Pengaruh Letak Astronomis Indonesia, Dampak Negatif dan Dampak Positif Letak Astronomis Indonesia, The Influence of Astronomical Location Indonesia. | Berbagai Reviews

Kumpulan Artikel Pendidikan Pengetahuan dan Wawasan Dunia

Senin, Juli 30, 2018

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia, Dampak Negatif dan Dampak Positif Letak Astronomis Indonesia, The Influence of Astronomical Location Indonesia.

| Senin, Juli 30, 2018
Pengaruh letak astronomis Indonesia - berbagaireviews.com


Letak Indonesia secara astronomis adalah letak wilayah Indonesia di dasarkan pada garis lintang dan garis bujur astronominya. Letak ini membuat Indonesia memiliki posisi koordinat astronomis tertentu terkait dengan wilayahnya.  Letak ini merupakan letak mutlak atau absolut dari keseluruhan wilayah Indonesia. Perhitungan letak astronomis suatu wilayah termasuk Indonesia memungkinkan untuk dilakukan mengingat lingkaran keliling bumi yang telah dibagi ke dalam garis bujur (timur-barat), seluruhnya sebesar 360 derajat dan posisi kutub utara dan kutub selatan bumi ke dalam garis lintang (utara-selatan), seluruhnya sebesar 180 derajat.

Pengertian Letak AStronomis Indonesia, silahkan click http://www.berbagaireviews.com/2018/07/letak-astronomis-indonesia-garis.html

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia.

Letak astronomis Indonesia menyebebkan wilayah Indonesia termasuk negara yang beriklim tropis atau panas. Letak astronomis Indonesia memiliki beberapa pengaruh yaitu sebagai berikut ini :

Mempengaruhi kondisi iklim Indonesia

Berdasarkan garis lintangnya, Indonesia terletak di antara 6 derajat LU hingga 11 derajat LS. Letak tersebut menunjukkan bahwa Indonesia dilalui oleh garis khatulistiwa yang menyebabkan Indonesia memiliki jenis iklim tropis. Karena beriklim tropis, Indonesia hanya memiliki dua musim saja yaitu musim hujan dan musim kemarau.

 Membagi Indonesia menjadi tiga zona waktu.

Pada peta atau globe, wilayah Indonesia berada pada koordinat garis bujur antara 95 derajat BT hingga 141 derajat BT. Angka tersebut memiliki lebar 46 derajat yang menyebabkan wilayah Indonesia terbagi ke dalam tiga zona waktu yaitu zona Waktu Indonesia bagian Barat (WIB), Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA) dan Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT).

Pembagian tiga zona waktu Indonesia ditetapkan pada tahun 1964, lalu ada perubahan pembagian waktu yang baru pada tahun 1988, yaitu sebagai berikut :

Waktu Indonesia bagian Barat (WIB).

Ukuran waktu indonesia bagian barat dipatok pada garis bujur 105 Bujur Timur. Waktu indonesia bagian barat memiliki selisih 7 jam lebih awal dari GMT (Greenwich Mean Time) yang terletak di London. Jadi, jika saat ini di London pukul 13.00 maka di daerah zona Waktu Indonesia Barat menunjukkan pukul 20.00.

Wilayah di Indonesia yang termasuk ke dalam zona waktu Indonesia barat ialah seluruh pulau Sumatera sekitarnya, seluruh wilayah pulau Jawa dan sekitarnya, Madura, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA).

Ukuran waktu Indonesia bagian tengah dipatok pada garis bujur 120 Bujur Timur. Waktu Indonesia bagian tengah memiliki waktu selisih 9 jam lebih awal dari GMT (Greenwich Mean Time) di London. Dan selisih 1 jam lebih cepat dari Waktu Indonesia Barat (WIB). Jadi, apabila saat ini di Jakarta menunjukkan pukul 21.00 WIB, maka di daerah zona waktu Indonesia tengah seperti di Bali telah menunjukkan pukul 22.00 WITA dan di London menunjukkan pukul 14.00.

Wilayah di Indonesia yang termasuk ke dalam zona waktu bagian tengah yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali, NTB, Pulau Sulawesi, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Waktu Indonesia bagian Timur (WIT).

Ukuran waktu Indonesia bagian timur dipatok pada garis bujur 135 Bujur Timur. Waktu Indonesia timur memiliki selisih 9 jam lebih awal dari GMT (Greenwich Mean Time) di London. Dan memiliki selisih 2 jam lebih cepat dari WIB dan 1 jam lebih cepat dari WITA. Jadi, ketika di London menunjukkan pukul 14.00 GMT, di Jayapura menunjukkan pukul 23.00 WIT, di Jakarta menunjukkan pukul 21.00 WIB dan di Bali menunjukkan pukul 22 WITA.

Wilayah di Indonesia yang termasuk ke dalam zona waktu Indonesia bagian timur yaitu pulau Papua, Maluku, Maluku Utara dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Dampak Positif atau Keuntungan Letak Astronomis Indonesia.

Pengaruh letak astronomis Indonesia pada sektor ekonomi

Posisi Indonesia di bumi berada diantara dua benua dan dua samudera, sehingga Indonesia dijadikan sebagai tempat transit oleh berbagai maskapai pelayaran dari berbagai negara. Hal tersebut tentu mendatangkan keuntungan tersendiri bagi Indonesia.

Indonesia memiliki iklim tropis yang sangat cocok digunakan sebagai kawasan pertanian dan perkebunan.
Selain pertanian dan perkebunan, Indonesia juga bisa mengandalkan sektor maritim karena Indonesia memiliki wilayah perairan yang sangat luas bahkan lebih luas dari wilayah daratannya. Pada sektor maritim, Indonesia tidak hanya mengandalkan pada perikanan saja namun juga mencakup distribusi sektor laut.

Beberapa wilayah Indonesia juga sangat mendukung sebagai lokasi perminyakan dan pertambangan. Karena Indonesia berada pada pertemuan lempeng sehingga di dalamnya terkandung sumber mineral yang potensial dan bernilai ekonomis.

Flora dan fauna yang beraneka ragam

Flora dan fauna yang beraneka ragam pengaruh letak astronomis Indonesia - berbagaireviews.com

Letak astronomis suatu wilayah akan menentukan iklim yang terjadi dan berpengaruh pada kondisi geografis suatu wilayah, termasuk Indonesia. Makhluk hidup yang tinggal di dalamnya pun dipengaruhi oleh letak astronomisnya. Fauna di Indonesia memiliki ciri khusus yang menonjol. Kebanyakan fauna di Indonesia memiliki ciri Austronesia yaitu memiliki kemiripan dengan ciri-ciri hewan di Benua Australia.

Sedangkan jenis flora di Indonesia dari Sabang hingga Merauke memiliki karakterstik yang berbeda dan bermacam-macam. Hal tersebut menyebabkan Indonesia memiliki keragaman flora dan fauna yang sangat kaya.

Keragaman flora dan fauna di Indonesia disebabkan oleh letak astronomis Indonesia yang menyebabkan Indonesia beriklim tropis sehingga hayati bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Indonesia hanya mempunyai dua musim.

Indonesia hanya memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau yang menyebabkan Indonesia berbeda dengan negaranegara subtropis yang memiliki 4 musim. Kondisi ini menyebabkan Indonesia tidak dilalui oleh gerakan siklon dahsyat seperti badai tornado.

Hutan hujan tropis yang sangat luas



Karena merupakan salah satu wilayah tropis, Indonesia memiliki kawasan hutan hujan tropis yang sangat luas dan subur. Karena hutannya yang masih sangat luas dan terwat, Indonesia mendapat julukan sebagai negara paru-paru dunia.

Tanah Indonesia sangat subur.


Tanah Indonesia sangat subur pengaruh dari letak astronomis Indonesia - berbagaireiews.com


Berada di wilayah iklim tropis, menjadikan Indonesia sebagai negara yang tanahnya sangat subur. Tumbuh-tumbuhan di negara Indonesia dapat tumbuh dengan subur. Karena Indonesia memiliki curah hujan yang sangat tinggi dengan intensitas cahaya matahari yang cukup, hal tersebut merupakan perpaduan yang baik untuk mendukung tumbuhnya suatu tanaman dengan maksimal. Oleh karena itu, Indonesia angat cocok dijadikan sebagai daerah pertanian dan perkebunan. Dan hingga kini Indonesia dikenal sebagai negara ahraris karena sektor pertanian dan perkebunannya yang maju.

Curah hujan tinggi

Curah hujan tinggi pengaruh dari letak astronomis Indonesia - berbagaireviews.com


Indonesia memiliki curah hujan yang cukup tinggi, yang menyebabkan Indonesia jarang mengalami kekeringan yang berarti. Daerah di Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi yaitu Bogor, Ciater, Sibolga, Wonosobo, Geumpang dan Putussibau. Umumnya suatu hal pasti ada sisi positif dan negatifnya. Curah hujan yang sangat tinggi di Indonesia juga sering menjadi faktor utama penyebab banjir dan tanah longsor.

Meskipun sebagain besar wilayah Indonesia memiliki curah hujan tinggi, namun ada juga beberapa tempat yang memiliki curah hujan rendah seperti kota Palu, Waingapu dan kota Lombok di pesisir timur Pulau Lombok.

Menjadi tempat wisata bagi tulis mancanegara.

Pada negara tropis matahari bersinar selama 12 jam dalam satu hari sepanjang tahun. Hal in sanga berbeda dengan negara yang memiliki iklim sub tropis yang lama siang dan malamnya tidak menentu. Sangat banyak orang-orang yang tinggal di negara subtropis yang ingin menikmati suasana negera tropis seperti Indonesia. Sehingga Indonesia sering menjadi pilihan tujuan wisata turis asing terutama warga negara subtropis. Apalagi Indonesia memiliki banyak sekali destinasi tamasya yang bagus yang bisa memanjakan para pelancong asing. Contohnya Pulau Bali. Pulau Bali ternyata sangat populer di seluruh Indonesia dan menjadi tujuan tamasya negara tropis. Hal ini tentu akan menambah devisa negara melalui sektor pariwisata.


Dampak Negatif atau Kerugian Letak Astronomis Indonesia dan Cara Mengatasinya.

Dampak negatif dari letak astronomis Indonesia - berbagaireviews.com


Salah satu dampak yang sangat bisa kita rasakan akibat dari letak astronomis Indonesia adalah keadaan wilayah Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari pulau - pulau kecil. Hal ni membuat orang-orang yang akan bepergian ke suatu daerah di ujung Indonesia harus menempuh perjuangan besar.

Tidak terjangkaunya daerah - daerah terpencil.

Oleh karena itu, juga menyulitkan pemerintah melakukan pemerataan ekonomi karena sulit menjangkau daerah-daerah terpencil yang jaraknya sangat jauh. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah pemerintah harus melakukan pembangunan jalan atau jembatan untuk mendukung mobilisasi masyarakat maupun pemerintah ke daerah yang terpencil.

Faktor iklim yang kurang jelas dan sulit di prediksi.

Kerugian lain dari letak astronomis Indonesia adalah mengenai faktor iklim. Belakangan ini pergantian musim atau pancaroba semakin kurang jelas dan sulit diprediksi. Akibatnya, banyak hasil panen yang mengalami kegagalan sehingga berakibat pada anjloknya harga-harga produksi pada komoditas pertanian. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan beberapa inovasi dalam teknologi pertanian. Pemerintah juga melakukan penerapan kebijakan ekonomi pada bidang pertanian yang bersahabat pada masyarakat.

Nah itulah sedikit gambaran mengenai topik yang akan dibahas pada artikel ini. Nah, langsung saja silahkan disimak dan dibaca artikel tentang letak astronomis Indonesia. Selamat membaca.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar