13 Maret 2021

Keunggulan Dan Keterbatan Antar Ruang Serta Pengaruhnya Terhadap Kegiatan Ekonomi.

| 13 Maret 2021
keunggulan dan keterbatasan antar ruang dan pengaruhnya terhadap kegiatan ekonomi


Pada setiap daerah mempunyai keunggulan masing - masing, seperti kondisi alamnya, iklimnya apakah daerah tersebut berada di dataran tinggi yang memiliki udara yang sejuk sehingga cocok untuk menanam kentang, wortel, kol, teh atau berada di dataran rendah dimana banyak ditemukan persawahan padi dan pohon kelapa.

Sedangkan masyarakat desa dan kota mempunyai pekerjaan yang berbeda dimana masyarakat desa masih banyak yang bekerja di bidang pertanian sehingga produk yang dihasilkan masih berupa bahan mentah, sedangkan masyarakat kota banyak yang bekerja di sektor industri dan jasa dengan produk berupa barang jadi serta pekerjaan jasa seperti bank dan lain - lainnya.


Pengertian 

Ruang adalah suatu wilayah yang terbagi secara rasional berdasarkan karakteristiknya masing-masing. Dalam ruang ini, akan terbentuk hubungan yang dinamakan dengan antarruang. Dalam hubungan antarruang memiliki keunggulan dan keterbatasan masing-masing.

Keunggulan antar ruang adalah sebuah hal yang menjadi ciri menonjol yang belum tentu dimiliki ruang lain dimana keunggulan itu didapat dari sumber daya alam, sumber daya manusia, maupun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Keterbatasan antar ruang adalah sebuah hal yang menjadi kekurangan suatu ruang dimana kekurangan itu didapat dari sumber daya alam, sumber daya manusia, ataupun IPTEK

Misalkan saja, wilayah A pemasok beras dan wilayah B pemasok ikan. Dengan ini, kita dapat menyimpulkan bahwa keunggulan antarruang wilayah A adalah beras dan keterbatasannya adalah ikan, sedangkan keunggulan antarruang wilayah B adalah ikan dan keterbatasannya adalah beras. Sehingga akan muncul sebuah interaksi yaitu interaksi mutualisme.


Peran Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi adalah orang/lembaga yang melakukan kegiatan ekonomi. Ada 4 (empat) pelaku ekonomi, yaitu:

1. Rumah tangga keluarga/konsumen (RTK)

Adalah kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan konsumsi terhadap barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup diri sendiri ataupun keluarga.

Peran rumah tangga konsumen yang pertama adalah sebagai konsumen. Pendapatan rumah tangga konsumen untuk mendapatkan barang dan jasa dari rumah tangga produsen terdiri atas:

a. Sewa (rent)

Adalah balas jasa yang diterima karena telah menyewakan tanahnya kepada perusahaan.

b. Upah (wage)

Adalah balas jasa yang diterima karena telah mengorbankan tenaganya untuk bekerja pada perusahaan dalam kegiatan produksi.

c. Bunga (interest)

Adalah balas jasa uang diterima karena telah meminjamkan sejumlah dana untuk modal usaha perusahaan dalam kegiatan produksi.

d. Laba/Keuntungan (profit)

adalah balas jasa yang diterima karena telah berkontribusi berupa tenaga dan pikirannya dalam mengelola perusahaan sehingga perusahaan memperoleh laba.

Peran yang kedua, sebagai penyedia faktor produksi meliputi tenaga kerja, keahlian, modal dan penyediaan lahan.

e. Alam

Berupa penyediaan lahan yang digunakan untuk menunjang produksi barang dan jasa. Produsen menyewa lahan dari keluarga yang berperan sebagai pemilik lahan.

f. Modal

Terdiri atas barang modal dan uang. Barang modal berupa gedung, mesin, serta alat-alat yang digunakan untuk kepentingan produksi. Faktor produksi modal uang dipinjamkan kepada perusahaan dengan balas jasa berupa bunga.

g. Tenaga kerja

Berupa tenaga kerja manusia dengan balas jasa berupa upah atau gaji.

h. Keahlian/Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah suatu kemampuan mengatur, mengorganisasikan, serta mengambil risiko dalam menjalankan suatu usaha. Seorang wirausahawan (pelaku kewerausahaan) membutuhkan kreativitas dan inovasi dalam menjalankan usaha. Faktor produksi ini mendapatkan balas jasa berupa keuntungan/laba.

Peran rumah tangga konsumen :

  • Sebagai pemasok faktor produksi
  • Pengurang/penghabis hasil produksi


2. Rumah tangga perusahaan/produsen (RTP)

Adalah pihak yang melakukan kegiatan produksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Di Indonesia di kelompokkan menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) dan Koperasi.

  • Peran dari rumah tangga produsen yang pertama adalah memproduksi barang/jasa. Barang dan jasa hasil produksi kemudian ditawarkan kepada pembeli.
  • Peran kedua yaitu sebagai pengguna faktor produksi (lahan, modal, tenaga kerja dan keahlian) dan memberikan balas jasa kepada rumah tangga keluarga yang menyediakan faktor produksi tersebut.
Peran rumah tangga produsen

  • Pemakai faktor produksi
  • Pemrpoduksi sesuatu barang ataupun jasa

3. Rumah tangga pemerintah

Adalah pihak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan dan mengadakan kontrol terhadap jalannya roda perekonomian.

Peran rumah tangga pemerintah antara lain:

a. Pengatur atau Regulator dalam Perekonomian

Perekonomian diatur oleh pemerintah agar kesejahteraan masyarakat dapat merata dan adil. Peraturan yang diterapkan meliputi pemberian subsidi kepada perusahaan dalam negeri, aturan pajak, dan pemberian izin pendirian perusahaan, pasar, swalayan atau minimarket.

b. Konsumen

Dimana pemerintah juga membeli barang-barang seperti alat tulis kantor (ATK), komputer dan sebagainya dari produsen sebagai sarana dan prasarana dalam menjalankan perannya sebagai pengatur perekonomian.

c. Produsen

Peran produsen pemerintah dijalankan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. Contoh BUMN yaitu PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Peran rumah tangga pemerintah

  • Sebagai pemproduksi barang kebutuhan rakyat seperti listrik dan sebagainya
  • Sebagai pengawas dalam perekonomian
  • Sebagai konsumen dari hasil karya rakyatnya sendiri

4. Rumah Tangga Luar Negeri

Adalah orang/lembaga yang melakukan peran dalam kegiatan perekonomian melalui kegiatan ekspor dan impor.

  • Ekspor adalah arus barang dan jasa dari dalam negeri ke luar negeri. Kegiatan ini dilakukan oleh perusahaan/produsen dengan menjual barang dan jasa ke masyarakat luar negeri.
  • Impor adalah arus barang dan jasa yang masuk dari luar negeri ke dalam negeri. Kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri oleh pemerintah untuk dijual kepada masyarakat lokal. Barang dan jasa yang di beli merupakan barang dan jasa yang tidak dapat dihasilkan oleh produsen lokal atau jumlah barang dan jasa yang diproduksi oleh produsen lokal kurang memenuhi kebutuhan masyarakat.

Peran rumah tangga luar negeri/swasta

  • Sebagai penanam modal alias investor
  • Produsen untuk negara lainnya
  • Konsumen dari negara lainnya


Demikianlah artikel yang menjelaskan tentang "Keunggulan dan Keterbatasan Antar Ruang Serta Pengaruhnya Terhadap Kegiatan Ekonomi". Semoga melalui tulisan ini memberikan pemahaman kepada pembaca yang sedang mempelarinya. Mohon maaf jika ada kesalahan dan silahkan tinggal tanggapan maupun kritikan yang sifatnya memperbaiki untuk yang akan datang. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar