Burung (Aves), Pengertian, Ciri - Ciri, Struktur, Klasifikasi, Sistem Organ, Habitat, Peranan, Contoh - Contoh Aves. | Berbagai Reviews

Kumpulan Artikel Pendidikan Pengetahuan dan Wawasan Dunia

Minggu, September 01, 2019

Burung (Aves), Pengertian, Ciri - Ciri, Struktur, Klasifikasi, Sistem Organ, Habitat, Peranan, Contoh - Contoh Aves.

| Minggu, September 01, 2019
Burung (Aves) - berbagaireviews.com


Burung (aves) adalah kelas tersendiri dalam suatu kingdom animalia, aves atau burung mempunyai ciri umum yakni berbulu dan kebanyakan diantara mereka bisa terbang. Kelas aves ialah satu-satunya kelompok hewan yang mempunyai bulu, (jangan salah mamalia berambut, bukan berbulu). Hal ini dikarenakan keunikan tersendiri dari kelompok hewan tersebut.


Pengertian Aves (Burung)

Kata aves berasal dari bahasa latin yang dipakai untuk naa kelas, sedangkan ornis dari kata Yunani dipakai dalam “ormitologi† yang berati ilmu yang mempelajari burung - burung. Kelas aves ialah suatu evolusi selaa reptilia (radiasi reotilia). Telur amniotic dan pada sebuah sisik kaki hanyalah dua diantara semua ciri khas yang ada di reptilian yang ditemukan pada suatu burung. Akan tetapi pada burung zaman sekarang (yang ada saat ini) tampak sangat berbeda dari jenis reptilia  karena mempunyai bulu perkakas terbang lainya yang khas seperti sayap (Cambell, 2003).

Burung adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap. Fosil tertua burung ditemukan di Jerman dan dikenal sebagai Archaeopteryx.


Ciri - Ciri Aves (Burung)

Aves memiliki ciri tubuh yang hampir semuanya ditutupi oleh bulu. Fungsinya yaitu untuk menghangatkan tubuh
  • Mempunyai sayap yang berguna untuk terbang serta sepasang kaki
  • Pada bagian kepala terdapat paruh, sepasang mata, lubang hidung dan lubang telinga
  • Homoiterm (Berdarah Panas)
  • Bernapas dengan paru-paru dan kantung hawa
  • Berkembang biak secara seksual dan ovipar (bertelur)
  • Habitat di air dan di darat
  • Alat ekskresi berupa ginjal dan tidak memiliki kandung kemih

Struktur Tubuh Aves (Burung)
  • Permukaan tubuh aves hampir keseluruhan ditutupi oleh bulu yang fungsinya untuk menghangatkan tubuh serta memiliki sepasang kaki yang bersisik.
  • Memiliki leher yang fleksibel serta tengkorak yang berhubungan dengan condylus occipital
  • Memiliki otak yang besar dengan dengan corpora striata padat yaitu bagian otak yang fungsinya mengatur perilaku dan insting. Serta Lobus opticus yang besar yaitu bagian otak yang mengatur penglihatan
  • Mandibula (rahang bawah) terdiri atas tulang yang kompleks serta adanya auditory ossicle (tulang pendengaran)
  • Suara dihasilkan oleh syrinx yang letaknya pada dasar trakea. Larynx yang rudimenter (tidak berkembang) serta tidak memiliki pita suara
  • Tidak memiliki gigi selain gigi telur yang fungsinya untuk merobek cangkang ketika akan menetas. Mulut memiliki paruh yang terdiri atas maxilla dan mandibula dan terbuat oleh zat tanduk. Pada maxilla paruh terdapat lubang hidung (nares eksterna lubang hidung bagian luar dan nares interna lubang hidung bagian dalam)
  • Tungkai muka burung bermodifikasi menjadi sayap sehingga burung dapat terbang. Lengan burung bermodifikasi menjadi panjang dan jari tengah memanjang untuk menyokong bulu ketika terbang. Pada jari depan terpisah untuk menyokong bulu kecil (alula) yang fungsinya pada pergerakan aerodinamika. Jari belakang menyokong jari tengah dan tungkai belakang bermodifikasi untuk berjalan atau berenang maupun kedua-duanya. Umumnya memiliki jari yang satunya arah ke belakang (hallux) dan tiga lainnya ke belakang.
  • Tulang panjang dan vertebrae tidak memiliki epifisa. Tulang leher berbentuk sadel pada bagian tengah sehingga leher burung leluasa bergerak
  • Jantung terdiri atas 4 ruang
  • Tidak memiliki diafragma bernafas dengan paru-paru dan kantong udara. Fungsi kantong udara untuk menyimpan udara dan memanaskannya ketika terbang
  • Telur dilindungi oleh cangkang kapur. Pengeraman dapat dilakukan oleh satu induk atau keduanya.
  • Homoiterm
  • Sistem pernapasan Aves lengkap, meliputi mulut, esofagus (kerongkongan), tembolok, lambung kelenjar, empedal berdinding tebal (lambung otot), usus halus, usus besar, dan kloaka. Pada mulut terdapat kelenjar ludah. Di antara usus halus dan usus besar, terdapat usus buntu (sekum). Aves memiliki pankreas, hati, dan empedu.
  • Aves memiliki peredaran darah ganda, yaitu dalam sekali peredaran darah ke seluruh tubuh, darah melewati jantung dua kali.
  • Aves bersifat ovipar dan fertilisasi terjadi secara internal. Telur bercabang keras. Aves betina memiliki satu ovarium (di sebelah kiri tubuh) dan beberapa spesies mengerami telurnya. 

Klasifikasi Aves (Burung)

Aves diklasifikasikan ke dalam beberapa ordo. Ordo tersebut yaitu:
  • Passeriformes (burung penyanyi), contohnya jalak bali (Leucopsar rothschildi) dan beo (Gracula religiosa)
  • Ciconiiformes (bangau) contoh bangau (Mycteria leucocephala) dan kuntul besar (Egretta alba)
  • Strigiformes (burung hantu) contoh burung hantu hutan (Strix sp) dan Burung Hantu sayap bundar (Urgolaux dimorpha).
  • Falconiformes (burung pemangsa), contohnya seperti elang botak (Heliacetus leucocephalus), rajawali emas (Aquila chrisaetos) dan alap-alap (Microhierax caerulescens)
  • Columbiformes (burung merpati), contohnya seperti burung dara mahkota elok (Goura cristata) dan perkutuk (Geopelia striata).
  • Casuariiformes (kasuari), contohnya yaitu emu (Dromaius novaehollandiae) dan kasuari yang bergelambir ganda (Casuarius casuarius).
  • Psittaciformes (burung nuri), contohnya yaitu betet yang berkepala biru (Pionus menstruus) dan kakatua yang berjambul (Cacatua galerita).
  • Galliformes (unggas), contohnya seperti ayam buras (Gallus domesticus) dan kalkun (Meleagris gallopavo).

Sistem Organ

Sistem pernapasan

Burung bernapas dengan paru-paru yang terhubung dengan kantong udara. Kantong udara berfungsi membantu pernapasan saat terbang, menyimpan udara, menjaga berat jenis burung saat berenang serta termoregulator. Pada saat terbang burung bernapas menggunakan kantung udara di ketiak dengan cara menggerakkan sayap sehingga dapat menekan dan melonggarkan kantung udara dan terjadilah pertukaran udara di dalam paru-paru.

Sistem sirkulasi

Jantung pada burung terdiri atas 4 ruang yaitu atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan dan ventrikel kiri layaknya pada manusia. Sistem sirkulasi berupa sirkulasi tertutup artinya darah mengalir melalui pembuluh darah , tidak langsung masuk ke dalam jaringan

Sistem pencernaan

Sistem pencernaan pada burung merupakan sistem pencernaan yang sempurna dimana terdiri atas  mulut → kerongkongan → tembolok → proventrikulus → Ventrikulus → usus halus (duodenum, jejunum, dan ileum) yang → usus besar (Colon dan Caecum) → bermuara pada kloaka. Ventrikulus pada aves berfungsi untuk menghancurkan makanan.

Sistem Urogenital

Alat ekskresi berupa ginjal metanefros yang dihubungkan ureter menuju kloaka karena aves tidak memiliki kandung kemih. Sampah nitrogen aves dibuang sebagai asam urat melalui kloaka (saluran tunggal yang terdiri atas 3 muara yaitu saluran kelamin, feses dan urin) dengan tekstur putih yang bercampur feses. Pada burung laut, asam urat juga mengekskresikan garam. Organ kelamin pada aves terdiri atas sepasang testis pada jantan yang berbentuk seperti kacang letaknya pada lobus atas ginjal. Sedangkan pada betina terdiri atas oviduct dan ovarium. Ovarium aves yang aktif hanya sebelah kiri saja sedangkan yang kanan mengalami rudimenter. Ketika ovarium matang, bentuknya seperti buah anggur yang berwarna kuning bergerombol.


Contoh Burung dan Habitatnya

Burung masa kini telah berkembang sedemikian rupa sehingga terspesialisasi untuk terbang jauh, dengan perkecualian pada beberapa jenis yang primitif. Bulu-bulunya, terutama di sayap, telah tumbuh semakin lebar, ringan, kuat dan bersusun rapat.

Hutan.


Burung cendrawasih habitatnya di hutan - berbagaireviews.com


Burung-burung cendrawasih merupakan anggota famili Paradisaeidae dari ordo Passeriformes. Mereka ditemukan di Indonesia timur, pulau-pulau selat Torres, Papua Nugini, dan Australia timur. Burung anggota keluarga ini dikenal karena bulu burung jantan pada banyak jenisnya, terutama bulu yang sangat memanjang dan rumit yang tumbuh dari paruh, sayap atau kepalanya.

Perkotaan/ pedesaan.


Ayam peliharaan habitatnya di pemukiman / kandang - berbagaireviews.com


Ayam peliharaan (Gallus gallus domesticus) adalah unggas yang biasa dipelihara orang untuk dimanfaatkan untuk keperluan hidup pemeliharanya. Ayam peliharaan (selanjutnya disingkat “ayam” saja) merupakan keturunan langsung dari salah satu subspesies ayam hutan yang dikenal sebagai ayam hutan merah (Gallus gallus) atau ayam bangkiwa (bankiva fowl).

Wilayah kutub.


Burung pinguin habitatnya di wilayah kutub - berbagaireviews.com


Di seluruh dunia terdapat 17 hingga 19 spesies pinguin, tergantung pada apakah dua spesies Eudyptula dihitung juga sebagai spesies. Walaupun seluruh jenis pinguin awalnya berasal dari belahan bumi selatan, namun pinguin tidak hanya ditemukan di daerah dingin atau di Antartika saja.

Padang rumput.


Burung unta habitat di Padang rumput - berbagaireviews.com


Burung unta Burung Unta (Ostrich) bukan sembarang burung. Tinggi badannya dapat mencapai 2,5 meter dengan berat 180 kg. Selain besar. Burung Unta juga memiliki daya tahan yang luar biaya. Burung ini bisa bertahan hidup pada suhu di atas 40 derajat Celcius hingga suhu 0 derajat Celcius.

Pesisir pantai.
 
Burung camar habitat pesisir pantai - berbagaireviews.com


Burung Camar Kecil atau nama sainsnya Sterna albifrons adalah burung laut dalam keluarga Camar Sternidae. Pada suatu masa, ia diletakkan dalam genus Sterna, yang kini dihadkan kepada burung camar putih besar (Bridge et al., 2005).


Peranan Aves.


Peranan Aves - berbagaireviews.com


Aves mempunyai peranan dengan banyak laba dalam manfaat bagi kehidupan manusia. Peranan Aves yaitu sebagai berikut :
  • Sebagai materi industri, contohnya bulu entok yang dipakai untuk menciptakan kok (Shuttlecock) dan pengisi bantal. Bulu ayam untuk menciptakan kemoceng.
  • Sebagai materi menciptakan obat, contohnya sarang burung walet dan telur itik.
  • Predator alamiah, memangsa ulat dan serangga
  • Sebagai hiburan, contohnya pada burung suaranya yang merdu dan burung yang sanggup dilatih dalam permainan sirkus
  • Telur dan dagingnya sanggup dikonsumsi dan kaya akan protein.  Sarang walet sanggup dibentuk sop sarang burung.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan, jika ada kesalahan atau kekurangan kami mohon maaf, silahkan tinggalkan komentar dengan sifatnya membangun menjadi lebih baik. Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar