Pengertian Seni Lukis dan Prosedur atau Langkah - Langkah Dalam Melukis, Art Painting. | Berbagai Reviews

Kumpulan Artikel Pendidikan Pengetahuan dan Wawasan Dunia

Rabu, Oktober 03, 2018

Pengertian Seni Lukis dan Prosedur atau Langkah - Langkah Dalam Melukis, Art Painting.

| Rabu, Oktober 03, 2018

Pengertian seni lukis dan Langkah - Langkah / Prosedur dalam melukis - berbagaireviews.com


Pengertian Seni Lukis.

1. Seni lukis Zaman Abad 19

Siapa pelukis pertama di Indonesia yang menganut aliran naturalisme? Adalah Raden Syarif Bustaman ( 1807 – 1880) hasil karyanya yang terkenal adalah: “Hutan Terbakar”, “Sahabat setia”, dan juga “Antara Hidup dan Mati”

2. Seni Lukis Zaman Taman Siswa.

Taukah anda bahwa perguruan taman siswa pernah mengadakan pameran seni lukis yang merupakan hasil karya dari para siswa. Peristiwa ini dapat dipandang sebagai hal yang penting dalam perkembangan seni lukis di nusantara.

3. Seni Lukis Zaman PERSAGI.

Yang dimaksud dengan PERSAGI adalah singkatan dari Persatuan Ahli Gambar Indonesia yang didirikan pada tahun 1937. Tujuan utamanya adalah membina dan mengembangkan seni lukis di Indonesia dengan mencari corak baru yang sesuai dengan kepribadian bangsa. Pendirinya adalah Agus Jayasumitra dan S. Sujoyono yang didukung oleh beberapa pelukis seperti Otto Jaya Suntara, L.Setiyoso, Saptarita Latif, Emiria Sunarsa, Sudiryo dan lain lain.

Seni lukis adalah hasil karya yang diciptakan dengan menggunakan media yang menggunakan titik, garis, bidang, warna, tekstur, volume, dan ruang dalam bidang dua dimensi. Dalam senam lukis dikenal bermacam-macam aliran. Ada beberapa langkah yang harus ditempuh oleh seorang pelukis dalam membuat gambar (melukis).

Langkah - Langkah / Prosedur dalam Melukis.

 
Berikut langkah - langkah dalam melukis :

1. Memunculkan Gagasan.

Untuk memunculkan gagasan kreatif, dapat ditempuh dengan cara :
  • Mempelajari atau membaca buku,
  • Melihat film-film dokumenter tentang lukisan,
  • Mengunjungi kegiatan pameran atau museum,
  • Melihat objek secara langsung, dan
  • Mengembangan imajinasi.

2. Memilih Bahan.

Setelah terbentuk/muncul gagasan kreatif tersebut, langkah selanjutnya adalah memilih bahan yang akan digunakan, misalnya :
  • Menggunakan kertas gambar/karton dan pastel,
  • Menggunakan kertas gambar/karton dan spidol,
  • Menggunakan kertas gambar dan cat air,
  • Menggunakan kertas gambar dan cat aklirik, dan
  • Menggunakan kain kanvas yang dibentangkan/bingkai dan cat minyak.
3. Menentukan Teknik.

Ada beberapa teknik yang dapat digunakan dalam melukis, diantaranya :
  • Teknik transparan warna (warna tipis),
  • Teknik plakat warna (tebal),
  • Teknik goresan ekspresif dengan menggunakan jari atau palet,
  • Teknik tebal dan bertekstur (bertekstur warna), dan
  • Teknik timbul.
4. Membuat Sketsa.

Setelah bahan dapat ditentukan, langkah selanjutnya adalah membuat sketsa gambar. Yang dimaksud sketsa adalah gambar awal yang akan dibuat lukisan. Sketsa inilah yang nantinya diselesaikan menjadi sebuah lukisan yang sempurna.

5. Menyempurnakan Lukisan.

Tahap melukis yang terakhir adalah menyempurnakan /menyelesaikan sketsa yang telah dibuat yaitu dengan cara :
  • Mewarnai sketsa dengan goresan tipis pada objek pokok (positif) dan latar belakangnya (negatif)
  • Menyempurnakan lukisan dengan kontur, penyinaran (spot light), penegasan, dan penentuan gelap terang.
  • Proses melukis dengan menggunakan bahan yang satu dengan yang lainnya tidak sama, demikian pula dengan teknik yang digunakan. Seperti melukis dengan cat air, melukis dengan pastel, dan melukis dengan cat minyak, semua itu mempunyai teknik yang berbeda dalam proses melukisnya.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar