Contoh - Contoh Burung (Aves), Ciri - Ciri Beserta Gambarnya. | Berbagai Reviews

Kumpulan Artikel Pendidikan Pengetahuan dan Wawasan Dunia

Senin, September 02, 2019

Contoh - Contoh Burung (Aves), Ciri - Ciri Beserta Gambarnya.

| Senin, September 02, 2019
Aves merupakan nama lain dari burung. Burung lebih mudah dilihat daripada hewan lain, karena itu burung mempunyai daya tarik bagi manusia sehingga banyak dari manusia memelihara burung. Ukuran burung bervariasi, mulai dari yang besar hingga kecil. Jumlah spesies burung tergolong banyak, bahkan termasuk yang terbanyak daripada golongan lainnya akan tetapi masih kalah banyak daripada pisces.

Bagian sistem pencernaan terdapat kloaka yang berfungsi untuk sistem ekskresi pada aves. Jari kaki dan bentuk paruh aves akan menjadi ciri khas sesuai dengan makanan burung tersebut. Pada bagian tubuh terdapat bagian pundi – pundi udara yang akan digunakan ketika sedang terbang. Hewan ini juga bersifat homoikoterm atau berdarah panas. Hewan burung memiliki sistem peredaran darah pada aves yakni peredaran darah ganda. Aves berkembangbiak dengan cara ovivar atau bertelur. 


Kelas Aves (Ordo).

Kelas aves dibagi ke dalam 28 ordo. Berikut adalah beberapa ordo kelas aves.
  • Casuariiformes (kasuari)
  • Psittaciformes (nuri)
  • Galiformes (unggas)
  • Passeriformes (penyanyi)
  • Strigiformes (burung hantu)
  • Falconiformes (pemangsa)
  • Columbiformes (Merpati)
  • Dan lain – lain

Karakteristik Burung (Aves).

Berikut ini adalah beberapa karakeristik yang dimiliki oleh aves, antara lain :
  • Seluruh tubuhnya hampir ditutupi oleh bulu dan memiliki kaki yang bersisik.
  • Kepala pada burung sendiri ditopang dengan leher yang fleksibel dan tengkoraknya berartikulasi dengan condyles osccipital tunggal.
  • Otak relative besar dengan corpora striata yang tergolong padat, neopalium kecil, dan lobus opticus besar.
  • Tidak mempunyai gigi, kecuali gigi telur yang hanya diperlukan untuk membantu penetasan telur dan mempunyai paruh yang menutupu rahang atas dan rahang bawah.
  • Syrinx menghasilkan suara yang terdpat pada dasar trachea, larynx rudimenter dan tidak mempunyai pita suara.
  • Tungkai muka bermodifikasi menjadi sayap, sehingga burung dapat terbang. di bagian “lengan” burung dapat dimodifikasi menjadi bentuk yang lebih panjang serta jari tengah yang bentuknya memanjang untuk dapat menyokong bulu terbang.
  • Tidak mempunyai diafragma. Sistem kantung udara yang berkembang dengan baik sangat membantu paru-paru untuk mengedarkan udara ke seluruh tubuh.
  • Telur besar dengan kuning telur yang banyak dan Dilindungi oleh cangkang kapur, fertilisasi internal amnion dan alantois terbentuk selama masa perkembanga. Pengeraman dilakukan oleh salah satu induk atau kedua induknya di dalam sarang Setelah menetas anak-anaknya dipelihara oleh induknya.
  • Suhu badan tetap, umumnya lebih tinggi dari pada mamalia yaitu diatas 40 derajat Celcius.

Contoh - Contoh Aves.


Contoh hewan aves yakni hewan yang memiliki ciri khas kantung udara di bagian paru – paru yang berguna saat terbang seperti elang, gagak, dan lain – lain. Hewan aves merupakan hewan yang   tergolong ke dalam vertebrata dimana memiliki tulang belakang. Hewan ini juga merupakan hewan mutiseluler yang memiliki banyak jumlah sel. Pada hewan aves tubuhnya ditutupi oleh bulu dengan beragam warna. Tubuh aves memiliki bagian tubuh mulai dari kepala, leher, badan hingga kaki. Berikut adalah contoh hewan yang yang termasuk kategori burung atau aves.

1. Aquila verreauxii.


Aquila verreauxii - berbagaireviews.com

Elang adalah contoh hewan ovipar dengan nama Verreaux’s merupakan elang dengan ukuran yang sangat besar. Panjang tubuh elang ini mulai dari ujung paruh hingga ke ujung ekor yakni dapat mencapai 75 hingga 96 cm. Hal ini yang menjadikan jenis elang ini menjadi salah satu jenis elang terpanjang keenam di dunia. Elang dengan jenis kelamin jantan memiliki berat yang bisa mencapai 3 hingga 4,2 kg dan elang betina dapat  mencapai ukuran 4,19 kg. Ukuran elang ini mirip dengan jenis Martial Eagle yang merupakan elang terbesar di Afrika. Elang ini memiliki bulu yang berwarna coklat gelap ketika remaja gelap. Pada bagian kepala memiliki mahkota warna karat kekuningan. Pada dahi terdapat garis kecil begitu pula di bagian pipinya. Saat tumbuh dewasa bulu elang berubah menjadi hitam.

2. Polemaetus bellicosus


Polemaetus bellicosus - berbagaireviews.com

 
Burung ini meruapakan burung elang yang berukuran besar dengan habitat terbuka dan semi-terbuka di daerah sub-Sahara Afrika. Elang ini menjadi anggota genus Polemaetus yang menjadi salah satu burung predator terkuat. Elang Martial memiliki ukuran tubuh yang sangat besar. Panjang pada elang ini rata – rata 78 hingga 96 cm.  Berat elang yakni  3 hingga 6,2 kg dengan  lebar sayap 188 hingga 260 cm. Elang ini diketahui sebagai elang terbesar di Afrika. Elang ini juga elang terberat kelima di dunia. Bulu elang pada saat dewasa berwarna gelap abu kecoklatan.  Pada tubuh ditemukan bercak kehitaman dan coklat. Bulu pada bagian sayap di bawah berwarna coklat. Elang betina pada jenis ini memiliki ukuran lebih besar dan lebih berbintik dari laki-laki.


3. Blekok sawah (Ardeola speciosa).


Ardeola speciosa (belekok sawah) - berbagaireviews.com

 
Burung ini merupakan contoh hewan bertulang belakang. Burung pemakan ikan yang kerap melakukan migrasi. Burung dapat ditemukan di daerah pesawahan dengan ciri khas paruh berwana merah. Bagian tubuh seperti jenis unggas dengan berwarna putih.

4. Haliaeetus albicilla.


Haliaeetus albicilla - berbagaireviews.com

 
Burung ini merupakan contoh hewan vertebrata yang memeiliki peran pemangsa yang berukuran besar.  Burung pemangsa ini termasuk ke dalam keluarga Accipitridae. Keluarga lainnya yakni elang, layang-layang, dan Harrier. Burung ini juga memiliki kekerabatan yang dekat  dengan Bald Eagle. Burung pemangsa ini memiliki panjang  66 hingga 94 cm dan lebar sayap 1,78 hingga 2,45 m. Warna dominan pada bulu yaitu coklat keabu-abuan. Pada bagian kepala dan leher tampak memiliki warna yang pucat. Pada bulu sayap memiliki warna kehitaman.

5. Pithecophaga jefferyi.


Pithecophaga jefferyi - berbagaireviews.com

 
Burung pemangsa ini dikenal sebagai pemakan monyet.  Burung ini juga termasuk ke dalam keluarga Accipitridae.  Burung ini memiliki ukuran panjang 86 hingga 102 cm dan berat tubuh 4,7 hingga 8,0 kilogram. Burung ini merupakan burung yang langka di Filipina. Pada bagian tengkuk burung Filipina ini dihiasi dengan bulu yang panjang dan berwarna coklat. Tekstur bulu tersebut kasar. Pada bagian wajah berwarna gelap dengan tengkuk krim coklat.Kaki burung ini berwarna kuning dan memiliki ukuran yang besar. Pada bagian cakar berwarna gelap dengan tampak menyolok.

6. Haliaeetus leucocephalus.


Haliaeetus leucocephalus - berbagaireviews.com

 
Burung pemangsa ini diketahui berasal dari Amerika Utara. Burung ini memiliki panjang tubuh 70 hingga102 cm.  Pada bagian Lebar sayap yakni sekitar  1,8 hingga 2,3 m. Pada berat hewan ini yakni 3 hingga 6,3.  Bulu ini memiliki tubuh dengan warna coklat merata.  Pada bagian ekor tampak agak panjang dengan warna bulu yang identik. Ukuran pada jenis kelamin betina yakni 25% lebih besar dari jantan. Bagian paruh kuning cerah.

7. Aquila chrysaetos.


Aquila chrysaetos - berbagaireviews.com

 
Burung ini terkenal di bumi bagian utara dengan perseberan yang luas. Hewan ini berwarna coklat gelap dengan sayap yang sangat luas.

8. Harpia harpyja.


 Harpia harpyja - berbagaireviews.com

 
Burung ini berasal dari Amerika yang memiliki berat sekitar 6 hingga 9 kg pada betina. Panjang pada burung ini yakni 86,5 hingga 107 cm.

9. Haliaeetus pelagicus.


Haliaeetus pelagicus - berbagaireviews.com

 
Burung ini ditemukan di wilayah Asia timur laut. Burung ini juga termasuk kategori burung pemangsa di pesisir pantai

10. Aquila audax.


Aquila audax - berbagaireviews.com

 
Burung ini memiliki rekor baji yang berada di Australia. Burung ini juga ditemukan di wilayah bagian selatan Papua Nugini dan wilayah Indonesia. Burung ini memiliki sayap dengan ukuran yang panjang.

11. Ayam peliharaan .


Ayam peliharaan / unggas (gallus gallus domesticus) - berbagaireviews.com


Ayam peliharaan (Gallus gallus domesticus) adalah unggas yang biasa dipelihara orang untuk dimanfaatkan untuk keperluan hidup pemeliharanya. Ayam peliharaan (selanjutnya disingkat "ayam" saja) merupakan keturunan langsung dari salah satu subspesies ayam hutan yang dikenal sebagai ayam hutan merah (Gallus gallus) atau ayam bangkiwa (bankiva fowl). Kawin silang antarras ayam telah menghasilkan ratusan galur unggul atau galur murni dengan bermacam-macam fungsi; yang paling umum adalah ayam potong (untuk dipotong) dan ayam petelur (untuk diambil telurnya). Ayam biasa dapat pula dikawin silang dengan kerabat dekatnya, ayam hutan hijau, yang menghasilkan hibrida mandul yang jantannya dikenal sebagai ayam bekisar.

12. Kareo padi.


Burung ruak - ruak / kareo padi (Amaurornis phoenicurus) - berbagaireviews.com


Kareo Padi (Amaurornis phoenicurus) adalah spesies burung yang masuk dalam famili Rallidae. Burung ini tersebar di India, China selatan, Asia Tenggara, Filipina, Sulawesi, Sunda Besar dan Nusa Tenggara. Namun, burung ini juga bisa ditemukan di sepanjang pesisir Lumajang, Jawa Timur atau bisa juga di Banyumas, provinsi Jawa Tengah. Tinggi burung Kareo padi biasanya dapat mencapai 20 cm dengan panjang 15 cm.Bentuk tubuh burung kareo padi adalah ramping dengan ekor pendek, sedang paruh serta kakinya mempunyai ukuran lumayan panjang. Kemudian, bulu-bulunya berwarna coklat keabu-abuan tua, tetapi muka, tenggorongkan, serta dadanya didominasi warna putih yang mencolok


Demikianlah yang dapat kami sampaikan, jika ada kesalahan atau kekurangan kami mohon maaf, silahkan tinggalkan komentar dengan sifatnya membangun menjadi lebih baik. Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar