Home » » Lari Estafet, Pengertian, Sejarah, Teknik Penyerahan dan Pemberian Tongkat Estafet (Lengkap), Estafet.

Lari Estafet, Pengertian, Sejarah, Teknik Penyerahan dan Pemberian Tongkat Estafet (Lengkap), Estafet.

Posted by berbagaireviews.com on 1 Juni 2018

Pengertian lari estafet dan Teknik Lari estafet - berbagaireviews.com


Pengertian Lari Estafet.

Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting. Dalam satu regu lari sambung terdapat empat orang pelari, yaitu pelari pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Pada nomor lari sambung ada kekhususan yang tidak akan dijumpai pada nomor pelari lain, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari sebelumnya ke pelari berikutnya.

Lari Estafet ( beranting ) atau lari sambung merupakan satu -satunya perlombaan beregu dalam Atletik.Dalam satu tim,lari estafet terdiri dari empat orang.Lintasan lari estafet dibagi menjadi empat bagian .Pelari pertama berlari dilintasan pertama,lalu segra memberikan tongkat kepelari kedua ,selanjutnya pelari kedua memberikan tongkat estafet kepada pelari ketiga,dan pelari ketiga memberikan tongkat kepada pelari terakhir yaitu pelari keempat yang membawa tongkat hingga ke garis finish.Penyerahan tongkat estafet dilakukan dalam jarak jangkau 20 m di zona serah- terima tongkat .

              Start yang digunakan dalam lari bersambung adalah untuk pelari pertama menggunakan start jongkok. Sedangkan untuk pelari kedua, ketiga, dan pelari yang keempat menggunakan start melayang. Jarak lari bersambung yang sering diperlombakan dalam atletik baik untuk putra maupun putri adalah 4 x 100 meter atau 4 x 400 meter.

Selain itu terdapatr nomor perlombaan lari estafet yang jarang dipertandingkan dalam Olimpiade meliputi 4 x 200 m ,4 x 800 m dan 4 x 1500 m.Ada pula lari estafet yang meperlombakan 4 atlit yang berlari dalam jarak yang berbeda,yaitu lari cepat beranting dengan pembagian lintasan 400 m-200m-200 m-800 m,dan lari jarak menengah beranting dengan pembagian lintasan 800 m-400 m- 1200 m - 1600 m. Di negara Kanada terdapat nomnor lari estafet jarak jauh yaitu shore to shore.Para pelari terdiri dari 6-12 orang dalm satu tim,menempuh jarak hingga 305 km.Ada pula lari estafet Hood to Coast di Orego A.S.Para pelari berlari dari puncak gunung Hood hingga pantai Samudra Pasipik yang berjarak 317 km.

Dalam melakukan lari sambung bukan teknik saja yang diperlukan tetapi pemberian dan penerimaan tongkat di zona atau daerah pergantian serta penyesuaian jarak dan kecepatan dari setiap pelari.

Sejarah Lari Estafet.



Sejarah lari estafet dimulai dari bangsa Aztek, Inka, dan Maya bertujuan untuk meneruskan berita yang telah diketahui sejak lama. Di Yunani, estafet obor diselenggarakan dalam hubungannya dengan pemujaan leluhur dan untuk meneruskan api keramat ke jajahan-jajahan baru. Tradisi api olimpiade berasal dari tradisi Yunani tersebut.

Lari sambung atau lari estafet ini sebenarnya terinspirasi dari kisah tiga suku bangsa. Ketiga bangsa tersebut antara lain adalah suku bangsa Aztek, suku bangsa Inka, dan yang terakhir adalah suku bangsa Maya.

Di dalam kisah sejarahnya, ketiga bangsa ini pernah melakukan sebuah misi dengan menggunakan teknik lari secara bersambung atau yang kita kenal sebagai lari estafet ini. Tujuan misi tersebut ialah menyampaikan sebuah kabar penting yang sudah lama diketahui.

Selain dalam kisah ketiga suku bangsa tadi dalam menjalankan misinya, lari estafet juga pernah dilakukan oleh bangsa Yunani kuno. Bangsa Yunani kuno kala itu pernah menggunakan obor sebagai benda yang diberikan secara bersambung-sambung.

Berbeda dengan kisah estafet suku bangsa Aztek, Inka, dan Maya, Yunani bukan menjadikan estafet dalam menjalankan sebuah misi. Bangsa Yunani kuno menggunakan estafet dalam rangka melakukan pemujaan spiritual.

Bangsa Yunani menggunakan api keramat dalam bentuk obor sebagai sarana estafet mereka. Api keramat tersebut diteruskan secara berturut-turut ke jajahan-jajahan baru untuk melakukan pemujaan kepada para leluhur mereka.

Karena tradisi dan ritual tadi lah olahraga lari sambung atau lari estafet ini mulai menjadi olahraga yang diolimpiadekan. Kala itu ketika estafet diolimpiadekan, olimpiade lari estafet dinamakan tradisi api olimpiade.

Pada tahun 1992 silam di Stockholm, olimpiade lari estafet mulai diselenggarakan . Lari estafet yang diolimpiadekan adalah kategori 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter yang diperuntukan untuk pria dengan teknik yang sama seperti saat ini.

Teknik Penyerahan atau Pemberian  Tongkat Estafet.

Teknik Penyerahan atau Pemberian  Tongkat Estafet - berbagaireviews.com



Dari bawah, jika pemberi memberikan tongkat menggunakan tangan kanan, maka penerima menerimanya dengan tangan kiri.

Ketika akan memberi tongkat, maka ayunkan tongkat dari belakang ke depan melalui bagian bawah. Sementara tangan si penerima sudah siap di belakang dengan telapak tangan menghadap bawah.

Kemudian Ibu jari terbuka lebar, sedangkan jari-jari yang lainnya dirapatkan. Dan perlu diingat, tangan penerima berada di bawah pinggang. Dari atas, jika si pemberi memberikan tongkat menggunakan tangan kiri maka penerima juga menggunakan tangan kanan. Ketika akan memberi tongkat, maka ayunkan tongkat dari depan melalui bagian atas.

Secara umum ada dua teknik yang biasa digunakan untuk menyerahkan tongkat kepada rekan yaitu 

a. Teknik Upsweep yaitu teknik dorongan ke atas.

Teknik Upsweep yaitu teknik dorongan ke atas - berbagaireviews.com


Teknik ini dilakukan dengan gerakan mendorong tongkat ke atas dan sejauh mungkin ke tangan penerima,Pemberi tongkat
menyerahkan tongkatnya kepada penerima dari bawah tangan penerima.

Keuntungan dari teknik ini.
Pelari tidak perlu memindahkan tongkat dari satu tangan ke tangan lainnya sebelum disrahkan sehingga tidak menghambat larinya.

Kerugiannya
Pelari pembawa tongkat harus lebih dekat  dengan    penerima tongkat.

b.Teknik Downsweep yaitu mendorong ke depan bawah.

Teknik Downsweep yaitu mendorong ke depan bawah - berbagaireviews.com


Teknik ini dilakukan dengan gerakan mendorong ke depan bawah pada telapak tangan penerima,yang menggapai ke belakang untuk memegang 1/3 bagian tongkat.Pemberi tongkat menyerahkan tongkat dari atas tangan penerima.

Keuntungannya :
Pelari dapat memberikan tongkat dengan jarak yang lebih jauh dibandingkan dengan teknik Upsweet.

Kekuramgannya :
Pelari harus memindahkan tongkat dari satu tangan ke tangan lainnya sebelum tongkat diserahkan.
 
Teknik untuk para pelajar SD ataupun SMP, antara lain 

a. Teknik penerimaan tongkat dengan cara melihat (visual).

Pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan berlari sambil melihat tongkat yang diberikan oleh pelari sebelumnya. Penerimaan tongkat dengan cara melihat biasanya dilakukan pada nomor 4 x 400 meter.

b. Teknik penerimaan tongkat dengan cara tidak melihat (non visual).

Pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan berlari tanpa melihat tongkat yang akan diterimanya. Cara penerimaan tongkat tanpa melihat biasanya digunakan dalam lari estafet 4 x 100 meter.
Area Pergantian Tongkat dan Cara Menempatkan Antara Pelari-Pelari
  • Pelari ke 1 di area start pertama menggunakan lintasan tikungan.
  • Pelari ke 2 di area start kedua menggunakan lintasan lurus.
  • Pelari ke 3 di area ketiga dengan menggunakan tikungan.
  • Pelari ke 4 di area start keempat menggunakan lintasan lurus dan berakhir di garis finish.

Cara Pemberian dan Penerimaan Tongkat Estafet.


Berikut ini cara memberikan tongkat estafet dan cara menerimanya akan kami jelaskan secara terperinci untuk lebih mudah memahaminya yaitu

a.cara pemberian dan penerimaan tongkat estafet dari bawah.

  Pelari membawa tongkat dengan tangan kiri kemudian  memberikan tongkat tersebut dengan tangan kiri. Saat akan memberi tongkat, ayunkan tongkat dari belakang ke depan melalui bawah. Sementara itu, tangan penerima telah siap dibelakang dengan telapak tangan menghadap ke bawah. Ibu jari terbuka lebar, sementara jari-jari tangan lainnya dirapatkan.

b. cara pemberian dan penerimaan tongkat estafet dari atas.

Pelari mengayunkan tangan dari belakang ke depan, kemudian dengan segera meletakan tongkat dari atas pada telapak tangan penerima. Pelari yang akan menerima tongkat mengayunkan tangan dari depan ke belakang dengan telapak tangan menghadap ke atas. Ibu jari di buka lebar dan jari-jari tangan lainnya rapat.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Lari Estafet.
  • Pemberian tongkat sebaiknya bersilang, maksudnya pelari 1 dan 3 memegang tongkat dengan tangan kanan. Sedangkan pelari 2 dan 4 memegang atau menerima tongkat dengan tangan kiri.
  • Penempatan pelari sebaiknya disesuaikan dengan keunggulan dari masing- masing pelari. Contohnya pelari 1 dan 3 dipilih yang unggul dalam tikungan. Sedangkan pelari 2 dan 4 adalah pelari yang mempunyai daya tahan yang baik.
  • Jarak penantian pelari 2, 3, dan 4 harus diukur dengan tepat seperti dalam waktu latihan.
  • Jika sudah memberikan tongkat estafet, maka jangan segera keluar dari lintasan masing-masing.

Strategi Dalam Lari Estafet.

    Adapun Strategi yang dapat dilakukian dalam lari Estafet, sebagai berikut:
  • Pemberian tongkat sebaiknya secara bersilang, yaitu pelari 1 dan 3 memegang tongkat pada tangan kanan, sedangkan pelari 2 dan 4 menerima atau memegang tongkat dengan tangan kiri atau sebaliknya.
  • Penempatan pelari hendaknya disesuaikan dengan keistimewaan dari masing-masing pelari. Misalnya, pelari 1 dan 3 dipilih yang benar-benar baik dalam tikungan. Pelari 2 dan 4 merupakan pelari yang mempunyai daya tahan yang baik. 
  • Jarak penantian pelari 2, 3, dan 4 harus benar-benar diukur dengan tepat.
  • Setelah memberikan tongkat estafet jangan segera keluar dari lintasan masing-masing.


Untuk selengkapnya tentang Peraturan Perlombaan Lari Estafet, silahkan click  http://www.berbagaireviews.com/2018/06/peraturan-perlombaan-lari-estafet-dan.html

Thanks for reading & sharing berbagaireviews.com

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Posting Komentar

Search

Translate

Diberdayakan oleh Blogger.

subscribe

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Arsip Blog

Follow by Email

Facebook  Twitter  Google+  RSS Feed

RSS