Home » » Paragraf Eksposisi, Pengertian dan Ciri - Ciri serta Contoh - Contoh Paragraf Eksposisi, Exposition Paragraph.

Paragraf Eksposisi, Pengertian dan Ciri - Ciri serta Contoh - Contoh Paragraf Eksposisi, Exposition Paragraph.

Posted by berbagaireviews.com on 13 Desember 2017

Pengertian paragraf eksposisi dan contoh - contoh paragraf eksposisi - berbagaireviews.com


Pengertian Paragraf Eksposisi

Eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.

 Teks eksposisi yaitu sebuah paragraf atau karangan yang di dalamnya mengandung sejumlah informasi yang isi dari paragraph tersebut ditulis dengan tujuan untuk menjabarkan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, padat dan akurat.

paragraf eksposisi adalah suatu paragraf yang mengadung penjelasan penjelasan (explanation), informasi (information) ataupun pengetahuan yang berhubungan dengan topik yang ingin penulis sampaikan dalam bentuk tulisan. Seperti umumnya, penggunaan paragraf eksposisi berfungsi  dalam menginformasikan atau memberikan pengetahuan kepada para pembacanya sehingga mereka mendapatkan informasi atau pengetahuan sejelas jelasnya.

Ciri ciri paragraf Eksposisi
  • Apabila anda mendapatkan paragraf eksposisi, dibutuhkan pengetahuan tentang ciri ciri paragraf eksposisi.
  • Berikut beberapa ciri ciri paragraf eksposisi (paragraph exposition):
  • Dalam paragraf eksposisi (paragraph exposition) terdapat adanya pengertian mengenai istilah dari suatu topik pembahasan.
  • Paragraf eksposisi memiliki sifat memberikan informasi dengan para pembacanya.
  • Paragraf eksposisi memiliki tujuan utama sesuai sifatnya informasi, sehingga dia juga bersifat objektif dan netral. Paragraf eksposisi tidak memiliki unsur yang bersifat persuasif atau mengajak ataupun memengaruhi pembaca.
  • Agar penjelasan atau informasi yang disampaikan memiliki kekuatan dan dapat dipercaya pembaca, paragraf eksposisi memberikan data data yang akurat dan dari sumber yang terpercaya  pula.
  • Seorang penulis yang membuat teks paragraf eksposisi (paragraph exposition) yang baik pertanyaan apa, mengapa, siapa, di mana, kapan, dan bagaimana paragraf eksposisi.
  • Gaya informasinya persuasif atau mengajak
  • Penyampaian teksnya secara jelas, lugas dan menggunakan bahasa yang baku
  • Menjabarkan informasi-informasi pengetahuan
  • Bersifat tidak memihak yang artinya tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya
  • Teks Eksposisi bersifat netral dan objektif
  • Penjelasannya disertai data-data yang akurat dan terpercaya
  • Menyajikan sebuah fakta yang digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusi

Struktur Teks Eksposisi.

Tesis atau Pernyataan Pendapat.
  • Tesis adalah suatu bagian yang mempunyai isi berupa sudut pandang dari penulis terhadap setiap masalah yang akan dibahas topiknya.
  • Sebuah tesis pasti berdasarkan dari suatu bentuk pernyataan yang nantinya akan diperkuat dengan sebuah argumen.
  • Bagian ini sangatlah penting untuk menyusun contoh teks eksposisi dan biasanya muncul di awal teks eksposisi walaupun ada kemungkinan kita bisa menjumpainya di bagian akhir.
Argumentasi
  • Argumentasi adalah suatu bentuk alasan atau bukti yang digunakan dalam mengokohkan atau memperkuat pendapat dalam sebuah tesis, walaupun pada prakteknya argumentasi dapat digunakan untuk menyanggah bahkan menolak sebuah pernyataan.
  • Argumentasi dapat berupa pernyataan umum atau berupa data dari hasil penelitian para ahli yang sumbernya dapat dipercaya.
Penegasan Ulang Pendapat.
  • Bagian ini merupakan sebuah kesimpulan yang menegaskan kembali dari tesis yang dibicarakan di awal teks eksposisi dan penguat argumentasi yang ditunjang oleh fakta.
Poin - poin penting dalam paragraf/karangan eksposisi

Contoh topik
  • Data faktual, yaitu suatu kondisi yang benar-benar terjadi, ada, dan dapat bersifat historis tentang bagaimana suatu alat bekerja, bagaimana suatu peristiwa terjadi, dan sebagainya
  • Suatu analisis atau penafsiran objektif terhadap seperangkat fakta.
  • Fakta tentang seseorang yang berpegang teguh pada suatu pendirian
Contoh urutan analisis
  • Urutan kronologis/proses, biasanya memaparkan proses, yaitu memberi penjelasan tentang bekerjanya sesuatu atau terjadinya suatu peristiwa
  • Urutan fungsional
  • Urutan atau analisis sebab akibat
  • Analisis perbandingan
Langkah-langkah penulisan
  • Menentukan tema
  • Menentukan tujuan karangan
  • Memilih data yang sesuai dengan tema
  • Membuat kerangka karangan
  • Mengembangkan kerangka menjadi karangan
Langkah-langkah Menyusun Paragraf Proses Pola pengembangan karangan eksposisi bisa bermacam-macam, di antaranya pola pengembangan proses. Paragraf proses itu menyangkut jawaban atas pertanyaan bagaimana bekerjanya, bagaimana mengerjakan hal itu (membuat hal ini), bagaimana barang itu disusun, bagaimana hal itu terjadi. Berikut langkah penulisannya :
  • Penulis harus mengetahui perincian secara menyeluruh.
  • Membagi perincian atas tahap tahap kejadiannya. Bila tahap-tahap kejadian ini berlangsung dalam waktu yang berlainan, penulis harus memisahkan dan mengurutkannya secara kronologis.

Kaidah Teks Eksposisi.

Unsur kebahasaan yaitu bagian-bagian yang menyusun teks eksposisi. Unsur kebahasaan yang ada pada teks eksposisi diantaranya adalah pronomina, konjungsi dan kata leksikal.

Pronomina.

Pronomina yaitu kata ganti orang yang dapat digunakan terutama pada saat pernyataan pendapat pribadi diungkapkan. Pronomina dapat dikelompokkan menjadi dua bagian:

Jenis Pronomina
  • Pronomina Persona (kata ganti orang) yakni persona tunggal. Misalnya: Ia, Dia, Anda, Kamu, Aku, Saudara, -nya, -mu, -ku, si-. Dan pesona jamak contohnya seperti: Kita, Kami, Kalian, Mereka, Hadirin, Para.
  • Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yakni pronomina penunjuk, misalnya adalah : Ini, Itu, Sini, Situ, Sana. Dan pronomina penanya, misalnya: Apa, Mana dan Siapa.
  • Konjungsi
  • Konjungsi atau kata penghubung digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi. Berikut ini adalah jenis konjungsi yang dapat kita jumpai dalam teks eksposisi:

Jenis Konjungsi
  • Konjungsi waktu: sebelum, setelah itu, kemudian sesudah, setelah, lalu
  • Konjungsi gabungan: dengan serta, dan,
  • Konjungsi pembatasan: asal, selain kecuali
  • Konjungsi tujuan: supaya, agar, untuk
  • Konjungsi persyaratan: asalkan, bilamana, apabila jika, jikalau, apabila, bila
  • Konjungsi perincian: adalah, yaitu, antara lain, yakni, ialah
  • Konjungsi sebab-akibat: akibat, akibatnya, sehingga, karena, sebab
  • Konjungsi pertentangan: namun, melainkan, sedangkan, akan tetapi, tetapi
  • Konjungsi pilihan: atau
  • Konjungsi penguatan/penegasan: hanya, lagi pula, itu pun, apalagi, bahkan
  • Konjungsi penjelasan: bahwa
  • Konjungsi perbandingan: serupa, ibarat, bagai, seperti,
  • Konjungsi penyimpulan: jadi, dengan demikian oleh sebab itu, oleh karena itu

Kata Leksikal

Nomina: kata yang mengacu pada benda, baik berupa benda nyata ataupun abstrak.
Verba: kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses atau keadaan yang bukan sifat.
Adjektiv: kata yang digunakani untuk menggambarkan sifat atau keadaan orang, benda dan binatang.
Adverbia: kata yang melengkapi atau memaparkan informasi berupa keterangan tempat, waktu, suasana, alat, cara dan lain sebagainya.

Jenis dan Contoh Paragraf Eksposisi.

Paragraf eksposisi memiliki beberapa jenis, diantaranya adalah paragraf eksposis definisi, proses, klasifikasi, ilustrasi, perbandingan, dan pertentangan, dan eksposisi laporan.

Berikut ini adalah contoh  –  contoh paragraf eksposisi

1. Eksposisi Definisi

Eksposisi ini menyampaikan informasi yang berupa definisi atau pengertian dari suatu hal.

Contoh

Hewan karnivora adalah jenis hewan pemakan daging. Hewan – hewan jenis ini memiliki ciri – ciri gigi yang sangat tajam dan rahang yang sangat kuat. Gigi dan rahang itu digunakan untuk mengoyak – ngoyak daging mangsanya. Hewan yang masuk ke dalam kelas ini diantaranya adalah harimau, singa, buaya, beruang, dan lain – lain.

2. Eksposisi Proses

Ekpsosisi ini menyampaikan sebuah informasi yang berupa proses dari suatu hal.

Contoh

Air di dunia ini memiliki jumlah yang tetap. Mereka mengalami sebuah proses yang disebut dengan siklus hidrologi. Siklus ini dimulai dengan air dipermukaan yang dipanaskan oleh matahari akan menguap dan menjadi awan di langit. Awan – awan tersebut diterbangkan oleh angin ke segala arah dan kemudian menjadi jenuh. Ketika awan – awan tersebut jenuh, maka awan tersebut menjadi sebuah hujan sehingga air kembali lagi ke permukaan bumi.

3. Eksposisi Klasifikasi

Eksposisi ini menyampaikan informasi yang berupa klasifikasi suatu benda atau hal tertentu.

Contoh

Berdasarkan pola pengembangan gagasan utamanya, paragraf diklasifikasikan ke dalam tiga jenis, yaitu paragraf deduktif, induktif, dan campuran. Paragraf deduktif adalah paragraf yang memiliki pola umum – khusus. Artinya paragraf ini diawali dengan hal yang umum kemudian dikembangkan dengan hal-hal khusus. Jenis paragraf yang kedua adalah paragraf induktif. Paragraf ini memiliki pola khusus – umum. Artinya paragraf ini diawali dengan hal – hal khsusus terlebih dahulu dan kemudian disimpulkan menjadi hal yang umum pada bagian akhir paragraf. Jenis paragraf yang terakhir adalah paragraf campuran. Paragraf jenis ini adalah gabungan dari paragraf deduktif dan induktif dan memiliki pola umum – khusus – umum.

4. Eksposisi Ilustrasi

Eksposisi ini menyampaikan sebuah informasi yang merupakan ilustarasi sebuah hal.

Contoh

Menjalani rumah tangga ibarat seperti menahkodai sebuah kapal di tengah – tengah lautan. Kapal di tengah lautan kadang kala menghadapi ombak – ombak yang menerjang. Begitu juga dengan menjalani rumah tangga yang akan menghadapi beberapa cobaan di dalamnya. Jika kita tidak sigap, maka rumah tangga akan hancur seperti kapal yang karam terbawa ombak.

5. Eksposisi Perbandingan dan Pertentangan

Eksposisi ini menyampaikan informasinya dengan cara membandingkan atau mempertentangkan suatu hal.

Contoh

Gandum merupakan alternative terbaik pengganti nasi. Di dalam gandum terkandung vitamin dan mineral yang tinggi. Selain itu, kadar gula yang ada di dalam gandum lebih sedikit dengan kandungan gula yang ada pada nasi. Oleh karena itu, gandum sangat baik untuk menjadi makanan pokok pengganti nasi bagi para penderita diabetes.

6. Ekpsosisi Laporan

Eksposisi ini menyampaikan sebuah berita yang merupakan laporan dari suatu perjalanan atau penelitian, dan lain sebagainya.

Contoh

Pantai parang tritis sangat menarik untuk dikunjungi. Hal ini terbukti ketika kami berkunjung ke sana sekitar beberapa minggu yang lalu. Ketika kami turun dari bus, kami sudah disuguhi dengan suatu karya yang sangat menakjubkan yaitu pemandangan lautan lepas yang sangat indah. Kemudian kami pula dimanjakan dengan beberapa fasilitas yang cukup mendukung. Oleh karena itu, pantai ini menjadi pilihan terbaik untuk berlibur.

Thanks for reading & sharing berbagaireviews.com

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Posting Komentar

Search

Translate

subscribe

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Follow by Email

Facebook  Twitter  Google+  RSS Feed

RSS

Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.