriwijaya
  • Prasasti Kota Kapur
  • Prasasti Ligor
  • Prasasti Palas Pasemah
  • Prasasti Hujung Langit
  • Prasasti Telaga Batu
  • Prasasti Kedukan Bukit
  • Prasasti Talang Tuwo
  • Prasasti Leiden
  • Prasasti Amoghapasha
  • Prasasti Bukit Siguntang
  • Prasasti Karang Birahi


3. Kerajaan Mataram Kuno.


Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno


Tahun didirikan : 752 Masehi
Letak : Jawa Tengah, kemudian pindah ke Jawa Timur

Kerajaan Mataram Kuno atau dikenal sebagai Kerajaan Medang, merupakan kerajaan yang berdiri pada tahun 752 Masehi. Awalnya kerajaan ini terletak di Jawa Tengah di sekitar Yogyakarta, namun kemudian pada abad ke-10 berpindah ke Jawa Timur di daerah Jombang dan Madiun.

Saat pertama didirikan kerajaan ini bercorak Hindu Syiwa. Ketika dinasti Sailendrawangsa berkuasa, agama resmi kerajaan berganti menjadi Buddha aliran Mahayana sehingga sempat dikenal dengan nama Kerajaan Mataram Buddha.

Nama raja - raja kerajaan Mataram Kuno :
  • Sanjaya
  • Rakai Panangkaran
  • Rakai Panunggalan
  • Rakai Warak
  • Rakai Garung
  • Rakai Pikatan
  • Rakai Kayuwangi
  • Rakai Watuhumalang
  • Rakai Watukura Dyah Balitung
  • Mpu Daksa
  • Rakai Layang Dyah Tulodong
  • Rakai Sumba Dyah Wawa
  • Mpu Sindok
  • Sri Lokapala
  • Makuthawangsawardhana
  • Dharmawangsa Teguh


Peninggalan kerajaan Mataram Kuno :
  • Candi Borobudur
  • Candi Prambanan
  • Candi Sewu
  • Candi Mendut
  • Candi Kalasan
  • Candi Plaosan
  • Candi Sambisari
  • Candi Kedulan
  • Candi Morangan
  • Candi Sari
  • Candi Ijo
  • Candi Barong
  • Candi Sojiwan
  • Prasasti Tangeran
  • Prasasti Lor
  • Prasasti Bangil
  • Prasasti Kalkuta
  • Artifak emas yang ditemukan di Wonoboyo, Klaten


4. Kerajaan Dharmasraya.


Peninggalan Kerajaan Dharmasraya


Tahun didirikan : 1183 Masehi
Letak : Dharmasraya, Sumatera

Kerajaan Dharmasraya merupakan kerajaan Budha yang terletak di Sumatera, Indonesia. Lokasi kerajaan ini terletak di hulu Sungai Batanghari. Nama ini muncul seiring dengan melemahnya Kerajaan Sriwijaya karena serangan Rajendra Chola I dari Koromandel pada tahun 1025 Masehi.

Secara resmi, kerajaan ini kemudian terbentuk sejak tahun 1183 Masehi. Pada akhirnya, Dharmasraya kemudian runtuh pada tahun 1347 Masehi usai dikuasai oleh Adityawarman. Kemudian Dharmsraya berubah menjadi Kerajaan Malayapura.

Nama raja - raja Dharmasraya :
  • Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa
  • Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa
  • Srimat Sri Akarendrawarman
  • Srimat Sri Udayadityawarman Pratapaparakrama Rajendra Maulimali Warmadewa


Peninggalan kerajaan Dharmasraya :
  • Prasasti Grahi
  • Prasasti Padang Roco
  • Prasasti Suruaso
  • Prasasti Kuburajo
  • Prasasti Batusangkar
  • Arca Bhairawa
  • Arca Amoghapasa
  • Arca Buddha


5. Kerajaan Sri Bangun


Peninggalan Kerajaan Sri Bangun


Tahun didirikan : (tidak diketahui)
Letak : Bangun, Kalimantan Timur

Kerajaan Sri Bangun merupakan kerajaan bercorak Budha yang terletak di Kalimantan Timur, tepatnya di kota Bangun, tak jauh dari Tenggarong ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara. Kerajaan ini merupakan penerus Kerajaan Martadipura.

Namun berbeda dengan Martadipura yang bercorak Hindu, Kerajaan Sri Bangun ini malah bercorak Buddha. Raja kerajaan Sri Bangun yang paling terkenal bernama Raja Qeva.

Nama raja - raja kerajaan Sri Bangun :
  • Raja Qeva

Peninggalan kerajaan Sri Bangun :
  • Arca Buddha Pengembara
  • Patung Lembu Nandi
  • Patung Singa Noleh
  • Situs Sri Bangun




Demikianlah artikel yang menjelaskan secara lengkap mengenai Kerajaan - Kerajaan Bercorak Budha di Nusantara Indonesia. Semoga melalui tulisan ini memberikan pemahaman kepada pembaca yang sedang mempelarinya. Mohon maaf jika ada kesalahan dan terima kasih.
Kerajaan - Kerajaan Hindu Di Nusantara Indonesia Beserta Peninggalannya.

Kerajaan - Kerajaan Hindu Di Nusantara Indonesia Beserta Peninggalannya.

Hindu kingdoms in the Indonesian archipelago


Untuk agama hindu di Indonesia sendiri diperkirakan sudah ada sejak awal masehi. Berkembangnya kerajaan Hindu di nusantara Indonesia karena adanya hubungan dagang dengan negara tetangga. Walaupun pada kenyataannya jauh dari negara lainnya seperti India, Timur Tengah


Kerajaan Hindu di Indonesia

Berikut ini akan dijelaskan mengenai sejarah Kerajaan Hindu di Indonesia beserta nama raja dan peninggalannya, termasuk Kerajaan Kutai, Kerajaan Tarumanegara, Kerajaan Singosari, dan Kerajaan Majapahit. Adapun kerajaan Sriwijaya tidak termasuk karena bercorak Budha saja.

1. Kerajaan Kutai.


Peninggalan Kerajaan Kutai


Tahun didirikan : 350 Masehi
Letak : Muara Kaman, Kalimantan Timur

Kerajaan Kutai adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang pertama kali ada. Kerajaan ini didirikan di abad ke-4, sekitar tahun 350 Masehi. Letak Kerajaan Kutai ada di Muara kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu Sungai Mahakam. Dibentuknya Kerajaan Kutai menandai sejarah kerajaan Hindu-Budha di Indonesia dan Nusantara.

Pendiri Kerajaan Kutai adalah Kudungga. Sedangkan masa kejayaan Kerajaan Kutai terjadi pada masa pemerintahan Raja Mulawarman. Kerajaan Kutai kemudian runtuh sekitar tahun 1605, saat diambil alih oleh Kesultanan Kutai Kartanegara yang bercorak Islam.

Nama raja - raja kerajaan Kutai :
  • Kudungga (Dewawarman)
  • Asmawarman
  • Mulawarman
  • Marawijaya Warman
  • Gajayana Warman
  • Tungga Warman
  • Jayanaga Warman
  • Nalasinga Warman
  • Nala Parana Tungga Warman
  • Gadingga Warman Dewa
  • Indra Warman Dewa
  • Sangga Warman Dewa
  • Candrawarman
  • Sri Langka Dewa Warman
  • Guna Parana Dewa Warman
  • Wijaya Warman
  • Sri Aji Dewa Warman
  • Mulia Putera Warman
  • Nala Pandita Warman
  • Indra Paruta Dewa Warman
  • Dharma Setia Warman


Peninggalan kerajaan Kutai :
  • Tujuh buah prasasti Yupa (tugu batu)
  • Kalung Cina yang terbuat dari emas
  • Arca bulus
  • Arca Buddha dari perunggu
  • Arca batu


2. Kerajaan Tarumanegara


Peninggalan Kerajaan Tarumanegara


Tahun didirikan : 358 Masehi
Letak : wilayah barat Pulau Jawa

Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan Hindu tertua di pulau Jawa, dan tertua kedua di Indonesia setelah Kerajaan Kutai. Kerajaan ini didirikan pada abad ke-4, diperkirakan sekitar tahun 358 Masehi. Lokasinya di wilayah barat Pulau Jawa.

Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak, kerajaan ini adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu. Masa kejayaan Kerajaan Tarumanegara terjadi pada masa pemerintahan Raja Purnawarman. Kerajaan Tarumanegara kemudian runtuh pada abad ke-7, karena serbuan Kerajaan Sriwijaya sekitar tahun 669 Masehi.

Nama raja - raja kerajaan Tarumanegara :
  • Jayasingawarman
  • Dharmayawarman
  • Purnawarman
  • Wisnuwarman
  • Indrawarman
  • Candrawarman
  • Suryawarman
  • Kertawarman
  • Sudhawarman
  • Hariwangsawarman
  • Nagajayawarman
  • Linggawarman


Peninggalan kerajaan Tarumanegara :
  • Prasasti Kebon Kopi
  • Prasasti Tugu
  • Prasasti Cidanghiyang
  • Prasasti Ciaruteun
  • Prasasti Muara Cianten
  • Prasasti Jambu
  • Prasasti Pasir Awi


3. Kerajaan Kalingga


Peninggalan Kerajaan Kalingga


Tahun didirikan : 594 Masehi
Letak : Jawa Tengah

Kerajaan Kalingga menjadi kerajaan bercorak Hindu-Budha pertama di kawasan pantai utara Pulau Jawa. Kerajaan ini didirikan pada tahun 594 Masehi. Pusat pemerintahannya diperkirakan di sekitar Pekalongan dan Jepara, kemudian pindah Magelang dan Yogyakarta.

Kerajaan ini juga dikenal dengan sebutan Kerajaan Halong. Kalingga sempat terpecah menjadi dua yakni Keling dan Medang. Kerajaan Kalingga kemudian runtuh pada tahun 782 Masehi dan diteruskan oleh Rakai Mataram dan Rakai Panangkaran di Medang.

Nama raja - raja kerajaan Kalingga :
  • Prabhu Wasumurti
  • Prabhu Wasugeni
  • Prabhu Wasudewa
  • Prabhu Wasukawi
  • Prabhu Kirathasingha
  • Prabhu Kartikeyasingha
  • Ratu Shima
  • Dewi Parwati
  • Dewi Sannaha
  • Sanjaya
  • Rakai Panangkaran


Peninggalan kerajaan Kalingga :
  • Prasasti Tuk Mas
  • Prasasti Sojomerto
  • Prasasti Rahtawun
  • Candi Angin
  • Candi Bubrah
  • Situs Puncak Sanga Likur
  • Arca Batara Guru
  • Arca Wisnu
  • Arca Togog
  • Arca Narada


4. Kerajaan Pajajaran (Sunda Galuh)


Peninggalan Kerajaan Pajajaran


Tahun didirikan : 669 Masehi
Letak : Bogor dan Ciamis, Jawa Barat

Kerajaan Pajajaran disebut juga dengan Kerajaan Sunda Galuh, merupakan kerajaan bercorak yang didirikan pada tahun 669 Masehi. Kerajaan ini terbentuk sebagai pecahaan Kerajaan Tarumanegara, dan merupakan penyatuan 2 kerajaan besar di Tanah Sunda yang saling terkait erat, yaitu kerajaan Sunda dan kerajaan Galuh.

Ibukota Kerajaan Sunda ada di kota Bogor, sedangkan ibukota Kerajaan Galuh ada di Ciamis. Keduanya kerap disatukan menjadi Kerajaan Sunda Galuh yang lebih dikenal sebagai Kerajaan Pajajaran, meski pada teritorialnya tidak pernah bersatu secara resmi.

Nama raja - raja kerajaan Sunda :
  • Maharaja Tarusbawa
  • Sanjaya Harisdarma
  • Tamperan Barmawijaya
  • Rakeyan Banga
  • Rakeyan Medang Prabu Hulukujang
  • Prabu Gilingwesi
  • Pucukbumi Darmeswara
  • Prabu Gajah Kulon Rakeyan Wuwus
  • Prabu Darmaraksa
  • Windusakti Prabu Dewageng
  • Rakeyan Kemuning Gading Prabu Pucukwesi
  • Rakeyan Jayagiri Prabu Wanayasa
  • Prabu Resi Atmayadarma Hariwangsa
  • Limbur Kancana
  • Prabu Munding Ganawirya
  • Prabu Jayagiri Rakeyan Wulung Gadung
  • Prabu Brajawisesa
  • Prabu Dewa Sanghyang
  • Prabu Sanghyang Ageng
  • Prabu Detya Maharaja Sri Jayabupati


Nama raja - raja kerajaan Galuh :
  • Wretikandayun
  • Rahyang Mandiminyak
  • Rahyang Bratasenawa
  • Rahyang Purbasora
  • Sanjaya Harisdarma
  • Adimulya Premana Dikusuma
  • Tamperan Barmawijaya
  • Manarah
  • Guruminda Sang Minisri
  • Prabhu Kretayasa Dewakusalesywara Sang Triwulan
  • Sang Walengan
  • Prabu Linggabumi
  • Prabu Gajah Kulon Rakeyan Wuwus


Nama raja - raja kerajaan Sunda Galuh :
  • Darmaraja
  • Langlangbumi
  • Rakeyan Jayagiri Prabu Ménakluhur
  • Darmakusuma
  • Darmasiksa Prabu Sanghyang Wisnu
  • Ragasuci
  • Citraganda
  • Prabu Linggadéwata
  • Prabu Ajiguna Linggawisésa
  • Prabu Ragamulya Luhurprabawa
  • Prabu Maharaja Linggabuanawisésa
  • Prabu Bunisora
  • Prabu Niskala Wastu Kancana
  • Prabu Susuktunggal
  • Prabu Dewa Niskala


Peninggalan kerajaan Pajajaran (Sunda Galuh) :
  • Prasasti Jayabupati
  • Prasasti Cibadak
  • Prasasti Canggal
  • Prasasti Calcutta


5. Kerajaan Wijayapura.


Peninggalan Kerajaan Wijayapura.


Tahun didirikan : sekitar abad ke-7 Masehi
Letak : Kalimantan Barat

Kerajaan Wijayapura merupakan kerajaan bercorak Hindu-Budha yang terletak di Kalimantan Barat, dekat muara Sungai Rajang. Kerajaan ini didirikan pada sekitar abad ke-7 Masehi. Ibukota kerajaan ini bernama Panggau Libau Lendat Dibiau Takang Satu.

Wilayah kerajaan ini dikelilingi oleh rawa-rawa dan penuh dengan pohon kelapa. Kerajaan ini juga dikenal dengan nama Kerajaan Sambas Kuno. Seiring dengan berakhirnya era kerajaan Hindu-Budha, maka kerajaan ini pun runtuh.

Nama raja - raja kerajaan Wijayapura :
  • Raja Patih Libau
  • Raja Patih Sengalang Burong
  • Raja Patih Telichay
  • Raja Patih Gemuring Gading
  • Raja Patih Kelieng
  • Raja Patih Landai
  • Raja Patih Romuyan
  • Raja Patih Beday
  • Raja Patih Laja
  • Raja Patih Peshampang
  • Raja Patih Manok Babari
  • Raja Patih Xeniba
  • Raja Patih Sumbang Lawing


Peninggalan kerajaan Wijayapura :
  • Arca Budha emas di Sambas
  • Arca Budha perak di Sambas
  • Arca Budha perunggu di Sambas


6. Kerajaan Medang (Kerajaan Mataram Kuno)


Kerajaan Mataram Kuno


Tahun didirikan : 752 Masehi
Letak : Jawa Tengah, kemudian pindah ke Jawa Timur

Kerajaan Medang, disebut juga sebagai Mataram Kuno atau Mataram Hindu, merupakan kerajaan Hindu yang berdiri pada tahun 752 Masehi. Awalnya kerajaan ini terletak di Jawa Tengah di sekitar Yogyakarta, namun kemudian pada abad ke-10 berpindah ke Jawa Timur di daerah Jombang dan Madiun.

Kerajaan Medang ini akhirnya runtuh pada tahun 1045 Masehi. Penyebab runtuhnya kerajaan ini adalah kekalahan Dharmawangsa dari Wurarawi dan Sriwijaya. Salah satu peninggalan kerajaan Mataram Kuno yang paling terkenal adalah Candi Borobudur.

Nama raja - raja kerajaan Medang :
  • Sanjaya
  • Rakai Panangkaran
  • Rakai Panunggalan
  • Rakai Warak
  • Rakai Garung
  • Rakai Pikatan
  • Rakai Kayuwangi
  • Rakai Watuhumalang
  • Rakai Watukura Dyah Balitung
  • Mpu Daksa
  • Rakai Layang Dyah Tulodong
  • Rakai Sumba Dyah Wawa
  • Mpu Sindok
  • Sri Lokapala
  • Makuthawangsawardhana
  • Dharmawangsa Teguh


Peninggalan kerajaan Medang :
  • Candi Borobudur
  • Candi Prambanan
  • Candi Sewu
  • Candi Mendut
  • Candi Kalasan
  • Candi Plaosan
  • Candi Sambisari
  • Candi Kedulan
  • Candi Morangan
  • Candi Sari
  • Candi Ijo
  • Candi Barong
  • Candi Sojiwan
  • Prasasti Tangeran
  • Prasasti Lor
  • Prasasti Bangil
  • Prasasti Kalkuta
  • Artifak emas yang ditemukan di Wonoboyo, Klaten


7. Kerajaan Kanjuruhan


Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan


Tahun didirikan : sekitar abad ke-8 Masehi
Letak : Malang, Jawa Timur

Kerajaan Kanjuruhan adalah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Timur, yang pusatnya berada di dekat kota Malang sekarang. Diperkirakan kerajaan ini didirikan pada abad ke-8 Masehi, namun tahunnya tidak diketahui secara pasti. Masa kejayaan Kerajaan Kanjuruhan ada pada masa pemerintahan Gajayana.

Kerajaan ini masih satu zaman dengan Kerajaan Tarumanegara dan memiliki banyak basis wilayah di Jawa Timur. Pada akhirnya Kerajaan Kanjuruhan runtuh diperkirakan sekitar abad ke-9 Masehi, saat berada di bawah kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno.

Nama raja - raja kerajaan Kanjuruhan :
  • Dewa Singha
  • Gajayana
  • Pangeran Jananiya

Peninggalan kerajaan Kanjuruhan :
  • Prasasti Dinoyo
  • Candi Badut
  • Candi Wurung


8. Kerajaan Kahuripan


Peninggalan Kerajaan Kahuripan


Tahun didirikan : 1019 Masehi
Letak : Kahuripan (sekarang Sidoarjo/Surabaya)

Kerajaan Kahuripan merupakan kerajaan Hindu yang berdiri pada tahun 1019 Masehi. Pusat pemerintahannya ada di Kahuripan, sekarang masuk wilayah Sidoarjo atau Surabaya. Adapun kerajaan ini didirikan oleh Airlangga sebagai kelanjutan dari kerajaan Mataram Kuno yang runtuh.

Kerajaan Kahuripan kemudian runtuh pada tahun 1045 Masehi setelah Airlangga membagi kerajaan menjadi dua, yakni Janggala dan Kadiri. Artinya kerajaan Kahuripan hanya berlangsung singkat saja, yakni berdiri selama 26 tahun saja.

Nama raja - raja kerajaan Kahuripan :
  • Airlangga

Peninggalan kerajaan Kahuripan :
  • Prasasti Pamwatan


9. Kerajaan Janggala.


Peninggalan Kerajaan Janggala


Tahun didirikan : 1045 Masehi
Letak : Kahuripan (sekarang Sidoarjo/Surabaya)

Kerajaan Janggala (atau Jenggala) adalah kerajaan bercorak Hindu yang merupakan pecahan dari Kerajaan Kahuripan. Pada tahun 1045, Kerajaan Kahuripan terpecah menjadi dua yakni Janggala dan Kediri. Kerajaan Janggala tetap berpusat di Kahuripan, sekarang merupakan wilayah di sekitar Sidoarjo dan Surabaya.

Kerajaan Janggala kemudian runtuh di tahun 1136 Masehi setelah ditaklukkan oleh Sri Jayabhaya dari Kerajaan Kediri. Pada akhirnya Janggala dan Kediri yang merupakan pecahan dari Kahuripan kembali bersatu di bawah nama Kerajaan Kediri.

Nama raja - raja kerajaan Janggala :
  • Mapanji Garasakan
  • Alanjung Ahyes
  • Samarotsaha


Peninggalan kerajaan Janggala :
  • Prasasti Turun Hyang II
  • Prasasti Kambang Putih
  • Prasasti Malenga
  • Prasasti Banjaran
  • Prasasti Sumengka
  • Prasasti Terep
  • Prasasti Pamwatan
  • Prasasti Ngantang


10. Kerajaan Kediri


Peninggalan Kerajaan Kediri


Tahun didirikan : 1045 Masehi
Letak : Kediri, Jawa Timur

Kerajaan Kediri (atau Kadiri), dikenal juga dengan sebutan Panjalu, merupakan kerajaan bercorak Hindu-Budha yang berasal dari pecahan Kerajaan Kahuripan. Pada tahun 1045 Masehi, Kerajaan Kahuripan terpecah menjadi dua, yakni Kerajaan Kediri dan Janggala.

Pusat pemerintahannya ada di Daha, sekarang menjadi kota Kediri. Pada tahun 1136, Kediri menaklukkan Janggala sehingga keduanya kembali bersatu. Adapun Kerajaan Kediri kemudian runtuh pada tahun 1222 Masehi usai terjadi pemberontakan Ken Arok.

Nama raja - raja kerajaan Kediri :
  • Sri Samarawijaya
  • Sri Jayawarsa
  • Sri Bameswara
  • Sri Jayabhaya
  • Sri Sarweswara
  • Sri Aryeswara
  • Sri Gandra
  • Sri Kameswara
  • Sri Kertajaya


Peninggalan kerajaan Kediri :
  • Prasasti Pamwatan
  • Prasasti Sirah Keting
  • Prasasti Padelegan I
  • Prasasti Panumbangan
  • Prasasti Tangkilan
  • Prasasti Ngantang
  • Prasasti Talan
  • Kakawin Bharatayuddha
  • Prasasti Padelegan II
  • Prasasti Kahyunan
  • Prasasti Angin
  • Prasasti Jaring
  • Prasasti Ceker
  • Kakawin Smaradahana
  • Prasasti Galunggung
  • Prasasti Kamula
  • Prasasti Palah
  • Prasasti Wates Kulon
  • Nagarakretagama
  • Pararaton


11. Kerajaan Singosari


Peninggalan Kerajaan Singosari


Tahun berdiri : 1222 Masehu
Letak : Malang, Jawa Timur

Kerajaan Singasari (sering ditulis Singosari) merupakan kerajaan Hindu-Budha yang berpusat di daerah Singasari, Malang, Jawa Timur. Berdasarkan bukti prasasti, nama asli kerajaan ini adalah Kerajaan Tumapel. Kerajaan ini dibentuk pada tahun 1222 Masehi oleh Ken Arok.

Dibentuknya kerajaan ini tak lepas dari runtuhnya Kerajaan Kediri karena pengkhianatan Ken Arok. Masa kejayaan Kerajaan Singasari ada pada masa pemerintahan Kertanagara. Singosari kemudian runtuh pada tahun 1292 karena serangan Jayakatwang dari Gelanggelang.

Nama raja - raja kerajaan Singosari
  • Ken Arok
  • Anusapati
  • Tohjaya
  • Wisnuwardhana
  • Kertanagara


Peninggalan kerajaan Singosri :
  • Candi Singhasari
  • Prasasti Kudadu
  • Prasasti Mula Malurung
  • Arca Amoghapasa
  • Arca Prajnaparamita
  • Kitab Pararaton
  • Kitab Nagarakretagama


12. Kerajaan Majapahit


Peninggalan Kerajaan Majapahit


Tahun didirikan : 1292 Masehi
Letak : Mojokerto, Jawa Timur

Kerajaan Majapahit (sering ditulis Mojopahit) merupakan kerajaan yang berpusat di Jawa Timur. Pusat pemerintahannya ada di Mojokerto, sebelum dipindah ke Kediri. Banyak peninggalan Kerajaan Majapahit ditemukan di situs Trowulan. Majapahit mampu menguasai sebagian besar wilayah Nusantara hingga ke luar negeri, sehingga disebut sebagai kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia.

Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya menjadi kemaharajaan raya yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk, yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389. Kejayaan Majapahit diraih berkat bantuan mahapatihnya, Gajah Mada. Di bawah perintah Gajah Mada, Majapahit menguasai lebih banyak wilayah.

Wilayah kekuasaannya terbentang dari Jawa, Sumatera, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga wilayah Indonesia timur. Kerajaan ini runtuh pada tahun 1527 karena invasi Kesultanan Demak sekaligus menandai bergantinya era dari Kerajaan Hindu-Budha menujuke Kerajaan Islam.

Nama raja - raja kerajaan Majapahit :
  • Raden Wijaya
  • Kalagamet (Sri Jayanagara)
  • Sri Gitarja (Tribhuwana Wijayatunggadewi)
  • Hayam Wuruk
  • Wikramawardhana
  • Suhita (Dyah Ayu Kencana Wungu)
  • Kertawijaya
  • Rajasawardhana
  • Purwawisesa (Girishawardhana)
  • Bhre Pandansalas (Suraprabhawa)
  • Bhre Kertabumi
  • Girindrawardhana
  • Patih Udara


Peninggalan kerajaan Majapahit :
  • Candi Tikus
  • Candi Bajang Ratu
  • Candi Suku
  • Candi Brahu
  • Candi Wringin Lawang
  • Candi Ceto
  • Candi Surawana
  • Candi Wringin Branjang
  • Candi Pari
  • Candi Kedaton
  • Candi Minak Jinggo
  • Candi Grinting
  • Candi Jolotundo
  • Candi Gentong
  • Prasasti Alasantan
  • Prasasti Kamban
  • Prasasti Hara-Hara
  • Prasasti Maribong
  • Prasasti Wurare
  • Prasasti Kudadu
  • Prasasti Sukamerta
  • Prasasti Butulan
  • Prasasti Balawi
  • Prasasti Canggu
  • Prasasti Biluluk I
  • Prasasti Karang Bogem
  • Prasasti Katiden
  • Prasasti Biluluk II
  • Prasasti Biluluk III
  • Prasasti Lumpang
  • Prasasti Waringin Pitu
  • Prasasti Marahi Manuk
  • Prasasti Parung
  • Kitab Negarakertama
  • Kitab Sutasoma
  • Kitab Arjunawiwaha
  • Kitab Kutaramanawa
  • Kitab Kunjakarna
  • Kitab Parthayajna
  • Kitab Pararaton
  • Kitab Sudayana
  • Kitab Ronggolawe
  • Kitab Sorandakan
  • Kitab Panjiwijayakarma
  • Kitab Usana Jawa
  • Kitab Usana Bali
  • Kitab Tantu Panggelaran
  • Kitab Calon Arang


13. Kerajaan Kuripan


Peninggalan Kerajaan Kuripan


Tahun berdiri : (tidak diketahui)
Letak : Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan

Kerajaan Kuripan adalah kerajaan kuno bercorak Hindu Syiwa dan Budha Kaharingan yang terletak di kecamatan Danau Panggang, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, tepatnya di sebelah hilir dari negeri Candi Agung (Amuntai Tengah). Sebutan lain untuk nama kerajaan ini adalah Kahuripan.

Tidak diketahui kapan Kerajaan ini pertama berdiri, namun akhirnya runtuh di tahun 1387 Masehi dan digantikan oleh Kerajaan Negara Dipa. Tercatat hanya 1 ratu yang pernah memerintah kerajaan ini, yang diberi gelar Ratu Kuripan.

Nama raja - raja kerajaan Kuripan :
  • Ratu Kuripan
Peninggalan kerajaan Kuripan :
  • Candi Agung


14. Kerajaan Dipa


Peninggalan Kerajaan Dipa


Tahun berdiri : 1387 Masehi
Letak : Amuntai, Kalimantan Selatan

Kerajaan Negara Dipa adalah kerajaan bercorak Hindu Syiwa dan Budha Kaharingan yang didirikan pada tahun 1387 Masehi. Kerajaan ini berdiri sebagai pengganti Kerajaan Kuripan. Letaknya ada di pedalaman Kalimantn Selatan, tepatnya di Amuntai yang sekarang dikenal sebagai Tabasan.

Nama raja - raja kerajaan Dipa :
  • Ampu Djatmaka
  • Lambung Mangkurat
  • Raden Galuh Ciptasari
  • Raden Aria Gegombak
  • Aria Dewangsa
  • Putri Kalungsu

Peninggalan kerajaan Dipa :
  • Candi Laras
  • Candi Agung
  • Prasasti Trailokyapuri


15. Kerajaan Daha


Peninggalan Kerajaan Daha

  • Tahun didirikan : 1478 Masehi
  • Letak : Nagara, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan

Kerajaan Negara Daha adalah kerajaan bercorak Hindu yang didirikan pada tahun 1478 Masehi. Kerajaan ini menjadi pengganti Kerajaan Negara Dipa. Pusat pemerintahannya ada di Nagara, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Kerajaan Negara Daha merupakan kelanjutan dari Negara Dipa yang saat itu berkedudukan di Kuripan. Pemindahan ibu kota dilakukan untuk menghindari bala bencana karena kota itu dianggap sudah kehilangan tuahnya. Kerajaan ini runtuh di tahun 1520 Masehi dan digantikan Kesultanan Banjar yang bercorak Islam.

Nama raja-raja kerajaan Daha :
  • Raden Sekar Sungang
  • Raden Sukarama
  • Raden Paksa
  • Raden Panjang


Peninggalan kerajaan Daha :
  • Candi Agung
  • Candi Laras


Demikianlah artikel yang menjelaskan secara lengkap mengenai Kerajaan - Kerajaan Hindu di Nusantara Indonesia. Semoga melalui tulisan ini memberikan pemahaman kepada pembaca yang sedang mempelarinya. Mohon maaf jika ada kesalahan dan terima kasih.

25 November 2019

Wujud Zat, Jenis - Jenis Zat dan Perubahan Wujud Zat.

Wujud Zat, Jenis - Jenis Zat dan Perubahan Wujud Zat.

Perubahan wujud zat


Perubahan wujud zat merupakan perubahan yang termodinamika dari fase benda ke keadaan wujud zat yang lainnya. Perubahan ini umumhya terjadi karena adanya kejadian pelepasan serta penyerapan suatu kalor. Perubahan wujud zat akan terjadi saat titik ternteu tercapai oleh senyawa zat atau atom itu, yang umumnya dikuantitaskan pada angka suhu. Sebagai contoh air untuk menjadi padat haruslah mencapai suatu titik dan air menjadi gas harus mencapaui titik didihnya.


Pengertian Wujud Zat

Zat merupakan suatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Sedangkan wujud zat merupakan bentuk-bentuk berbeda yang diambil oleh berbagai fase materi berlainan.

Sifat - sifat partikel suatu zat, yakni sebagai berikut:
  • Partikel tidak diam, tetapi selalu bergerak atau bergetar.
  • Diantara satu partikel dengan partikel yang lain terdapat gaya tarik-menarik.
  • Diantara satu partikel dengan partikel yang lain terdapat ruang antarpartikel yang disebut pori-pori.


Jenis - Jenis Wujud Zat

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis wujud zat, yakni sebagai berikut:

1. Zat Padat


Jenis - Jenis Wujud Zat


Ciri zat padat yaitu bentuk dan volumenya tetap. Contohnya kelereng yang berbentuknya bulat, dipindahkan ke gelas akan tetap berbentuk bulat. Begitu pula dengan volumenya. Volume kelereng akan selalu tetap walaupun berpindah tempat ke dalam gelas. Hal ini disebabkan karena daya tarik antarpartikel zat padat sangat kuat. Pada umumnya zat padat berbentuk kristal (seperti gula pasir atau garam dapur) atau amorf (seperti kaca dan batu granit). 

Sifat partikel zat padat

Partikel zat padat memiliki sifat, antara lain:
  • Letaknya sangat berdekatan
  • Susunannya teratur
  • Gerakannya tidak bebas, hanya bergetar dan berputar di tempatnya


2. Zat Cair


Jenis - Jenis wujud Zat


Zat cair memiliki volume tetap tetapi bentuk berubah-ubah sesuai dengan yang ditempatinya. Apabila air dimasukkan ke dalam gelas, maka bentuknya seperti gelas, apabila dimasukkan ke dalam botol akan seperti botol. Tetapi volumenya selalu tetap. Hal ini disebabkan partikel-partikel penyusunnya agak berjauhan satu sama lain. Selain itu, partikelnya lebih bebas bergerak karena ikatan antar partikelnya lemah. 

Sifat partikel zat cair

Partikel zat cair memiliki sifat, antara lain:
  • Letaknya berdekatan
  • Susunannya tidak teratur
  • Gerakannya agak bebas, sehingga dapat bergeser dari tempatnya, tetapi tidak lepas dari kelompoknya


3. Zat Gas


Jenis - Jenis Wujud Zat


Ciri dari gas di antaranya bentuk dan volume berubah sesuai dengan tempatnya. Gas yang terdapat di balon memiliki bentuk dan volume yang sama dengan balon. Gas yang terdapat di dalam botol, bentuk dan volumenya sama dengan botol. Partikel-partikel gas bergerak acak ke segala arah dengan kecepatan bergantung pada suhu gas, akibatnya volumenya selalu berubah.

Sifat partikel zat

Partikel zat gas memiliki sifat seperti berikut:
  • Letaknya sangat berjauhan
  • Susunannya tidak teratur
  • Gerakannya bebas bergerak, sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari kelompoknya, sehingga dapat memenuhi ruangan


Pengertian Perubahan Wujud Zat

Perubahan wujud zat adalah perubahan termodinamika dari satu fase benda ke keadaan wujud zat yang lain. Perubahan wujud zat ini bisa terjadi karena peristiwa pelepasan dan penyerapan kalor. Perubahan wujud zat terjadi ketika titik tertentu tercapai oleh atom atau senyawa zat tersebut yang biasanya dikuantitaskan dalam angka suhu. Perubahan wujud zat dibedakan menjadi 2, yakni sebagai berikut:

Perubahan kimia


Perubahan menghasilkan zat baru


Perubahan yang menghasilkan zat baru Contoh : Makanan membusuk, pembakaran, petasan yang meledak, dan fermentasi.

Perubahan fisika 


Perubahan wujud zat


Perubahan yang tidak menghasilkan zat baru yang berubah hanya wujud dan bentuknya. Contohnya : Es mencair, gula yang dilarutkan kedalam air, air menjadi es.


Jenis - Jenis Perubahan Wujud Zat

Membeku


Perubahan wujud zat


Kejadian perubahan wujud zat dari cari ke padat. Dalam kejadian tersebut zat melepaskan energi panas. Misalnya kejadian mencair yakni air yang kita masukan kedalam freezer akan mencapai titik dingin dan menjadi es, lilin cair yang didinginkan. Dalam ilmu kimia dan fiska, proses pembekuan yang terjadi ialah proses dimana cairan yang berubah menjadi padat. Titik beku adalah temperatur di mana hal tersebut terjadi. Perubahan merupakan suatu proses kejadian dari pembekuan dimana padatan berubah menjadi cair, pada sebagaian kejadian zat, titik beku dan titik lebur umumnya sama.

Mencair


Perubahan wujud zat


Suatu kejadian perubahan wujud zat dari padat ke cair. Dalam peristiwa tersebut zat membutuhkan energi panas. Misalnya kejadian mencairnya batu es yang berubah menjadi air, lilin yang dipanaskan. Peleburan atau pencairan ( terkadang disebut fusi) merupakan sebuahproses yang bisa menghasilkan perubahan fase dari padat ke cair. Energi internal zat padat meningkat (umumnya disebabkan panas) mencapai temperatur tertentu atau disebut titik leleh, pada saat zat tersebut menajdi cair, benda yang sudah mencair seutuhnya sebut juga sebagai benda cair.

Menguap


Perubahan wujud zat


Kejadian dalam perubahan wujud zat dari cari ke gas. Dalam kejadian ini zat membutuhkan energi panas. Misalnya air yang direbus jika kita diamkan lama-lama akan habis, bensin yang dibiarkan pada tempat terbuka lama-kelaman akan habis dan berubah menjadi gas. Uap merupakan gerakan refleks menghembuskan dan menark napas yang terjadi pada saat kita merasa mengantuk atau letih. Masih belum di ketahui sebab mengapa orang menguap, tapi sering dikatakan bahwa penyebabnya ialah jumlah oksigen di paru-paru yang rendah.

Mengembun


Perubahan wujud zat


Suatu peristiwa perubahan wujud dari gas ke cair. Pada kejadian tersebut zat melepaskan energi panas. Misalnya mengembun ialah saat kita menyimpan sebuah es batu pada gelas maka bagian luar gelas akan menjadi basah, atau rumput yang ada dilapangan pada saat pagi hari mejadi basah padahal sore harinya tidak ada hujan. Uap merupakan gerakan refleks menarik dan juga menghenbuskan napas yang terjadi pada saat kita merasa mengantuk atau letih. Belum diketahui sebabnya mengapa seseorang menguap, tatapi dikatakan bahawa penyebabnya ialah jumlah oksigen pada paru-paru dalam kondisi rendah.

Menyublim


Perubahan wujud zat


Sebuah kejadian perubahan wujud zat dari padat ke cair. Dalam kejadian tersebut zat membutuhkan suatu energi panas. Misalnya menyublim yakni pada sebuah kamper atau sering kita sebut kapur barus, yang disimpan pada lemari pakaian lama-kelamaan akan habis. Sublimasi merupakan perubahan wujud dari padat ke gas tanpa mencair dahulu. Contohnya es yang langsung menuap tanpa mecair dahulu. Pada kondisi tekanan normal, kebanyakan benda serta zat memiliki tiga bentuk yang bebeda – beda pada suhu yang berbeda-beda.

Mengkristal


Perubahan wujud zat


Sebuah kejadian perubahan wujud dari gas ke padat. Dalam peristiwa tersebut zat melepaskan energi panas. Misalnya mengkristal ialah pada kejadian berubahnya uap menjadi salju. Deposisi (fisika) atau Desublimasi merupakan sebuah proses pengkristalan diamana hal tersebut terjadi dikarenakan proses mengerasnya atau membekunya benda yang mempunyai zat-zat tertentu dan mempunyai sebuah unsur zat yang bisa memberikan warna pada saat mengeras dan bila dilihat seperti warna kristal. Hal tersebut ialah lawan dari Sublimasi.


Demikianlah artikel yang menjelaskan secara lengkap mengenai Pengertian Wujud Zat dan Perubahan Wujud Zat. Semoga melalui tulisan ini memberikan pemahaman kepada pembaca yang sedang mempelarinya. Mohon maaf jika ada kesalahan dan terima kasih.