16 April 2020

Proses Cara Kerja Pendengaran Manusia.

| 16 April 2020
Cara kerja pendengaran manusia


Saat suara yang Anda dengar selama ini tidak terjadi begitu saja, melainkan ada sebuah proses yang memungkinkan Anda bisa mendengar. Proses mendengar terjadi saat suara ditangkap oleh telinga bagian luar, kemudian diteruskan hingga ke bagian-bagian lain di dalam telinga.

Telinga memiliki tiga bagian utama, yaitu bagian luar, tengah, dan dalam. Pada proses mendengar, ketiga bagian ini akan bekerja secara berkesinambungan. Semua bagian ini harus berada dalam kondisi yang ideal, sehingga suara dapat diproses dengan baik. Selain itu, di dalam telinga juga terdapat saluran eustachius yang berfungsi untuk menjaga tekanan udara agar suara dapat dihantarkan dengan baik ke dalam telinga.


Bagian-bagian pendukung dari proses mendengar

Untuk memahami proses mendengar, Anda perlu mengetahui dulu bagian-bagian telinga, yaitu:

Telinga luar

Telinga bagian luar ini berfungsi seperti corong yang berfungsi untuk mengumpulkan gelombang suara dan menyalurkannya hingga ke gendang telinga. Telinga luar terdiri dari dua bagian, yaitu daun telinga (pinna) dan saluran telinga.

Telinga tengah

Telinga bagian tengah berfungsi untuk memindahkan getaran suara dari gendang telinga menuju telinga bagian dalam. Ada tiga tulang pendengaran yang menyusun telinga tengah dan berfungsi untuk menghantarkan getaran suara, yaitu maleus, incus, dan stapes.

Telinga dalam

Telinga bagian dalam berfungsi untuk menyalurkan suara ke sistem saraf pusat (otak) dan membantu keseimbangan. Terdapat beberapa bagian di telinga dalam, dua di antaranya adalah koklea dan organa korti.

Bagian-bagian telinga ini saling terkait dan bekerja sama untuk memastikan proses mendengar berlangsung dengan sempurna.


Memahami proses mendengar
Proses mendengar diawali dengan suara yang ada di sekitar, berupa getaran atau gelombang, ditangkap oleh telinga bagian luar. Kemudian getaran diteruskan ke saluran telinga sehingga memberi tekanan atau pukulan pada gendang telinga (membran timpani). Ketika gendang telinga bergetar, maka getarannya akan diteruskan ke tulang pendengaran.


Proses cara kerja pendengaran.


Proses mendengar

 
Meskipun mendengar adalah sebuah proses yang kompleks, namun pada dasarnya mendengar merupakan kegiatan pasif yang otomatis - tanpa disadari terlibat dalam proses. Berikut adalah uraian singkat bagaimana kita dapat mendengar:

Sesuatu bergetar dan menciptakan sebuah gelombang bunyi.
  1. Bunyi masuk ke liang telinga dan menyebabkan gendang telinga bergetar.
  2. Gelombang bunyi ditangkap oleh daun telinga.
  3. Getaran bunyi bergerak melalui osikula ke rumah siput.
  4. Gelombang bunyi masuk ke dalam liang telinga.
  5. Getaran bunyi menyebabkan cairan di dalam rumah siput bergetar.
  6. Gelombang bunyi menggetarkan gendang telinga dan diubah menjadi energi mekanik.
  7. Terdapat tulang pendengaran di telinga tengah: malleus, incus, dan stapes.
  8. Gendang telinga menggetarkan tulang pendengaran dan meneruskannya ke telinga dalam.
  9. Gangguan pendengaran konduktif biasanya terjadi di telinga tengah ini.
  10. Getaran Cairan di dalam koklea/rumah siput merangsang sel-sel rambut menghasilkan impuls bio elektrik.
  11. Kerusakan sel-sel rambut pada koklea akan mengakibatkan gangguan pendengaran sensorineural.
  12. Impuls listrik dari sel-sel rambut diteruskan ke otak oleh syaraf pendengaran.
  13. Saraf auditori mengirim sinyal ke otak di mana sinyal ditafsirkan sebagai bunyi.
  14. Di otak, impuls dari kedua telinga tersebut diartikan sebagai suara.
  15. Otak membutuhkan informasi yang baik dari kedua telinga agar dapat menginterpretasikan bunyi menjadi kata-kata dan membantu kita untuk memahami percakapan.

Fungsi telinga.

Tulang pendengaran akan memperkuat getaran ini dan mengirimkannya ke telinga bagian dalam. Saat mencapai telinga bagian dalam, getaran akan diubah menjadi impuls listrik dan dikirim ke saraf pendengaran pada otak. Otak lalu akan menerjemahkan impuls ini sebagai suara.

Perlu diketahui bahwa telinga tidak hanya berfungsi sebagai organ utama indera pendengaran, namun juga berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh. Fungsi-fungsi tersebut secara khusus didukung oleh kerja sama dengan organ lain.

Beberapa organ yang saling terkait dalam menjaga fungsi keseimbangan tubuh adalah:

Telinga bagian dalam.
Berbagai reseptor tubuh, seperti kulit, persendian, dan otot.

Mata.
Organ-organ tersebut akan menerima informasi mengenai posisi tubuh, dan mengirimkannya ke otak untuk diproses. Dengan begitu, otak dapat mengatur arah kepala dan gerakan tubuh untuk menyesuaikan.

Dengan memahami proses mendengar, diharapkan Anda akan semakin cermat dalam merawat kesehatan dan kebersihan organ pendengaran, baik yang tampak dari luar maupun tidak.


Gangguan pada telinga.


Penyakit dan gangguan pada telinga


Apabila ada keluhan pada telinga Anda, seperti telinga berdenging, berkurangnya kemampuan mendengar (misalnya tuli, seperti tuli konduktif), atau nyeri pada telinga, segeralah periksakan ke dokter THT agar dapat ditangani sebelum kondisinya bertambah parah. Untuk membantu fungsi pendengaran yang terganggu, dokter mungkin akan menyarankan penggunaan alat bantu dengar atau pemasangan implan koklea.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar