Various Reviews of Knowledge and Education.

5 Agustus 2019

Pembelahan Meiosis, Sejarah Penemuan, Ciri - Ciri, Proses Pembelahan Meiosis.

| 5 Agustus 2019
Mitosis dan meiosis tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Mitosis dan meiosis sendiri merupakan dua bentuk proses pembelahan sel yang berbeda. Tujuan pembelahan sel secara umum adalah untuk menghasilkan sel sel baru dari sel sel yang lama (yang sudah ada). Proses pembelahan sel inilah yang akhirnya disebut dengan pembelahan mitosis dan meiosis.

 
Pengertian Pembelahan meiosis


Pembelahan meiosis - berbagaireviews.com
 

Pengertian pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang terdapat pada sel reproduksi. Tujuan pembelahan meiosis ini adalah untuk menghasilkan 4 sel baru dimana setiap sel memiliki kromosom berjumlah setengah dari kromosom sel lama atau indiknya. Perbedaan pembelahan mitosis dan meiosis yang paling mencolok adalah jumlah kromosom yang dihasilkan pada proses pembelahan selnya. Secara umum fase pembelahan mitosis dan pembelahan meiosis hampir sama yang membedakan adalah proses pembelahan meiosis dibagi menjadi dua tahapan. 


Sejarah Penemuan Meiosis

Sejarah penemuan meiosis dijelaskan oleh Edouard van Beneden pada tahun 1883 ketika mengamati telur cacing Ascaris sp. yang mengandung kromosom yang hanya separuh dari jumlah kromosom yang terdapat di sel somatis. Pembelahan meiosis berasal dari kata meioun yang artinya pengurangan.

Pembelahan meiosis adalah proses pembelahan bersifat reduksi yang bertujuan untuk menghasilkan gamet. Mengapa pembelahan meiosis disebut juga pembelahan reduksi? Hal ini dikarenakan terjadi pengurangan jumlah kromosom diploid (2n) menjadi haploid (n). Pembelahan meiosis terjadi pada sel penghasil gamet seperti organ kelamin jantan dan betina. 


Ciri - Ciri Pembelahan Meiosis

Ciri-ciri pembelahan meiosis adalah
  • Membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan pembelahan mitosis serta dengan proses yang lebih kompleks.
  • Meiosis dibagi menjadi dua pembelahan nukleus (kariokinesis), yaitu meiosis I dan meiosis II.
  • Perbedaan Meiosis 1 dan Meiosis 2 yang paling menonjol adalah adanya pindah silang dan penggandaan kromosom.

Tujuan Pembelahan Meiosis
Tujuan dari pembelahan meiosis yakni:
Menghasilkan gamet
Mengurangi separuh jumlah kromosom
Meningkatkan variabilitas genetik pada gamet


Proses Pembelahan Meiosisi

 
Proses Pembelahan Meiosis I


Proses Pembelahan Meiosis I - berbagaireviews.com


Profase
Profase pada pembelahan meiosis I ini ditandaii dengan adanya kerusakan pada membran inti serta munculnya fragment (serpihan) dan terbentunya glendong pembelahan. Benang kromatin yang mulanya tak terlihat mulai memadat kemudian berubah menjadi kromosom yang selanjutnya saling berpasangan antar kromosom homolog.

Metafase (metapahse)
pada tahap kedua ini kromosom akan mulai berjajar pada ekuator sel. pada proses ini juga setiap benang spindle akan mulai melekat pada setiap sentomer kromosong yang ada. Sedangkan ujung benang ini akan membentang dan melekat pada 2 kutub pembelahan sel yang berbeda (berlawanan).

Anafase (Anaphase)
Anaphase ditandai dengan adanya proses penarikan kromosom homolog oleh benang benang spindle menuju ke arah yang saling berlawanan.

Telofase (telophase)
Telophase merupakan fase terakhir dari proses pembelahan meiosis yang ditandai dengan kromosom yang telah mencapai masing masing kutub pembelahan..


Proses Pembelahan Meiosis II


Proses Pembelahan Meiosis II - berbagaireviews.com


Profase (Prophase)
Fase ini ditandai dengan rusaknya membran inti dan munculnya serpihan berupa fragment, kromatid yang mulai menuju ke arah tengah sel serta terbentuknya gelendong.

Metafase (Metaphase)
Tahapan meiosis yang kedua adalah metapahse dimana kromosom yang awalnya terbentuk tidak beraturan mulai berjajar pada bidang sel.

Anafase (Anaphase)
Fase ini ditandai dengan adanya proses kromatid yang mulai terpisah satu sama lain dan menuju kutub yang saling berlawanan.

Telofase (Telophase)
Tahapan meiosis yang terakhir ini dapat ditandai dengan nukleus yang telah terbentuk dan juga kromosom yang terurai sehingga membentuk kromatin dan terjadinya proses sitokinesis.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan, jika ada kesalahan atau kekurangan kami mohon maaf, silahkan tinggalkan komentar dengan sifatnya membangun menjadi lebih baik. Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih.

 Pengertian Mitosis

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar