Various Reviews of Knowledge and Education.

22 Desember 2017

Aliran - Aliran Seni Lukis dan Ciri - Ciri Aliran Seni Lukis serta Contoh Aliran Seni Lukis, Flow of Painting.

Aliran - Aliran Seni Lukis dan Ciri - Ciri Aliran Seni Lukis serta Contoh Aliran Seni Lukis, Flow of Painting.

Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa. Seni lukis adalah seni yang mengapresiasikan kreatifitas seorang seniman melalui bidang dua dimensi, seperti kanvas, papan, kertas, dan lain sebagainya. Seni lukis juga memiliki macam-macam aliran seni lukis yang semakin hari semakin berkembang.


Aliran seni lukis - berbagaireviews.com

Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Seni lukis adalah seni yang mengapresiasikan kreatifitas seorang seniman melalui bidang dua dimensi, seperti kanvas, papan, kertas dan lain sebagainya. Seni lukis juga memiliki beragam aliran yang semakin hari semakin berkembang.

Macam - macam Aliran Seni Lukis.

1. Aliran Surealisme.

Aliran Surealisme yaitu aliran yang erat hubungannya dengan dunia fantasi, seakan-akan kita melukis dalam dunia mimpi. Lukisan surealisme seringkali mempunyai bentuk atau lukisan yang tidak logis / seperti khayalan.


Aliran surealisme seni lukis - berbagaireviews.com


Ciri - ciri aliran seni lukis surealisme :
  • Penuh dengan khayalan dan fantasi.
  • Lukisan aneh dan asing.
Tokoh - tokoh aliran seni lukis surealisme :
  • Sudiardjo
  • Amang Rahman
  • Andre Masson
  • Joan Miro
  • Salvador Dali

2. Aliran Kubisme.


Aliran kubisme seni lukis - berbagaireviews.com

Aliran Kubisme adalah aliran seni lukis yang memiliki bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, kubus, segi empat, silinder, lingkaran, bola, kerucut dan kotak-kotak.

Ciri - ciri aliran seni lukis Kubisme :
  • Memiliki bentuk geometris
  • Memiliki perpaduan warna yang sangat perspektif.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Kubisme :
  • Gezanne
  • Pablo Picasso
  • Fernand Leger
  • Robert Delaunay
  • Metzinger
  • Braque

3. Aliran Romantisme

Aliran romantisme seni lukis - berbagaireviews.com

Aliran Romantisme merupakan aliran seni lukis yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan indah dan fantastik. Aliran Romantisme melukiskan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti sebuah tragedi, sejarah maupun pemandangan alam dan menampilkan suatu lukisan dengan fantastik.

Ciri - ciri aliran seni lukis Romantisme :
  • Kedahsyatan melebihi kenyataan
  • Penuh gerak dan dinamis.
  • Lukisan memiliki cerita yang emosional dan dahsyat.
  • Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan.
  • Pengaturan komposisi dinamis.
  • Warna bersifat kontras dan meriah.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Romantisme :
  • Raden Saleh
  • Eugene Delacroix
  • Theodore Gericault
  • Jean Baptiste.

4. Aliran Ekspresionisme


Aliran ekspresionisme seni lukis - berbagaireviews.com


Aliran Ekspresionisme adalah aliran seni lukis yang memberikan kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam (baik objeknya maupun senimannya).

Ciri - ciri aliran seni lukis Ekspresionisme :
  • Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang
  • Ungkapan isi hati seseorang.
  • Pemilihan Warna diutamakan
  • Imajinasi seseorang

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Ekspresionisme :
  • Affandi
  • Zaini
  • Popo Iskandar
  • Vincent Van Gogh
  • Paul Gaugiuin
  • Ernast Ludwig

5. Aliran Impresionisme.

Aliran impresionisme seni lukis - berbagaireviews.com


Aliran Impresionisme adalah aliran seni lukis yang berusaha memperlihatkan kesan yang ditangkap objek. Aliran ini biasanya juga memiliki gambar yang tidak mendetail atau sedikit kabur.

Ciri - ciri aliran seni lukis Impresionisme :
  • Goresan kuas pendek dan tebal dengan gaya seperti sketsa, untuk memberikan kemudahan pelukis menangkap esensi subjek ketimbang detailnya
  • Meneliti sedetail mungkin sifat pantulan cahaya dari sebuah objek untuk kemudian diterapkan di dalam lukisan.
  • Lukisan dibuat di luar ruangan (en plein air)
  • Cat tidak ditunggu kering untuk ditimpa dengan warna berikutnya.
  • Bayangan dibuat dengan mencampurkan warna komplementer (Hitam tidak digunakan sebagai bayangan).
  • Pengolahan sifat transparansi cat dihindari.
  • Warna didapat dengan sesedikit mungkin pencampuran pigmen cat yang digunakan. Diharapkan warna tercampur secara optis oleh retina.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Impresionisme :
  • Claude Monet
  • Aguste Renoir
  • Casmile Pissaro
  • Sisley
  • Edward Degas
  • Mary Cassat

6. Aliran Pointilisme.


Aliran pointilisme seni lukis - berbagaireviews.com

Pointilisme merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek menggunakan titik-titik.

Ciri - ciri aliran seni lukis Pointilisme :
  • Objek yang dilukis akan terlihat jelas dari kejauhan, dan agak baur jika dinikmati dari dekat.
  • Titik yang digunakan terdiri dari berbagai macam variasi, baik besar-kecil, tebal-tipis, maupun berwarna-hitam putih.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Pointilisme :
  • Rijaman
  • Keo Budi Harijanto.
  • Seurat’s La Parade
  • Vincent van Gogh.

7. Aliran Fauvisme.


Aliran fauvisme seni lukis - berbagaireviews.com
 
Aliran Fauvisme adalah aliran seni lukis yang memberikan kebebasan berekspresi, sehingga banyak objek lukisan yang dibuat kontras dengan aslinya.

Ciri - ciri aliran seni lukis Fauvisme :
  • Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras.
  • Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya
  • Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Fauvisme :
  • Henry Matisse
  • Andre Dirrain
  • Maurice de Vlamink
  • Rauol Dufi
  • Kess Van Dongen.

8. Aliran Realisme.


Aliran realisme seni lukis - berbagaireviews.com

Aliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari - hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan lain.

Ciri - ciri aliran seni lukis Realisme :
  • Kebanyakan menampilkan tentang kehidupan sehari - hari.
  • Lukisan apa adanya.
  • Lukisan juga terlihat menyatu antara objek satu dengan objek lainnya.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Realisme :
  • Gustove Corbert
  • Fransisco de Goya
  • Honore Umier

9. Aliran Naturalisme.

Aliran naturalisme seni lukis - berbagaireviews.com

Aliran Naturalisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu objek lukisan secara alami. Aliran naturalisme ini memang mirip dengan realisme, bedanya naturalisme memiliki suatu tambahan agar menjadi lebih indah.

Ciri - ciri aliran seni lukis Naturalisme :
  • Kebanyakan bertemakan tentang alam
  • Memiliki teknik gradasi warna
  • Memiliki susunan perbandingan. perspektif, tekstur, perwarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Naturalisme :
  • Raden Saleh
  • Abdullah Sudrio Subroto
  • Basuki Abdullah
  • Gambir Anom
  • Trubus

10. Aliran Abstraksionisme.


Aliran abstraksionisme seni lukis - berbagaireviews.com

Aliran Abstraksionisme merupakan aliran seni lukis yang menggunakan bentuk dan warna dalam cara non-representasional. Aliran ini juga dikenal aliran seni lukis yang menghindari peniruan objek secara mentah, memberikan sensasi keberadaan objek dan menggantikan unsur bentuk dan porsinya. Aliran ini dibedakan menjadi 2 yaitu non-figuratif dan abstrak kubistis.

Ciri - ciri aliran seni lukis Abstraksionisme :
  • Aliran ini menampilkan unsur-unsur seni lukis yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam.
  • Bentuk, Garis, dan Warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Abstraksionisme :
  • Clyfford Stll
  • Adolf Got Lieb
  • Mark Rothko
  • Robert Montherwell
  • Bornet Newman

11. Aliran Futurisme.


Aliran futurisme seni lukis - berbagaireviews.com

Aliran Futurisme adalah aliran seni lukis yang menggambarkan objek lukisan yang terlihat seperti bergerak. Sebuah objek digambarkan beberapa kali secara perspektif, secara sama. aliran ini menekankan pada keindahan gerak, garis, visual dan warna sebagai seni lukis anti-kubisme yang statis.

Ciri - ciri aliran seni lukis Futurisme :
  • Karya seni menangkap unsur gerak dan kecepatan
  • Memperhatikan tentang kedisiplinan, kedinamisan dan gaya untuk mengekspresikan kecepatan dan kesamaan waktu.
  • Menggunakan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain
  • Memanfaatkan prinsip aneka tampak (multiple viewpoints)

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Futurisme :
  • Carlo Carrà,
  • Umberto Boccioni
  • Giacomo Balla
  • Sculptor

12. Aliran Klasikisme.

Aliran klasikisme seni lukis - berbagaireviews.com

Aliran Klasikisme adalah aliran seni lukis yang menampilkan gambar secara klasik, serta mempunyai karakter dan ciri tersendiri. Aliran Klasikisme banyak ditemukan di nusantara dan di mancanegara. Aliran ini biasanya mengacu pada Romawi dan Yunani.

Ciri - ciri aliran seni lukis Klasikisme :
  • Berisi cerita lingkungan istana.
  • Lukisan terikat pada norma-norma intelektual akademis.
  • Objek yang dilukis dalam wujud hiperbolis.
  • Menggunakan batasan-batasan warna yang bersih dan statis.
  • Raut muka tenang dan berkesan agung.
  • Bentuk selalu seimbang dan harmonis

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Klasikisme :
  • Bartholome Vignon
  • Jaques Lovis David
  • Jan Ingles

13. Aliran Konstruktivisme.


Konstruktivisme merupakan aliran seni lukis yang menekankan pada penggambaran sisi seni sebuah bangunan.

Ciri - ciri aliran seni lukis Konstruktivisme :
  • Objek utama yang dilukis adalah bangunan dan latar yang berada di sekitar bangunan dari satu sudut lukis.
  • Objek bisa berupa banguan kuno, klasik, modern atau bangunan apa pun.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Konstruktivisme :
  • Sprinka
  • Jim Nyoman Nuarta
  • Supankat
  • Laszlo Moholy-nagy
  • Victor Pasmore
  • Liubov Popova
  • Naum Gabo.

14. Aliran Dadaisme.

Aliran dadaisme seni lukis - berbagaireviews.com

Aliran Dadaisme adalah aliran yang menyajikan karya artistic dari bentuk yang seram, magic, mengerikan, kekanak-kanakan (naive), terkadang mengesankan.

Ciri - ciri aliran seni lukis Dadaisme :
  • Seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi.
  • Dominasi warna hitam, merah putih hijau dengan pewarnaan primer, tajam dan kontras

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Dadaisme :
  • Roull Haussmann
  • Duchamp
  • Hans Arp

15. Aliran Pop Art / Populer Art.


Aliran Pop Art / Populer Art seni lukis - berbagaireviews.com

Pop Art merupakan aliran seni lukis yang melawan kebosanan dan kejenuhan terhadap seni lukis tanpa objek (sasaran).

Ciri - ciri aliran seni lukis Pop Art / Populer Art :
  • Karya seni lukis pop art sebagian besar berupa seni lukis karikatur yang memuat sindiran, kritik atau humor.
  • Objek biasanya berupa manusia yang digambarkan dalam perspektif/cara pandang lain.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Pop Art / Populer Art :
  • Ris Purnomo
  • Nyoman Nuarta.
  • George Segal
  • Tom Wasselman
  • Yoseph Benys

16. Aliran Optik.


Aliran seni lukis optik - berbagaireviews.com

Optik merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek manipulasi visual yang dapat menipu mata.

Ciri - ciri aliran seni lukis Optik :
  • Objek yang dilukis hanya berupa bidang, garis, atau objek yang berwarna hitam putih.
  • Gambar berupa bentuk sederhana dan tidak memiliki detail yang rumit.
Tokoh - tokoh aliran seni lukis Optik :
  • Agus Djaja.
  • Bridget Louise Riley
  • Walter Gropius.
17. Aliran Primitif.


Aliran seni lukis primitif - berbagaireviews.com

Primitif merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek berdasarkan gaya penggambaran primitif di dinding goa-goa.

Ciri - ciri aliran seni lukis Primitif :
  • Objek yang dilukis berupa tumbuhan, hewan dan manusia dalam bentuk garis sederhana.
  • Detail objek tidak ditonjolkan, hanya pada penggambaran minimalis berupa garis dan aksen sederhana.
Tokoh - tokoh aliran seni lukis Primitif :
  • S. Sudjojono.
  • Ricardo Ponce.
18. Aliran Pittura Metafisica.


Aliran pittura metafisica seni lukis - berbagaireviews.com

Pittura metafisica merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek dengan sentuhan metafisika. Aliran ini merupakan penentang aliran kubisme dan futuristik.

Ciri - ciri aliran seni lukis Pittura Metafisica :
  • Objek yang dilukis biasanya berbentuk boneka yang erat dengan hal yang bersifat metafisika.
  • Objek biasanya berupa manusia yang sedang melakukan aktivitas dengan benda dan latar di belakangnya.
Tokoh - tokoh aliran seni lukis Pittura Metafisica :
  • Giorgio de Chirico
  • Carlo Carra.

19. Aliran Kontemporer / Posmo / Post Modern.

Aliran kontemporer / posmo / post modern seni lukis - berbagaireviews.com


Kontemporer merupakan aliran seni lukis yang tidak terikat oleh pakem dan berkembang sesuai zaman.


Ciri - ciri aliran seni lukis Kontemporer :
  • Penggambaran sebuah objek berupa refleksi situasi juga waktu yang tematik.
  • Objek yang dilukiskan adalah objek yang dinamis, bebas, ekspresif dan mencolok.

Tokoh - tokoh aliran seni lukis Kontemporer :
  • Frank Auerbach
  • Ida Applebroog
  • Richard Artschwager.

20. Aliran Gotik.

Gotik merupakan aliran seni lukis yang menggambarkan sebuah objek dengan garis tebal dan bentuk ramping serta menegaskan sesuatu berdasarkan warna.


Aliran gotik seni lukis - berbagaireviews.com

Ciri - ciri aliran seni lukis Gotik :
  • Objek yang dilukis biasanya adalah tokoh suci, kesatria, raja dan ratu.
  • Lukisan gaya seperti ini banyak terdapat di kerajaan-kerajaan, rumah ibadah dan juga kastil atau bangunan klasik.
Tokoh - tokoh aliran seni lukis Gotik :
  • Albert Durer
  • Jan Van Eyck
  • Mathias Grunnewald
  • Pieter Droughel.

19 Desember 2017

Kecepatan, Pengertian Latihan Kecepatan dan Bentuk - Bentuk Latihan Kecepatan, Speed.

Kecepatan, Pengertian Latihan Kecepatan dan Bentuk - Bentuk Latihan Kecepatan, Speed.

Pengertian Latihan kecepatan atau Speed.

Kecepatan adalah kemampuan untuk menggerakkan tubuh dari suatu tempat ke tempat lain dalam waktu sesingkatnya-singkatnya. Kecepatan dapat diketahui dengan menetapkan kapan tugas gerak dimulai dan kapan berakhir. Selang waktu antara mulai dan berakhir disebut waktu jarak. Hal inilah yang menggambarkan kecepatan gerak seseorang.


Pengertian kecepatan dan bentuk - bentuk latihan kecepatan - berbagaireviews.com

Kecepatan atau speed merupakan kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu sesingkat-singkatnya. Kecepatan termasuk gerak lokomotor dan gerakannya bersifat siklik, artinya satu jenis gerak yang dilakukan berulang-ulang seperti lari atau kecepatan dan gerak bagian tubuh, seperti pukulan.

Komponen kecepatan sangat penting. Misalnya, dalam permainan sepak bola, pemain harus bergerak dengan cepat untuk menutup setiap sudut-sudut lapangan dengan cepat. Komponen kecepatan dalam kebugaran jasmani juga bermakna untuk seorang atlet yang harus cepat dalam mengubah arah gerak dengan tiba-tiba tanpa kehilangan momen keseimbangan tubuh.

Definisi Kecepatan Menurut Para Ahli


Menurut Treadwell (1991) yang dikutip oleh Saifudin (1999: 1-11) kecepatan bukan hanya melibatkan seluruh kecepatan tubuh, tetapi melibatkan waktu reaksi yang dilakukan oleh seseorang pemain terhadap suatu stimulus. Kemampuan ini membuat jarak yang lebih pendek untuk memindahkan tubuh. Kecepatan bukan hanya berarti menggerakkan seluruh tubuh dengan cepat, akan tetapi dapat pula menggerakkan anggota-anggota tubuh dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Dalam lari sprint kecepatan larinya ditentukan oleh gerakan berturut-turut dari kaki yang dilakukan secara cepat, kecepatan menendang bola ditentukan oleh singkat tidaknya tungkai dalam menempuh jarak gerak tendang.

Kecepatan anggota tubuh seperti lengan atau tungkai adalah penting pula guna memberikan akselerasi kepada objek-objek eksternal seperti sepakbola, bola basket, tenis lapangan, lempar cakram, bola voli, dan sebagainya. Kecepatan tergantung dari beberapa faktor yang mempengaruhinya, yaitu strength, waktu reaksi, dan fleksibilitas (Harsono 1988: 216). Untuk melakukan  gerakan kecepatan adalah merupakan hasil dari jarak per satuan waktu (m/dt), misalnya 100 km per jam atau 120 meter per detik.

Menurut Dangsina Moeloek dan Arjadino Tjokro (1984: 7) kecepatan didefinisikan sebagai laju gerak, dapat berlaku untuk tubuh secara keseluruhan atau bagian tubuh. Menurut Nurhasan (1994) yang dikutip oleh Saifudin (1999: 1-11) kecepatan gerakan dan kecepatan reaksi sering dianggap sebagai ciri dari atlet berprestasi, yang dapat diamati dalam cabang-cabang olahraga yang  membutuhkan mobilitas tinggi, seperti kecepatan lari seseorang pemain sepakbola mengejar atau menggiring bola, kecepatan pemain softball berlari dari satu base  ke base berikutnya. Kedua gerak tipe tersebut di atas sangat diperlukan dalam kegiatan olahraga misalnya seorang pemain sepakbola pada saat menggiring bola lalu mengoper kepada kawan dan sesaat kemudian dikembalikan lagi ke depannya dan bola harus dikejar, artinya pemain tersebut sudah melakukan gerakan (movement) dengan gerakan secara cepat, karena harus mendahului lawan yang menghadang. Dalam permainan sepakbola, kedua tipe gerak di depan banyak digunakan mulai dari menggiring bola, memberikan umpan kepada kawan, saat menendang bola bahkan saat melakukan gerakan tanpa bola pun seorang pemain harus sesering mungkin melakukan gerakan (movement)

Macam - Macam Kecepatan.

Menurut Suharno (1985: 31) kecepatan dalam hal ini dapat dibedakan menjadi 3, yaitu:

1). Kecepatan sprint.

Kecepatan sprint adalah kemampuan organisme atlet bergerak ke depan dengan kekuatan dan kecepatan maksimal untuk mencapai hasil yang sebaik-baiknya. Contohnya pada pemain sepakbola saat berlari mengejar bola.

2). Kecepatan reaksi

Kecepatan reaksi adalah kemampuan organisme atlet untuk menjawab suatu  rangsang  secepat  mungkin  dalam  mencapai  hasil  yang sebaik- baiknya. Contohnya pada pemain sepakbola saat menyambut umpan, pemain tersebut langsung dengan sigap menyambutnya.

3). Kecepatan bergerak

Kecepatan bergerak adalah kemampuan organ atlet untuk bergerak secepat mungkin dalam satu gerakan yang tidak terputus.

Di antara tipe kecepatan tersebut di atas dua tipe kecepatan, yaitu kecepatan reaksi dan kecepatan bergerak sangat diperlukan dalam kegiatan olahraga sepakbola, misalnya seorang pemain pada saat menggiring bola lalu mengoper kepada kawan dan sesaat kemudian dikembalikan lagi ke depannya dan bola harus dikejar, artinya pemain tersebut sudah malakukan gerakan dengan gerakan secara cepat, karena harus mendahului lawan yang akan datang. Dalam permainan sepakbola kedua tipe kecepatan di atas banyak digunakan mulai dari menggiring bola, memberi umpan kepada kawan, saat menendang bola bahkan saat melakukan gerakan tanpa bolapun seorang pemain harus sesering mungkin melakukan gerakan.

Bentuk - bentuk latihan kecepatan.

Contoh konsep kecepatan dalam olahraga seperti pada permainan bulutangkis. Kecepatan gerak sangat dibutuhkan, mulai dari datangnya shuttle cock ke arah tertentu. Kemudian pemain bergerak dengan cepat untuk menguasai shutle cock dan berusaha mengembalikannya ke lapangan lawan ke tempat yang sulit dijangkau lawan.

Latihan untuk kecepatan gerak dalam olahraga bulutangkis salah satunya adalah dengan cara melakukan gerakan secepat-cepatnya. Contohnya memukul shuttle cock yang berulang-ulang dengan waktu yang cepat atau dengan berlari secepat-cepatnya dalam jarak yang pendek. Dapat pula dengan latihan beban yang dilakukan dengan cepat.

Lari sprint berulang-ulang 5 kali dengan jarak 10 m

Tujuannya, meningkatkan kecepatan bergerak.
Pelaksanaannya:
  • Berdiri dengan awalan lari.
  • Aba-aba siap, ya, gerakan lari secepatnya sampai finish dengan jaraknya ± 25 km.
  • Kembali dengan berjalan ke arah awal berlari.
  • Lakukan lari ini berulang-ulang dengan jarak yang sesuai sebanyak 5 kali.

Lari sprint berulang-ulang 3 kali dengan jarak 20 m

Pelaksanaannya:
  • Berdiri dengan awalan lari.
  • Aba-aba siap, ya berlari secepatnya sampai finish dengan jarak ± 50 m.
  • Kembali dengan berjalan ke arah awal berlari.
  • Lakukan lari ini berulang-ulang dengan jarak yang sama sebanyak 3 kali.
Lari sprint berulang-ulang 2 kali dengan jarak 25m

Pelaksanaannya:
  • Berdiri dengan awalan lari.
  • Aba-aba siap, ya berlari secepatnya sampai finish dengan jarak 80 m.
  • Kembali dengan berjalan ke arah awal berlari.
  • Lakukan lari ini berulang-ulang dengan jarak yang sama sebanyak 2 kali.

15 Desember 2017

Kelincahan (Agility), Pengertian dan Bentuk - Bentuk Latihan Kelincahan.

Kelincahan (Agility), Pengertian dan Bentuk - Bentuk Latihan Kelincahan.

Pengertian kelincahan dan bentuk - bentuk latihan kelincahan serta manfaat latihan kelincahan - berbagaireviews.com

Pengertian Kelincahan.

Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk bergerak dengan cepat dan mengubah arah dengan tangkas tanpa kehilangan keseimbangan dan sadar akan posisi tubuhnya. Kelincahan sangat diperlukan untuk cabang-cabang olahraga permainan seperti bola voly, bola basket, sepak bola, hoki, soft ball, dan sebagainya. Demikian pula dengan cabang olah raga perseorangan seperti tinju, pencak silat, bulu tangkis, anggar, dan sebagainya.

Kelincahan adalah merupakan salah satu komponen fisik yang banyak dipergunakan dalam berbagai olahraga. Kelincahan pada umumnya didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengubah arah secara efektif ,cepat dan tepat, sambil berlari hampir dalam keadaan penuh (dengan sekuat tenaga). Kelincahan terjadi karena gerakan tenaga yang sangat ekplosif. Besarnya tenaga ditentukan oleh kekuatan dari kontraksi di serabut otot. Kecepatan otot tergantung dari kekuatan dan kontraksi serabut otot. Kecepatan kontraksi otot tergantung dari daya rekat serabut-serabut otot dan kecepatan transmisi impuls saraf. Kedua hal ini merupakan pembawaan atau bersifat genetis, atlet tidak akan dapat merubahnya ( menurut Baley, James A,  tahun 1986: 198).

Kelincahan menurut Ahli.

Menurut Kirkendall dkk (1980:243) kelincahan adalah kemampuan badan untuk mengubah arah tubuh atau bagian tubuh lainnya dengan sangat cepat dan efisien. Jadi kelincahan tidak hanya memerlukan suatu kecepatan saja, Bentuk latihan kelincahan dapat dilakukan dalam bentuk lari bolak-balik (shuttle-run), lari kulak-kelok (zig-zag run), jongkok-berdiri (squat-thrust), dan sejenis lainnya.

Kelincahan (agility) menurut Ngurah Nala (1998: 74) adalah merupakan kemampuan untuk mengubah posisi tubuh atau arah gerakan tubuh dengan cepat ketika sedang bergerak cepat tanpa kehilangan keseimbangan atau kesadaran terhadap posisi tubuh. Dalam komponen kelincahan ini sudah termasuk unsur mengelak dengan cepat, mengubah posisi tubuh dengan cepat, bergerak lalu berhenti dan dilanjutkan dengan bergerak secepatnya. Pendapat senada seperti yang diungkapkan oleh Sajoto (1995: 9) bahwa : “Kelincahan adalah kemampuan seseorang mengubah posisi di area tertentu. Seseorang yang mampu mengubah satu posisi yang berbeda dalam kecepatan tinggi dengan koordinasi yang baik, berarti kelincahannya cukup baik.

Ciri-Ciri Latihan Kelincahan ( Agility ).
  • Bentuk-bentuk latihannya harus ada gerakan merubah posisi dan arah badan.
  • Rangsangan terhadap pusat saraf sangat menentukan berhasil tidaknya suatu latihan kelincahan, mengingat koordinasi dan kecepatan merupakan unsur yang urgen bagi baiknya kelincahan.
  • Adanya rintanga-rintangan untuk bergerak dan mempersulit kondisi-kondisi alat,lapangan dsb.
  • Ada pedoman waktu yang pasti dalam latihan.
  • Cara Latihan Kelincahan / Bentuk Latihan Kelincahan
Berikut ini macam-macam bentuk latihan kelincahan, antara lain:

1. Lari Bolak-balik


Latihan kelincahan lari bolak balik - berbagaireviews.com

Atlit berlari bolak-balik dari titik satu ke titik yang lainnya sebanyak 10 kali. Setiap kali sampai di titik satu atlit harus secepatnya  membalikkan diri untuk berlari ke titik yang lain. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam latihan lari bolak-balik adalah:
  • Jarak antara kedua titik jangan terlalu jauh, sekitar 45 meter. Kalau jaraknya 10 meter atau lebih ada kemungkinan atlit tidak mampu lagi untuk lari dan membalikkan badannya dengan cepat karena kelelahan.
  • Jumlah ulangan lari bolak-balik jangan terlalu banyak yang menyebabkan atlit kelelahan. Jumlah ulangan lari dapat dikembangkan sedikit demi sedikit mengikuti perkembangan stamina atlit.

2. Lari zig-zag


Latihan kelincahan lari zig zag - berbagaireviews.com


 Latihan ini hampir sama dengan lari bolak-balik., hanya saja dalam latihan ini atlet harus berlari melalui beberapa titik misalnya 10 titik.

3. Squat Trust (Burpee).


Latihan kelincahan Squat trust (Burpee) - berbagaireviews.com


Cara melakukan latihan :
  • Berdiri tegak.
  • Kemudian jongkok, tangan di lantai
  • Lempar kaki ke belakang sehingga seluruh tubuh lurus dalam sikap push-up.
  • Dengan kedua lengan tetap bersandar di lantai, lempar kedua kaki ke depan diantara kedua lengan.
  • Luruskan seluruh badan (menghadap ke atas)
  • Satu tangan lepaskan dari lantai dan segara balikkan badan hingga berada dalam sikap push-up kembali.
  • Keseluruh rangkaian gerakan ini dilakukan dengan cepat,kembali berdiri tegak

4. Lari Rintangan (Obstacle Run).



Latihan kelincahan lari rintangan - berbagaireviews.com

Latihan lari rintangan dapat dilakukan dalam suatu ruangan atau lapangan dengan menempatkan beberapa rintangan. tugas atlit adalah berlari secepat melalui rintangan-rintangan tersebut, baik dengan cara melompati, menerobos, memanjat, dan sebagainya.

Manfaat Kelincahan

Kelincahan merupakan salah satu komponen Kebugaran Jasmani, Pengertian kebugaran jasmani sendiri adalah kemampuan atau kesanggupan seseorang untuk melakukan kerja, aktifitas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti, dan masih memiliki cadangan tenaga untuk melakukan aktifitas lainnya. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani adalah sebagai berikut:
  • Kekuatan (Strenght)
  • Daya Tahan (Endurance)
  • Kecepatan (Speed)
  • Kelincahan (Agility)
  • Kelenturan (Fleksibiliti)
  • Daya Ledak (Power)
Pada kesempatan ini saya tidak akan membahas membahas kelincahan, manfaat, dan bentuk-bentuk latihan kelincahan. Pada alinea di atas sudah dijelaskan pengertian kelincahan, berikutnya adalah manfaat kelincahan bagi seseorang atau atlit.

Kegunaan atau manfaat langsung kelincahan antara lain:

a. Mengkoordinasikan gerakan-gerakan berganda (stimulasi)
b. Mempermudah penguasaan teknik-teknik tinggi
c. Mempermudah orientasi terhadap lawan dan lingkungan

13 Desember 2017

Paragraf Eksposisi, Pengertian dan Ciri - Ciri serta Contoh - Contoh Paragraf Eksposisi, Exposition Paragraph.

Paragraf Eksposisi, Pengertian dan Ciri - Ciri serta Contoh - Contoh Paragraf Eksposisi, Exposition Paragraph.

Pengertian paragraf eksposisi dan contoh - contoh paragraf eksposisi - berbagaireviews.com


Pengertian Paragraf Eksposisi

Eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.

 Teks eksposisi yaitu sebuah paragraf atau karangan yang di dalamnya mengandung sejumlah informasi yang isi dari paragraph tersebut ditulis dengan tujuan untuk menjabarkan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, padat dan akurat.

paragraf eksposisi adalah suatu paragraf yang mengadung penjelasan penjelasan (explanation), informasi (information) ataupun pengetahuan yang berhubungan dengan topik yang ingin penulis sampaikan dalam bentuk tulisan. Seperti umumnya, penggunaan paragraf eksposisi berfungsi  dalam menginformasikan atau memberikan pengetahuan kepada para pembacanya sehingga mereka mendapatkan informasi atau pengetahuan sejelas jelasnya.

Ciri ciri paragraf Eksposisi
  • Apabila anda mendapatkan paragraf eksposisi, dibutuhkan pengetahuan tentang ciri ciri paragraf eksposisi.
  • Berikut beberapa ciri ciri paragraf eksposisi (paragraph exposition):
  • Dalam paragraf eksposisi (paragraph exposition) terdapat adanya pengertian mengenai istilah dari suatu topik pembahasan.
  • Paragraf eksposisi memiliki sifat memberikan informasi dengan para pembacanya.
  • Paragraf eksposisi memiliki tujuan utama sesuai sifatnya informasi, sehingga dia juga bersifat objektif dan netral. Paragraf eksposisi tidak memiliki unsur yang bersifat persuasif atau mengajak ataupun memengaruhi pembaca.
  • Agar penjelasan atau informasi yang disampaikan memiliki kekuatan dan dapat dipercaya pembaca, paragraf eksposisi memberikan data data yang akurat dan dari sumber yang terpercaya  pula.
  • Seorang penulis yang membuat teks paragraf eksposisi (paragraph exposition) yang baik pertanyaan apa, mengapa, siapa, di mana, kapan, dan bagaimana paragraf eksposisi.
  • Gaya informasinya persuasif atau mengajak
  • Penyampaian teksnya secara jelas, lugas dan menggunakan bahasa yang baku
  • Menjabarkan informasi-informasi pengetahuan
  • Bersifat tidak memihak yang artinya tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya
  • Teks Eksposisi bersifat netral dan objektif
  • Penjelasannya disertai data-data yang akurat dan terpercaya
  • Menyajikan sebuah fakta yang digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusi

Struktur Teks Eksposisi.

Tesis atau Pernyataan Pendapat.
  • Tesis adalah suatu bagian yang mempunyai isi berupa sudut pandang dari penulis terhadap setiap masalah yang akan dibahas topiknya.
  • Sebuah tesis pasti berdasarkan dari suatu bentuk pernyataan yang nantinya akan diperkuat dengan sebuah argumen.
  • Bagian ini sangatlah penting untuk menyusun contoh teks eksposisi dan biasanya muncul di awal teks eksposisi walaupun ada kemungkinan kita bisa menjumpainya di bagian akhir.
Argumentasi
  • Argumentasi adalah suatu bentuk alasan atau bukti yang digunakan dalam mengokohkan atau memperkuat pendapat dalam sebuah tesis, walaupun pada prakteknya argumentasi dapat digunakan untuk menyanggah bahkan menolak sebuah pernyataan.
  • Argumentasi dapat berupa pernyataan umum atau berupa data dari hasil penelitian para ahli yang sumbernya dapat dipercaya.
Penegasan Ulang Pendapat.
  • Bagian ini merupakan sebuah kesimpulan yang menegaskan kembali dari tesis yang dibicarakan di awal teks eksposisi dan penguat argumentasi yang ditunjang oleh fakta.
Poin - poin penting dalam paragraf/karangan eksposisi

Contoh topik
  • Data faktual, yaitu suatu kondisi yang benar-benar terjadi, ada, dan dapat bersifat historis tentang bagaimana suatu alat bekerja, bagaimana suatu peristiwa terjadi, dan sebagainya
  • Suatu analisis atau penafsiran objektif terhadap seperangkat fakta.
  • Fakta tentang seseorang yang berpegang teguh pada suatu pendirian
Contoh urutan analisis
  • Urutan kronologis/proses, biasanya memaparkan proses, yaitu memberi penjelasan tentang bekerjanya sesuatu atau terjadinya suatu peristiwa
  • Urutan fungsional
  • Urutan atau analisis sebab akibat
  • Analisis perbandingan
Langkah-langkah penulisan
  • Menentukan tema
  • Menentukan tujuan karangan
  • Memilih data yang sesuai dengan tema
  • Membuat kerangka karangan
  • Mengembangkan kerangka menjadi karangan
Langkah-langkah Menyusun Paragraf Proses Pola pengembangan karangan eksposisi bisa bermacam-macam, di antaranya pola pengembangan proses. Paragraf proses itu menyangkut jawaban atas pertanyaan bagaimana bekerjanya, bagaimana mengerjakan hal itu (membuat hal ini), bagaimana barang itu disusun, bagaimana hal itu terjadi. Berikut langkah penulisannya :
  • Penulis harus mengetahui perincian secara menyeluruh.
  • Membagi perincian atas tahap tahap kejadiannya. Bila tahap-tahap kejadian ini berlangsung dalam waktu yang berlainan, penulis harus memisahkan dan mengurutkannya secara kronologis.

Kaidah Teks Eksposisi.

Unsur kebahasaan yaitu bagian-bagian yang menyusun teks eksposisi. Unsur kebahasaan yang ada pada teks eksposisi diantaranya adalah pronomina, konjungsi dan kata leksikal.

Pronomina.

Pronomina yaitu kata ganti orang yang dapat digunakan terutama pada saat pernyataan pendapat pribadi diungkapkan. Pronomina dapat dikelompokkan menjadi dua bagian:

Jenis Pronomina
  • Pronomina Persona (kata ganti orang) yakni persona tunggal. Misalnya: Ia, Dia, Anda, Kamu, Aku, Saudara, -nya, -mu, -ku, si-. Dan pesona jamak contohnya seperti: Kita, Kami, Kalian, Mereka, Hadirin, Para.
  • Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yakni pronomina penunjuk, misalnya adalah : Ini, Itu, Sini, Situ, Sana. Dan pronomina penanya, misalnya: Apa, Mana dan Siapa.
  • Konjungsi
  • Konjungsi atau kata penghubung digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi. Berikut ini adalah jenis konjungsi yang dapat kita jumpai dalam teks eksposisi:

Jenis Konjungsi
  • Konjungsi waktu: sebelum, setelah itu, kemudian sesudah, setelah, lalu
  • Konjungsi gabungan: dengan serta, dan,
  • Konjungsi pembatasan: asal, selain kecuali
  • Konjungsi tujuan: supaya, agar, untuk
  • Konjungsi persyaratan: asalkan, bilamana, apabila jika, jikalau, apabila, bila
  • Konjungsi perincian: adalah, yaitu, antara lain, yakni, ialah
  • Konjungsi sebab-akibat: akibat, akibatnya, sehingga, karena, sebab
  • Konjungsi pertentangan: namun, melainkan, sedangkan, akan tetapi, tetapi
  • Konjungsi pilihan: atau
  • Konjungsi penguatan/penegasan: hanya, lagi pula, itu pun, apalagi, bahkan
  • Konjungsi penjelasan: bahwa
  • Konjungsi perbandingan: serupa, ibarat, bagai, seperti,
  • Konjungsi penyimpulan: jadi, dengan demikian oleh sebab itu, oleh karena itu

Kata Leksikal

Nomina: kata yang mengacu pada benda, baik berupa benda nyata ataupun abstrak.
Verba: kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses atau keadaan yang bukan sifat.
Adjektiv: kata yang digunakani untuk menggambarkan sifat atau keadaan orang, benda dan binatang.
Adverbia: kata yang melengkapi atau memaparkan informasi berupa keterangan tempat, waktu, suasana, alat, cara dan lain sebagainya.

Jenis dan Contoh Paragraf Eksposisi.

Paragraf eksposisi memiliki beberapa jenis, diantaranya adalah paragraf eksposis definisi, proses, klasifikasi, ilustrasi, perbandingan, dan pertentangan, dan eksposisi laporan.

Berikut ini adalah contoh  –  contoh paragraf eksposisi

1. Eksposisi Definisi

Eksposisi ini menyampaikan informasi yang berupa definisi atau pengertian dari suatu hal.

Contoh

Hewan karnivora adalah jenis hewan pemakan daging. Hewan – hewan jenis ini memiliki ciri – ciri gigi yang sangat tajam dan rahang yang sangat kuat. Gigi dan rahang itu digunakan untuk mengoyak – ngoyak daging mangsanya. Hewan yang masuk ke dalam kelas ini diantaranya adalah harimau, singa, buaya, beruang, dan lain – lain.

2. Eksposisi Proses

Ekpsosisi ini menyampaikan sebuah informasi yang berupa proses dari suatu hal.

Contoh

Air di dunia ini memiliki jumlah yang tetap. Mereka mengalami sebuah proses yang disebut dengan siklus hidrologi. Siklus ini dimulai dengan air dipermukaan yang dipanaskan oleh matahari akan menguap dan menjadi awan di langit. Awan – awan tersebut diterbangkan oleh angin ke segala arah dan kemudian menjadi jenuh. Ketika awan – awan tersebut jenuh, maka awan tersebut menjadi sebuah hujan sehingga air kembali lagi ke permukaan bumi.

3. Eksposisi Klasifikasi

Eksposisi ini menyampaikan informasi yang berupa klasifikasi suatu benda atau hal tertentu.

Contoh

Berdasarkan pola pengembangan gagasan utamanya, paragraf diklasifikasikan ke dalam tiga jenis, yaitu paragraf deduktif, induktif, dan campuran. Paragraf deduktif adalah paragraf yang memiliki pola umum – khusus. Artinya paragraf ini diawali dengan hal yang umum kemudian dikembangkan dengan hal-hal khusus. Jenis paragraf yang kedua adalah paragraf induktif. Paragraf ini memiliki pola khusus – umum. Artinya paragraf ini diawali dengan hal – hal khsusus terlebih dahulu dan kemudian disimpulkan menjadi hal yang umum pada bagian akhir paragraf. Jenis paragraf yang terakhir adalah paragraf campuran. Paragraf jenis ini adalah gabungan dari paragraf deduktif dan induktif dan memiliki pola umum – khusus – umum.

4. Eksposisi Ilustrasi

Eksposisi ini menyampaikan sebuah informasi yang merupakan ilustarasi sebuah hal.

Contoh

Menjalani rumah tangga ibarat seperti menahkodai sebuah kapal di tengah – tengah lautan. Kapal di tengah lautan kadang kala menghadapi ombak – ombak yang menerjang. Begitu juga dengan menjalani rumah tangga yang akan menghadapi beberapa cobaan di dalamnya. Jika kita tidak sigap, maka rumah tangga akan hancur seperti kapal yang karam terbawa ombak.

5. Eksposisi Perbandingan dan Pertentangan

Eksposisi ini menyampaikan informasinya dengan cara membandingkan atau mempertentangkan suatu hal.

Contoh

Gandum merupakan alternative terbaik pengganti nasi. Di dalam gandum terkandung vitamin dan mineral yang tinggi. Selain itu, kadar gula yang ada di dalam gandum lebih sedikit dengan kandungan gula yang ada pada nasi. Oleh karena itu, gandum sangat baik untuk menjadi makanan pokok pengganti nasi bagi para penderita diabetes.

6. Ekpsosisi Laporan

Eksposisi ini menyampaikan sebuah berita yang merupakan laporan dari suatu perjalanan atau penelitian, dan lain sebagainya.

Contoh

Pantai parang tritis sangat menarik untuk dikunjungi. Hal ini terbukti ketika kami berkunjung ke sana sekitar beberapa minggu yang lalu. Ketika kami turun dari bus, kami sudah disuguhi dengan suatu karya yang sangat menakjubkan yaitu pemandangan lautan lepas yang sangat indah. Kemudian kami pula dimanjakan dengan beberapa fasilitas yang cukup mendukung. Oleh karena itu, pantai ini menjadi pilihan terbaik untuk berlibur.

4 Desember 2017

Qana'ah, Pengertian dan Dasar Hukum Qana'ah Serta Sikap Qana'ah.

Qana'ah, Pengertian dan Dasar Hukum Qana'ah Serta Sikap Qana'ah.

Sebagai makhluk sosial, kehidupan manusia tidak bisa dilepaskan dari manusia yang lain. Kita tidak bisa hidup sesuka hati kita sendiri. Kita juga harus memikirkan kepentingan dan kenyamanan orang lain. Untuk menciptakan kehidupan yang rukun, perilaku qanaah sangat diperlukan. Qanaah menurut bahasa artinya merasa cukup. Sedangkan menurut istilah artinya merasa cukup atas pemberian dari Allah swt. setelah berusaha dan berdoa. Jika merasa qanaah kita akan selalu bisa mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah swt. 

Firman Allah Swt :

( وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الأرْضِ إِلا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ (٦)

Artinya: “Dan tidak ada sesuatu binatang melata pun di bumi ini, melainkan Allahlah yang memberi rezekinya.”(QS Hud : 6) Ayat diatas menjelaskan bahwa setiap rezeki yang kita peroleh adalah dari Allah Swt, Akan tetapi, tidak berarti kita harus pasrah tanpa ada ikhtiar atau usaha, justru kita dituntut untuk berusaha semaksimal mungkin demi meningkatkan kesejahteraan hidup. 


Pengertian Qana'ah dan Kiat - kiat serta berprilaku Qana'ah - berbagaireviews.com

Pengertian Qona’ah.

Qana’ah menurut bahasa adalah merasa cukup atau rela, sedangkan menurut istilah ialah  sikap rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diusahakannya serta menjauhkan diri dari dari rasa tidak puas dan perasaan kurang.

Rasulullah mengajarkan kita untuk ridha dengan apa yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, baik itu berupa nikmat kesehatan, keamanan, maupun kebutuhan harian. Qona’ah adalah gudang yang tidak akan habis. Sebab, Qona’ah adalah kekayaan jiwa. Dan kekayaan jiwa lebih tinggi dan lebih mulia dari kekayaan harta. Kekayaan jiwa melahirkan sikap menjaga kehormatan diri dan menjaga kemuliaan diri, sedangkan kekayaan harta dan tamak pada harta melahirkan kehinaan diri.

Di antara sebab yang membuat hidup tidak tentram adalah terperdayanya diri oleh kecintaan kepada harta dan dunia. Orang yang diperdaya harta akan senantiasa merasa tidak cukup dengan apa yang dimilikinya. Akibatnya,dalam apa yang dirinya lahir sikap-sikap yang mencerminkan bahwa ia sangat jauh dari rasa syukur kepada Allah, Sang Maha Pemberi Rezeki itu sendiri. Ia justru merasa kenikmatan yang dia peroleh adalah murni semata hasil keringatnya, tak ada kesertaan Allah. Orang-orang yang terlalu mencintai kenikmatan dunia akan selalu terdorong untuk memburu segala keinginannya meski harus menggunakan segala cara seperti kelicikan, bohong, mengurangi timbangan dan sebaginya. Ia juga tidak pernah menyadari, sesungguhnya harta hanyalah ujian sebagaimana firman Allah ;

Artinya ;"Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya ni'mat dari Kami ia berkata:"Sesungguhnya aku diberi ni'mat itu hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui" (Q.S Azumar; 49)

Dasar Hukum Qona’ah.

Al Qur’an tentang Qana'ah.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Al Baqarah : 155 )

Hadits tentang Qana'ah.

عن ابى هرىرة رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه و سلم قال : ليس الغنى عن كثرة العرض ولكن الغنى غنى النفس.(متفق عليه)     
Dari Abu Hurairah R.A berkata, Nabi SAW bersabda: bukannya kekayaan itu karena banyaknya harta dan benda, tetapi kekayaan yang sebenarnya ialah kekayaan hati. (Muttafaqun Alaih)

عن عبد الله ابن عمرو رضى الله عنهما : ان رسول الله صلى الله عليه و سلم. قال: قد افلح من اسلم  ورزق  كفافا  وقنعه  الله  بما اتاه. (رواه مسلم)   
Dari Abdillah bin Amr sesungguhnya Rasulullah saw bersabda; sungguh beruntung orang yang masuk islam dan rizkinya cukup dan merasa cukup dengan apa-apa yang pemberian Allah. (HR Muslim)

Sikap Qona’ah

Sudah dijelaskan bahwa qona’ah merupakan sikap rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diusahakannya serta menjauhkan diri dari dari rasa tidak puas dan perasaan kurang. Meski demikian, orang-orang yang memiliki sikap Qana'ah tidak berarti fatalis dan menerima nasib begitu saja tanpa ikhtiar. Orang-orang hidup Qana'ah bisa saja memiliki harta yang sangat banyak, namun bukan untuk menumpuk kekayaan. 

Kekayaan dan dunia yang dimilikinya, dibatasi dengan rambu-rambu Allah SWT. Dengan demikian, apa pun yang dimilikinya tak pernah melalaikannya dari mengingat Sang Maha Pemberi Rezeki. Sebaliknya, kenikmatan yang ia dapatkan justru menambah sikap qana'ahnya dan mempertebal rasa syukurnya.

Adapun contoh bersikap qana’ah dalam kehidupan, diantaranya :

Giat bekerja dan berusaha untuk mencapai hasil terbaik.

Jika hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diharapkan, tidak mudah kecewa dan berputus asa.
Selalu bersyukur atas apa yang menjadi hasil usahanya, dan tidak pernah merasa iri atas keberhasilan yang diperoleh orang lain.

Hidupnya sederhana dan menyesuaikan diri dengan keadaan, tidak rakus dan tidak tamak.

Selalu yakin bahwa apa yang didapatnya dan yang ada pada dirinya merupakan anugerah dari Allah SWT. 

Perbuatan Qana’ah yang dapat kita lakukan misalnya puas terhadap apa yang kita miliki saat ini, Maka hendaklah dalam masalah keduniaan kita melihat orang yang di bawah kita, dan dalam masalah kehidupan akhirat kita melihat orang yang di atas kita. Hal ini sebagaimana telah ditegaskan Rasulullah dalam sebuah hadis:

عن ابى هريرة رضى الله عنه : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم. انظروا الى من اسفل منكم, ولا تنظروا الى من هو فوقكم فهو اجدر ان لا تزدروا نعمة الله عليكم. (متفق عليه)                     

Artinya; “Lihatlah orang yang di bawah kalian dan janganlah melihat orang di atas kalian, karena yang demikian itu lebih layak bagi kalian agar kalian tidak memandang hina nikmat Allah yang dilimpahkan kepada kalian.” (Muttafaqun Alaih)

Ketika berusaha mencari dunia, orang-orang Qana'ah menyikapinya sebagai ibadah yang mulia di hadapan Allah yang Maha kuasa, sehingga ia tidak berani berbuat licik, berbohong dan mengurangi timbangan. Ia yakin tanpa menghalalkan segala cara apapun, ia tetap mendapatkan rizki yang dijanjikan Allah. Ia menyadari akhir rizki yang dicarinya tidak akan melebihi tiga hal; menjadi kotoran, barang usang atau bernilai pahala di hadapan Allah.

Bila kita mampu merenungi dan mengamalkan makna dan pentingnya qona’ah maka kita akan memperoleh ketenangan dan ketenteraman hidup. Dan hendaknya diketahui bahwa harta itu akan ditinggalkan untuk ahli waris.

Sifat Qanaah.

Sifat qanaah tidak membuat orang mudah putus asa atas ujian dan cobaan yang diberikan Allah Swt, baik berupa ketakutan, kelaparan, bencana, maupun kekurangan harta benda. Akan tetapi, mereka akan tetap bersabar menerima ujian tersebut dan tidak patah semangat untuk menjalani kehidupannya kembali.
Hal ini sebagaimana Firman Allah Swt dalam Al qur`an surah Al Baqarah:155) 


وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الأمْوَالِ وَالأنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ (١٥٥)

Artinya: “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS Al Baqarah:155).

Orang yang qanaah akan dikarunai batin yang tentram dan selalu berpikir positif. Bagi mereka, ukuran kekayaan tidak ditentukan oleh seberapa banyak harta yang dipunyai. Akan tetapi lebih pada bentuk rasa bersyukur atas apapun pemberian Allah swt. Kaya harta bukan utama, tapi kaya hati adalah segalanya. 

Sabda Rasulullah saw.: 

Artinya: “Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, akan tetapi kekayaan itu adalah kekayaan hati/jiwa.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Dari hadits di atas secara jelas diketahui bahwa ukuran kebahagiaan bukanlah ditentukan oleh jumlah kekayaan yang kebahagiaan bukanlah ditentukan oleh jumlah kekayaan yang dipunyai oleh seorang manusia lebih pada kelapangan hati dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah swt. 

Rasulullah Saw Bersabda, 

“Dari Abdullah bin Amr, sesungguhnya Rasulullah saw.bersabda: Sungguh beruntung orang yang beragama Islam dan dicukupkan rejekinya, kemudian merasa cukup dengan apa yang diberikan oleh Allah kepadanya.” (HR. Muslim)

Hikmah Qona’ah.

Tidak diragukan lagi bahwa  qona’ah dapat menenteramkan jiwa manusia dan merupakan faktor kebahagiaan dalam kehidupan karena seorang hamba yang qona’ah dan menerima apa yang dipilihkan Alah untuknya, dia tahu bahwa apa yang dipilihkan Allah untuknya adalah yang terbaik baginya di segala macam keadaan.

Sikap qona’ah membebaskan pelakunya dari kecemasan dan memberinya kenyamanan psikologis ketika bergaul dengan manusia. Dzunnun al-Mashri mengatakan: “Barangsiapa bersikap qona’ah maka ia bisa merasa nyaman di tengah manusia-manusia sesamanya.”

Sebaliknya, ketiadaan qona’ah dalam hidup akan menyeret pelakunya pada penuhanan materi sehingga kebebasannya terampas karena kerakusan dalam mencari harta duniawi yang memaksanya berbuat apapun untuk mendapatkan harta.

Berperilaku Qana'ah.
  • Merasa cukup dalam hidup di dunia ini sangat perlu sekali agar bisa meraih bahagia dunia akhirat. Penerapan qanaah dalam kehidupan sehari-hari, yaitu sebagai berikut:
  • Ketika berada di rumah, qanaah dalam hal kebutuhan makan, kebutuhan sandang dan pangan. Menerima dengan ikhlas setiap rezeki yang diberikan Allah Swt.
  • Ketika berada di sekolah qanaah dalam hal peralatan sekolah, seragam sekolah, dan biaya sekolah.
  • Ketika di masyarakat qanaah dalam hal berbicara, bekerjasama dan bermusyawarah.
  • Senantiasa berpikir positif menerima ujian, cobaan, kegagalan, bahkan nikmat dari Allah Swt.
  • Bekerja keras dan tetap optimis.
  • Tidak berlebih-lebihan artinya membelanjakan harta sesuai kebutuhan.

Kiat - kiat menuju sikap Qona’ah.

Qana’ah (rela dan menerima pemberian Allah subhanahu wata’ala apa adanya) adalah sesuatu yang sangat berat untuk dilakukan, kecuali bagi siapa yang diberikan taufik dan petunjuk serta dijaga oleh Allah dari keburukan jiwa, kebakhilan dan ketamakannya. Karena manusia diciptakan dalam keadan memiliki rasa cinta terhadap kepemilikan harta.

Namun meskipun demikian kita dituntut untuk memerangi hawa nafsu supaya bisa menekan sifat tamak dan membimbingnya menuju sikap zuhud dan qana’ah. Berikut ini beberapa kiat menuju qana’ah yang jika kita laksanakan maka dengan izin Allah seseorang akan dapat merealisasikan nya. Di antaranya yaitu:

1. Memperkuat Keimanan kepada Allah subhanahu wata’ala.

Juga membiasakan hati untuk menerima apa adanya dan merasa cukup terhadap pemberian Allah subhanahu wata’ala, karena hakikat kaya itu ada di dalam hati. Barangsiapa yang kaya hati maka dia mendapatkan nikmat kebahagiaan dan kerelaan meskipun dia tidak mendapatkan makan di hari itu.
Sebaliknya siapa yang hatinya fakir maka meskipun dia memilki dunia seisinya kecuali hanya satu dirham saja, maka dia memandang bahwa kekayaannya masih kurang sedirham, dan dia masih terus merasa miskin sebelum mendapatkan dirham itu.

2. Yaqin bahwa Rizki Telah Tertulis.

Seorang muslim yakin bahwa rizkinya sudah tertulis sejak dirinya berada di dalam kandungan ibunya. Sebagaimana di dalam hadits dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, disebutkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di antaranya, “Kemudian Allah mengutus kepadanya (janin) seorang malaikat lalu diperintahkan menulis empat kalimat (ketetapan), maka ditulislah rizkinya, ajalnya, amalnya, celaka dan bahagianya.” (HR. al-Bukhari, Muslim dan Ahmad).

Seorang hamba hanya diperintah kan untuk berusaha dan bekerja dengan keyakinan bahwa Allah subhanahu wata’ala yang memberinya rizki dan bahwa rizkinya telah tertulis.

3. Memikirkan Ayat-ayat al-Qur’an yang Agung.

Terutama sekali ayat-ayat yang berkenaan dengan masalah rizki dan bekerja (usaha). ‘Amir bin Abdi Qais pernah berkata, “Empat ayat di dalam Kitabullah apabila aku membacanya di sore hari maka aku tidak peduli atas apa yang terjadi padaku di sore itu, dan apabila aku membacanya di pagi hari maka aku tidak peduli dengan apa aku akan berpagi-pagi, (yaitu):

“Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat,maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak ada seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Fathiir:2).

“Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya.” (QS.Yunus:107).

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Huud:6)

“Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (QS. ath-Thalaq:7).

4. Ketahui Hikmah Perbedaan Rizki.

Di antara hikmah Allah subhanahu wata’ala menentu kan perbedaan rizki dan tingkatan seorang hamba dengan yang lainnya adalah supaya terjadi dinamika kehidupan manusia di muka bumi, saling tukar manfaat, tumbuh aktivitas perekonomian, serta agar antara satu dengan yang lainnya saling memberi kan pelayanan dan jasa.

Allah subhanahu wata’ala berfirman:

“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Rabbmu? Kami telah menentu kan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebahagian mereka dapat mempergunakan sebahagian yang lain. Dan rahmat Rabbmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. az-Zukhruf:32).

“Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu.” (QS.Al an’am 165)

5. Banyak Memohon Qana’ah kepada Allah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah manusia yang paling qana’ah, ridha dengan apa yang ada dan paling banyak zuhudnya. Beliau juga seorang yang paling kuat iman dan keyakinannya, namun demikian beliau masih meminta kepada Allah subhanahu wata’ala agar diberikan qana’ah, beliau bedoa,
“Ya Allah berikan aku sikap qana’ah terhadap apa yang Engkau rizkikan kepadaku, berkahilah pemberian itu dan gantilah segala yang luput (hilang) dariku dengan yang lebih baik.” (HR al-Hakim, beliau menshahihkannya, dan disetujui oleh adz-Dzahabi).

Dan karena saking qana’ahnya, beliau tidak meminta kepada Allah subhanahu wata’ala kecuali sekedar cukup untuk kehidu pan saja, dan meminta disedikitkan dalam dunia (harta) sebagaimana sabda beliau, “Ya Allah jadikan rizki keluarga Muhammad hanyalah kebutuhan pokok saja.” (HR. Al-Bukhari, Muslim dan at-Tirmidzi).

6. Menyadari bahwa Rizki Tidak Diukur dengan Kepandaian.

Kita harus menyadari bahwa rizki seseorang itu tidak tergantung kepada kecerdasan akal semata, kepada banyaknya aktivitas, keluasan ilmu, meskipun dalam sebagiannya itu merupakan sebab rizki, namun bukan ukuran secara pasti.

Kesadaran tentang hal ini akan menjadikan seseorang bersikap qana’ah, terutama ketika melihat orang yang lebih bodoh, pendidikannya lebih rendah dan tidak berpengalaman mendapatkan rizki lebih banyak daripada dirinya, sehingga tidak memunculkan sikap dengki dan iri.

7. Melihat ke Bawah dalam Hal Dunia

Dalam urusan dunia hendaklah kita melihat kepada orang yang lebih rendah, jangan melihat kepada yang lebih tinggi, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam : “Lihatlah kepada orang yang lebih rendah dari kamu dan janganlah melihat kepada orang yang lebih tinggi darimu. Yang demikian lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah.” (HR.al-Bukhari dan Muslim).

Jika saat ini anda sedang sakit maka yakinlah bahwa selain anda masih ada lagi lebih parah sakitnya. Jika anda merasa fakir maka tentu di sana masih ada orang lain yang lebih fakir lagi, dan seterusnya. Jika anda melihat ada orang lain yang mendapatkan harta dan kedudukannya lebih dari anda, padahal dia tidak lebih pintar dan tidak lebih berilmu dibanding anda, maka mengapa anda tidak ingat bahwa anda telah mendapatkan sesuatu yang tidak dia dapatkan?

8. Membaca Kehidupan Salaf.

Yakni melihat bagaimana keadaan mereka dalam menyikapi dunia, bagaimana kezuhudan mereka, qana’ah mereka terhadap yang mereka peroleh meskipun hanya sedikit. Di antara mereka ada yang memperolah harta yang melimpah, namun mereka justru memberikannya kepada yang lain dan yang lebih membutuhkan.

9. Menyadari Beratnya Tanggung Jawab Harta.

Bahwa harta akan mengakibatkan keburukan dan bencana bagi pemilik nya jika dia tidak mendapatkan nya dengan cara yang baik serta tidak membelanjakannya dalam hal yang baik pula. Ketika seorang hamba ditanya tantang umur, badan, dan ilmunya maka hanya ditanya dengan satu pertanyaan yakni untuk apa, namun tentang harta maka dia dihisab dua kali, yakni dari mana memperoleh dan ke mana membelanjakannya. Hal ini menunjukkan beratnya hisab orang yang diberi amanat harta yang banyak sehingga dia harus dihisab lebih lama dibanding orang yang lebih sedikit hartanya.

10. Melihat Realita bahwa Orang Fakir dan Orang Kaya Tidak Jauh Berbeda.

Karena seorang yang kaya tidak mungkin memanfaatkan seluruh kekayaannya dalam satu waktu sekaligus. Kita perhatikan orang yang paling kaya di dunia ini, dia tidak makan kecuali sebanyak yang dimakan orang fakir, bahkan mungkin lebih banyak yang dimakan orang fakir. Tidak mungkin dia makan lima puluh piring sekaligus, meskipun dia mampu untuk membeli dengan hartanya. Andaikan dia memiliki seratus potong baju maka dia hanya memakai sepotong saja, sama dengan yang dipakai orang fakir, dan harta selebihnya yang tidak dia manfaatkan maka itu relatif (nisbi).

Sungguh indah apa yang diucapkan Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, “Para pemilik harta makan dan kami juga makan, mereka minum dan kami juga minum, mereka berpakaian kami juga berpakaian, mereka naik kendaraan dan kami pun naik kendaraan. Mereka memiliki kelebihan harta yang mereka lihat dan dilihat juga oleh selain mereka, lalu mereka menemui hisab atas harta itu sedang kita terbebas darinya.”

Contoh Sikap Qanaah.
  • Selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
  • Tidak pernah merasa iri ataupun dengki dengan keberhasilan orang lain.
  • Giat bekerja agar memperolah hasil yang terbaik.
  • Hidup sederhana menyesuaikan diri dengan kemampuan, tidak rakus dan tidak tamak.
  • Tidak mudah kecewa maupun putus asa jika hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan keinginan.
  • Selalu yakin bawha pemberian Allah SWT merupakan sebuah anugerah.

Manfaat Qanaah
  • Memiliki jiwa yang tenang.
  • Terhindar dari sikap iri, dengki, dan tamak.
  • Memiliki hati yang sabar.
  • Selalu puas atas pemberian Allah SWT.
  • Terhindar dari rasa khawatir dan resah.
  • Terjalin hubungan yang harmonis dalam lingkungan masyarakat.

1 Desember 2017

Syukur, Pengertia Syukur Menurut Bahasa dan Istilah Serta Syukur dalam Alqur'an.

Syukur, Pengertia Syukur Menurut Bahasa dan Istilah Serta Syukur dalam Alqur'an.


Pengertian Syukur menurut Istilah bahasa dan dalam Alqur'an - berbagaireviews.com



Pengertian Syukur.

Syukur Menurut Bahasa dan Istilah 

Kata syukur diambil dari kata syakara, syukuran, wa syukuran,danwa syukuran yang berarti berterima kasih keapda- Nya.

Bila disebut kata asy-syukru, maka artinya ucapan terimakasih, syukranlaka artinya berterimakasih bagimu, asy- syukru artinya berterimakasih, asy-syakir artinya yang banyak berterima kasih.

Menurut Kamus Arab - Indonesia, kata syukur diambil dari katasyakara, yaskuru, syukran dan tasyakkara yang berarti mensyukuri-Nya, memuji-Nya.

Syukur berasal dari kata syukuran yang berarti mengingat akan segala nikmat-Nya. Menurut bahasa adalah suatu sifat yang penuh kebaikan dan rasa menghormati serta mengagungkan atas segala nikmat-Nya, baik diekspresikan dengan lisan, dimantapkan dengan hati maupun dilaksanakan melalui perbuatan.

Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa syukur menurut istilah adalah bersykur dan berterima kasih kepada Allah, lega, senang dan menyebut nikmat yang diberikan kepadanya dimana rasa senang, lega itu terwujud pada lisan, hati maupun perbuatan.

 Syukur berasal dari kata syukuran yang berarti mengingat akan segala nikmat-Nya. Menurut bahasa syukur adalah suatu sifat yang penuh kebaikan dan rasa menghormati serta mengagungkan atas segala nikmat-Nya, baik diekspresikan dengan lisan, dimantapkan dengan hati maupun dilaksanakan melalui perbuatan. Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa syukur menurut istilah adalah bersyukur dan berterima kasih kepada Allah, lega, senang dan menyebut nikmat yang diberikan kepadanya dimana rasa senang, lega itu terwujud pada lisan, hati maupun perbuatan.

Untuk itu seorang mukmin, di tuntut ia menyikapi nikmat-nikmat Allah Swt  tersebut dengan bersyukur. Ia sadar bahwa nikmat tersebut adalah pemberian dari yang Maha Kuasa, dipergunakan dalam rangka ketaatan kapada Allah Swt  dan tidak menyebabkan mereka sombong dan lupa kepada yang memberikan nikmat tersebut. Dan barang siapa yang mensyukuri nikmat-Nya, maka Allah pun akan membalasnya. Sebagaimana firman Allah Swt: “Dan ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’.” (QS. Ibrahim: 7)

Ibnu `Abbas menceritakan, Rasulullah bersabda,

"Orang pertama yang akan dipanggil untuk masuk surga adalah orang-orang yang senantiasa memanjatkan puji syukur kepada Allah,yaitu orang- orang yang senantiasa memuji Allah dalam keadaan lapang dan dalam keadaan sempit"
(Tanbihul Ghafilin 197)

Kata "syukur" adalah kata yang berasal dari bahasa Arab. Kata ini dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai:

(1 ) rasa terima kasih kepada Allah, dan

(2) untunglah (menyatakan lega, senang, dan sebagainya).

Pengertian kebahasaan ini tidak sepenuhnya sama dengan pengertiannya menurut asal kata itu (etimologi) maupun menurut penggunaan Al-Quran atau istilah keagamaan.

Pengertian Syukur dalam Al - Qur'an

Allah swt berfirman dalam Al Qur'an surat Ibrahim ayat 7 yang artinya:

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Aku akan menambah nikmat-Ku kepadamu dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, sesungguhnya azab- Ku sangat pedih."

Dalam ayat ini Allah swt bahkan telah menjanjikan akan menambah nikmatnya bagi siapapun yang bisa bersyukur.

Dalam Al-Quran kata"syukur" dengan berbagai bentuknya ditemukan sebanyak enam puluh empat kali. Ahmad Ibnu Faris dalam bukunya Maqayis Al- Lughah menyebutkan empat arti dasar dari kata tersebut yaitu,

1. Pujian karena adanya kebaikan yang diperoleh. Hakikatnya adalah merasa ridha atau puas dengan sedikit sekalipun, karena itu bahasa menggunakan kata ini (syukur) untuk kuda yang gemuk namun hanya membutuhkan sedikit rumput. Peribahasa juga memperkenalkan ungkapan Asykar min barwaqah (Lebih bersyukur dari tumbuhan barwaqah). Barwaqah adalah sejenis tumbuhan yang tumbuh subur, walau dengan awan mendung tanpa hujan.

2. Kepenuhan dan kelebatan. Pohon yang tumbuh subur dilukiskan dengan kalimat syakarat asy-syajarat.

3. Sesuatu yang tumbuh di tangkai pohon (parasit).

4. Pernikahan, atau alat kelamin.

Untuk lebih jelasnya maka, akan kami bahas dalam pembahasan selanjutnya pada bab-bab berikutnya.

Ayat tentang Pengertian Syukur dalam Alquran

Ada tiga ayat yang dikemukakan tentang pengertian syukur ini, yaitu sebagai berikut disertai penafsirannya masing-masing.

1 . Surah al-Furqan, 25 /042 : 62

Artinya:

"Dan dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur" (QS. Al- Furqan: 62).

Ayat ini tergolong Makkiyah dan tidak ditemukan sebab turunnya (asbab al-nuzul), ayat ini ada hubungannya dengan ayat sebelumnya bahwa Allah telah membeberkan beberapa dalil tauhid dan menunjuk kepada beberapa tanda-tanda kebesaran dan bukti yang ada di dalam alam yang membuktikan kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya. Kemudian Allah kembali menjelaskan perkataan dan perbuatan mereka yang keji. Karena, sekalipun mereka telah menyaksikan segala bukti, namun mereka tidak meninggalkan perbuatan sesatnya malah berpaling dari mengingat Tuhan, sehingga hanya kalau disembah dan tidak dapat mendatangkan azab kalau tidak disembah. Di samping itu, mereka membantu para penolong, setan dan menjauhi para penolong ar- Rahman. Jika kau heran terhadap sesuatu, maka heranlah terhadap perkara mereka, karena kejahilannya telah sampai kepada membahayakan orang yang datang untuk memberikan kabar gemberia tentang kebaikan yang meyeluruh jika mreka menaati Tuhan, dan mengingatkan mereka dari malapetaka dan kebinasaan jika mereka mengingkari-Nya. Lebih dari itu, rasul tidak mengharapkan imbalan dari dakwah itu.

Allah juga memerintahkan kepada rasulnya agar tidak takut terhadap ancaman dan siksaan mereka, tetapi hendaknya beliau bertawakkal kepada Tu han, bertasbih seraya memuji-Nya.

Ayat ini ditafsirkan oleh al-Maragi sebagai berikut bahwa Allah telah menjadikan malam dan siang silih berganti, agar hal itu dijadikan pelajaran bagi orang yang hendak mengamil pelajaran dari pergantian keduanya, dan berpikir tentang ciptaan-Nya, serta mensyukuri nikmat tuhannya untuk memperoleh buah dari keduanya. Sebab, jika dia hanya memusatkan kehidupan akhirat maka dia akan kehilangan waktu untuk melakukan-Nya.

Dengan demikian diketahui bahwa ayat yang berkenaan dengan pengertian syukur dalam ayat tersebut pada dasarnya adalah lafal yang berbunyi اراد شكورا Jadi arti syukur menurut al- Maragi adalah mensyukuri nikmat Tuhan-Nya dan berpikir tentang cipataan-Nya dengan mengingat limpahan karunia-Nya.

Hal senada dikemukakan Ibn Katsir bahwa syukur adalah bersyukur dengan mengingat- Nya.

Penafsiran senada dikemukakan Jalal al-Din Muhammad Ibn Ahmad al-Mahalliy dan Jalal al-Din Abd Rahman Abi Bakr al-Suyutiy dengan menambahkan bahwa syukur adalah bersyukur atas segala nikmatRabb yang telah dilimpahkan-Nya pada waktu itu.

Departemen Agama RI juga memaparkan demikian, bahwa syukur adalah bersyukur atas segala nikmat Allah dengan jalan mengingat-Nya dan memikirkan tentang ciptaan-Nya.

Berdasarkan uraian di atas dapat dipahami bahwa syukur adalah bersyukur atas segala nikmat Tuhan-Nya dengan mengingat dan berpikir tentang ciptaan-Nya.

2 . Surah Saba, 034 /058 :13

Artinya:

"Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung- gedung yang Tinggi dan patung- patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah Hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih". (QS. Saba: 13).

Ayat ini tergolong surah Makkiyah yang tidak ditemukan asbab al-Nuzul, ayat ini menjelaskan bahwa Allah menyebut-nyebut apa yang pernah Dia anugrahkan kepada Sulaiman as,. Yaitu mereka melaksanakan perintah Sulaiman as untuk membuat istana-istana yang megah dan patung-patung yang beragam tembaga, kaca dan pualam. Juga piring-piring besar yang cukup untuk sepuluh orang dan tetap pada tempatnya, tidak berpindah tempat. Allah berkata kepada mereka "agar mensyukuri-Nya atas segala nikmat yang telah Dia limpahkan kepada kalian".

Syukur itu bisa berupa perbuatan begitu pula bisa berupa perkataan dan bisa pula berupa niat, sebagaimana dikatakan:

أحديكم النعماء مني ثلاث يدي زلساني و الهير المحيحيا.

Kemudian Dia menyebutkan tentang sebab mereka diperintahkan bersyukur yaitu dikarenakan sedikit dari hamba- hamba-Nya yang patuh sebagai rasa syukur atas nikmat Allah swt dengan menggunakan nikmat tersebut sesuai kehendak-Nya.
Ayat yang berkaitan dengan pengertian syukur dalam ayat tersebut adalah lafal yang berbunyi:

شكرا- الشكور

Menurut al-Maragi arti kata asy- Syukur di atas adalah orang yang berusaha untuk bersyukur. Hati dan lidahnya serta seluruh anggota tubuhnya sibuk dengan rasa syukur dalam bentuk pengakuan, keyakinan dan perbuatan.

Dan ada pula yang menyatakan asy-syukur adalah orang yang melihat kelemahan dirinya sendiri untuk bersyukur.

Sementara itu Ibn Katsir memberikan arti dari kata asy- syukuradalah berterima kasih atas segala pemberian dari Tuhan yang maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Penafsiran yang senada dikemukakan oleh jalal al-Din Muhammad Ibn Ahmad al- Mahalliy dan Jalal al-Din Abd al- Rahman Ibn Abi Bkar al-Suyutiy dengan menambahkan bahwa rasa syukurnya itu dilakukan dengan taat menjalankan perintah-Nya.

Penafsiran yang senada dikemukakan oleh Jalal al-Din Muhammad Ibn Ahmad al- Mahalliy dan Jalal al-Din Abd al- Rahman Ibn Abi Bakr al-Suyutiy dengan menambahkan bahwa rasa syukurnya itu dilakukan dengan taat menjalankan perintah-Nya.

Sedangkan Depertemen agama RI menyebutkan arti kata dasarasy- syukur adalah bersyukur atas segala nikmat yang dilimpahkan Allah kepada hamba-Nya dengan amal saleh dan menggunakannya sebagaimana mestinya.

Berdasarkan uraian di atas dapat dipahami bahwa syukur adalah berterima kasih dengan bersyukur atas segala nikmat yang dilimpahkan-Nya dengan rasa syukur dalam bentuk pengakuan, keyakinan dan perbuatan.

3 . Surah al-Insan, 076 /098 : 9

Artinya:

    "Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih". (QS. Al- Insaan: 9)

Ayat ini tergolong Madaniyah dan tidak ditemukan sebab turunnya (asbab al-nuzul), ayat ini menjelaskan bahwa Allah tidak meminta dan mengharapkan dari kalian balasan dan lain-lainnya yang mengurangi pahala, kemudian Allah memperkuat dan menjelaskan lagi bahwa Dia tidak mengharapkan balasan dari Hamba-Nya, dan tidak pula meminta agar kalian berterimakasih kepada-Ku, dengan demikian diketahui bahwa ayat yang ada kaitannya dengan arti syukur dadlam ayat tersebut pada dasarnya adalah lafal yang berbunyi:

شكورا

Menurut al-Maragi arti kata syukur di atas adalah berterimakasih kepada Allah swt.

Sementara Ibn Katsir mendefenisikan syukur itu adalah ucapan terima kasih.

Hal senada dikemukakan oleh Jalal al-Din Muhammad Ibn Ahmad al-Mahalliy dan Jalal al-Din 'Abd ar-Rahman Abi Bakr al- Suyutiy, syukur adalah berterimakasih kepada Allah swt atas segala nikmat-Nya. Apakah mereka benar-benar mengucapkan hal yang demikian ataukah hal itu telah diketahui oleh Allah swt, kemudian Dia memuji kalian, sesungguhnya dengan masalah ini ada dua pendapat.

Hal senada dikemukkan oleh Departemen Agama RI bahwa syukur adalah ucapan terimakasih.Hal ini didukung pengertian secara bahasa, bahwa syukur adalah berterima kasih kepada- Nya. Berasal dari kata شكر - يشكر - سكرا yang berarti berterimakasih.

Berdasarkan penafsiran keempat mufasir di atas maka dapat disimpulkan bahwa syukur adalah berterimakasih kepada Allah swt atas segala nikmat-Nya.

Demikianlah uraian tentang pengertian syukur dalam Alquran dengan melihat beberapa penafsiran mufasir terhadap ayat yang telah ditentukan sebelumnya.

Macam - macam syukur.

Al-Raghib (tt, 265 ), membagi syukur kepada tiga macam; 
  • Syukr al-Qalb (Syukur hati) 
  • Syukr al-Lisân (Syukur lidah) 
  • Syukr sâiri al-Jawârih (Syukur semua anggota badan).
Macam - Macam Syukur menurut Ulama Tasawuf.

Adapun Ulama tasawuf terdahulu, mereka membagi-bagi syukur itu atas tiga bagian yaitu:

1. Syukur qalbi atau Syukur dalam Hati

Dilakukan dengan mengingat- ingat ni'mat atau meng- gambarkan ni'mat yang telah diberikan Allâh dengan perasaan hati. Misalnya dulu tidak punya apa-apa sekarang punya kekayaan, dulu tidak bekerja sekarang dapat pekerjaan, dulu sakit-sakitan sekarang ada dalam kesehatan, kita cukup sandang dan pangan sementara orang lain hidup dalam kesulitan. Dengan demikian akan muncul perasaan hati untuk lebih bersyukur kepada pemberi ni'mat. Al-Maraghi (I:29) menyebutkan, syukur dengan hati itu dengan melahirkan ketulusan, kemurnian hati dan rasa cinta kita pada Allâh (al- Nashu wa al-Mahabbah).

Syukur hati yaitu menggambarkan dan selalu merasakan Kurnia Allah Swt, kemahamurahan dan anugrah-Nya. Serta merealisasikan perasaan tersebut menjadi perasaan cinta kepada Allah Swt, Kitab suci-Nya dan Rasul Nya. Rasulullah Saw bersabda dalam sebuah hadith yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya:

"Empat perkara, barang siapa diberi keempatnya berarti ia telah mendapatkan kebaikan dunia akhirat: hati yang selalu bersyukur, lisan yang selalu berzikir, diri yang selalu bersabar  menghadapi bala' dan istri yang tidak berkhianat pada dirinya dan pada harta suaminya.” (‘Ash-Shabru wats Tsawabu'alaihi, tilisan Ibnu Abi Dunya hal. 36.)

2. Syukur Lidah atau Syukur dengan Lisan.

Adapun syukur dengan lisan adalah penilaian hati, getaran hati yang menjalar kepada anggota badan melalui mulutnya yang senantiasa basah, memuji nikmat-Nya dan menyebut nama Allah Swtberupa wirid dan dzikir seperti tahmid, takbir, tasbih dan bentuk puji-pujian yang lain terhadap Allah Swt. Termasuk dalam katagori syukur pada lisan ini ialah seorang yang sentiasa memuji-muji nikmat Allah di hadapan manusia lainya, mengajak manusia untuk sama-sama bersyukur dan menzhohirkan kesyukuran itu melalui ibadat dan majlis-majlis ilmu yang bertujuan untuk mengajak manusia supaya taat dan patuh kepada Allah Swt.

Yaitu bentuk syukur yang diucapkan dengan lisan, baik kepada Allâh, juga kepada sesama manusia. Syukur lisan kepada Allâh antara lain kita mengucapkan kalimat al- Hamdulillah. Ibnu Abbas menyebutkan al-Hamdulillah adalah kalimat syukur, jika hamba menyebut al-Hamdulillah, Allâh Swt berfirman, Syakaranî 'Abdî. Pada kesempatan lain Ia mengatakan al-Hamdu adalah al- Syukru dan al-Iqrâru bini'amihi wa hidâyatihi. Dan Jalaludin al- Suyuthi (I:30) mengutif riwayat Ibnu Jarir dan al-Hâkim, menyebutkan hadits Nabi Saw, "Rasulullah Saw bersabda, apabila kalian mengucapkan "al- Hamdulillahi Rabbil 'Alamin" dengan demikian engkau telah bersyukur kepada Allâh dan Dia akan menambah ni'mat-Nya" Dan syukur lisan kepada sesama manusia dilakukan dengan mengucapkan kata-kata pujian, kata yang baik (al-Madhu-Al- Tsana`u) terhadap orang yang berbuat ihsan (baik), sebagai ungkapan rasa syukur (Al- Maraghi, I:29)

3. Syukur dengan Seluruh Anggota Tubuh.


Selanjutnya yang termasuk dengan bersyukur pada seluruh anggota adalah kita telah menyadari bahwa seluruh anggota badan, jiwa dan raga milik Allah Swt semata. Kemudian kita menggunakan dan memakainya untuk hal-hal kebaikan juga. Dari mulai mata, telinga, tangan, kaki, mulut dan sebagainya itu semua milik AllahSwt dan kita harus menggunakannya untuk keridhoan Allah Swt juga. Itulah tadi bentuk-bentuk kesyukuran, maka hendaknya kita untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Swt yakni dengan terus memuji, baik itu dengan hati, lisan ataupun anggota badan. Maka syukur nikmat bisa berarti bahwa kita sentiasa ingat, sadar, memahami, mengerti, mengucapkan, melaksanakan dan senantiasa memandang kepada Yang Memberi Nikmat yaitu Allah Swt.  

Sahabat bacaan madani yang di rahmati Allah Swt. Inilah salah satu sikap dari orang yang beriman. Mereka menyadari kelemahan mereka, di hadapan Allah, mereka memanjatkan syukur dengan rendah diri atas setiap nikmat yang diterima. Bukan hanya kekayaan dan harta benda yang disyukuri. Karena orang-orang yang beriman mengetahui bahwa Allah adalah Pemilik segala sesuatu, mereka juga bersyukur atas kesehatan, keindahan, ilmu, hikmah, kepahaman, wawasan, dan kekuatan yang dikaruniakan kepada mereka. Mereka bersyukur karena telah dibimbing dalam kebenaran. Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang bersyukur. Aamiin.

Dilakukan dengan membalas ni'mat atau kebaikan dengan kepatutan atau kepantasan yang layak. Syukur Jawarih kepada Allâh, dilakukan dengan membalas ni'mat Allâh dengan ibadah kepada Allâh. Untuk itu Ibnu al-Mundzir dalam al-Suyuthi (I:31) menyebutkan, "Shalat itu adalah syukur, shaum juga syukur, seluruh kebaikan yang dilakukan atas dasar karena Allâh itu adalah syukur."