Various Reviews Knowledge and Education

27 November 2019

Teks Ulasan, Pengertian, Ciri - Ciri, Struktur, Kaidah, Jenis - Jenis dan Contoh Teks Ulasan.

| 27 November 2019
Pengertian teks ulasan dan jenis - jenis serta contoh teks ulasan



Bicara tentang teks ulasan maupun yang disebut dengan resensi merupakan teks ulasan yang isinya terkait ulasan, penilaian atau review pada suatu karya film ataupun drama. Disaat anda mengulas film maupun drama, sebaiknya anda harus bersikap kritis supaya bisa berkontribusi untuk kemajuan drama ataupun film yang di ulas. Didalam teks ulasan ada tujuan, ciri ciri sturuktur dan lainnya.


Pengertian Teks Ulasan

Teks ulasan adalah suatu teks yang berisi ulasan, penilaian atau review terhadap suatu karya seperti film, drama, atau sebuah buku. Teks ulasan disebut juga dengan resensi. Ketika mengulas suatu karya, pengulas harus bersikap kritis agar hasil ulasannya dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan karya tersebut.

Ulasan juga dapat disebut review. Ulasan pada umumnya ditulis dalam bentuk artikel, sehingga teks ulasan juga dapat disebut artikel ulasan, Ulasan merupakan teks yang berfungsi untuk menimbang, menilai, dan mengajukan kritik terhadap karya atau peristiwa yang diulas tersebut (Gerot & Wignell, 1994; Hyland & Diani, 2009 ).


Tujuan Teks Ulasan

Teks ulasan memiliki beberapa tujuan, yaitu:
  • Menunjukkan pandangan atau penilaian penulis resensi terhadap suatu karya
  • Memberikan informsi kepada publik tentang kelayakan yang dimiliki suatu karya
  • Membantu pembaca untuk mengetahui isi suatu karya
  • Memberikan informasi kepada pembaca tentang kelebihan dan kekurangan karya yang diulas atau diresensi
  • Mengetahui perbandingan karyaa tersebut dengan karya lain yang sejenis
  • Memberikan informasi yang komprehensif tentang suatu karya.
  • Memberi tahu dan mengajak pembaca untuk merenungkan, memikirkan dan mendiskusikan masalah yang terdapat dalam suatu karya.
  • Memberikan pertimbangan pada pembaca apakah suatu karya tersebut pantas untuk dinikmati atau tidak.
  • Memudahkan pembaca dalam memahami hubungan suatu karya dengan karya lain yang serupa.
  • Memberikan pertimbangan bagi pembaca sebelum memutuskan untuk memilih, membeli dan menikmati suatu karya.


Ciri - Ciri Teks Ulasan

Teks ulasan atau resensi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  • Strukturnya terdiri atas orientasi, tafsiran, evaluasi dan rangkuman.
  • Memuat informasi berdasarkan pandangan atau opini penulis mengenai suatu karya atau produk.
  • Opininya berdasarkan fakta yang di interpretasikan
  • Memiliki nama lain yaitu resensi.


Struktur Teks Ulasan

Struktur teks ulasan merupakan susunan yang membangun sebuah teks ulasan sehingga menjadi suatu teks yang utuh. Struktur teks ulasan terdiri dari beberapa hal berikut:

Orientasi
Orientasi merupakan bagian pertama yang menjelaskan tentang gambaran umum sebuah karya baik film, drama maupun sebuah buku yang akan diulas. Bagian orientasi memberikan penjelasan kepada pembaca mengenai apa yang akan diulas.

Tafsiran
Tafsiran merupakan bagian yang berisi penjelasan detail mengenai sebuah karya yang diulas, misalnya berisi tentang bagian-bagian suatu karya, keunikan, keunggulan, kualitas, dsb.

Evaluasi
Evaluasi merupakan bagian yang berisi pandangan dari pengulas mengenai hasil karya yang diulas. Evaluasi dilakukan setelah pengulas melakukan tafsiran secara cukup terhadap hasil karya tersebut. Pada bagian evaluasi ini pengulas akan menyebutkan bagian yang bernilai atau kelebihan dari karya tersebut. Ataupun bagian yang kurang bernilai atau kekurangan dari karya tersebut.

Rangkuman
Rangkuman merupakan bagian yang berisi kesimpulan dari ulasan terhadap suatu karya. Bagian ini juga memuat komentar penulis apakah hasil karya tersebut berkualitas atau tidak untuk ditonton atau dibaca.


Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

Teks ulasan yang baik harus disusun sesuai dengan struktur teks dan menggunakan kaidah kebahasaan, termasuk kaidah ejaan. Berikut ini adalah contoh kaidah kebahasaan dalam ulasan teks film atau drama:

Istilah
Istilah adalah kata atau gabungan kata yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Istilah khusus adalah istilah yang digunakan untuk bidang tertentu dan pemakainnya hanya dipahami oleh orang berkecimpung dalam bidang tersebut. 
Contoh :
  • Istilah umum  : film, ikan, bunga.
  • Istilah khusus : komedi, gurame, mawar.


Sinonim dan Antonim
  • Sinonim adalah kata yang memiliki bentuk yang berbeda, tetapi memiliki arti atau pengertian yang sama atau mirip. Contoh: “Obrolan orang itu mirip dengan dialogdalam film Romeo dan Juliet.”
  • Antonim adalah kata yang artinya berlawanan satu dengan yang lain. Contoh: “besar atau kecil bukanlah jaminan barang itu berharga atau tidak.”

Nomina
Nomina atau kata benda adalah kelas kata yang menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda atau segala yang dibedakan. Kata benda dibagi menjadi dua jenis, yaitu kata benda konkret seperti meja, buku, danbola serta kata benda abstrak, seperti pikiran dan angin.
Nomina juga dibedakan menjadi dua, yakni Nomina Dasar dan Nomina Turunan. 
Contoh :
  • Nomina Dasar : Rumah | Jalan
  • Nomina Turunan : Perumahan | Jalanan
  • Imbuhan : Pe – an | -an


Verba / Kata Kerja
  • Verba Aktif adalah verba yang subjeknya berperan sebagai pelaku atau menunjukkan tindakan atau perbuatan. Contoh: “Putra memelihara ikan gurame.
  • Verba Pasif adalah verba yang subjeknya berperan sebagai penderita, sasaran tindakan, atau hasil. Contoh: “Film horor kini banyak disiarkan televisi indonesia.”


Pronomina
Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. 
Contoh:
  • Kata ganti orang : saudara, bapak, ibu, nyonya, tuan, ia, dia
  • Kata ganti pemilik : ku-, mu-, -nya
  • Kata ganti petunjuk : ini, itu
  • Kata ganti penghubung : yang
  • Kata ganti tak tentu : siapa, barag siapa, sesuatu, masing-masing


Konjungsi
Konjungsi adalah kata tugas atau kata penghubung yang berfungsi menghubungkan dua buah klausa, kalimat, atau paragraf. Konjungsi yang sering digunakan dalam ulasan film atau drama umumnya, berupa:

Konjungsi Koordinatif. Contoh: dan, atau, tetapi
  • Konjungsi Subordinatif. Contoh: jika, agar, meskipun, alih-alih, sebagai, sebab, karena, maka, sesudah, sebelum, sementara
  • Konjungsi Korelatif. Contoh: baik … maupun … | bukan … melainkan … | tidak hanya … tetapi …
  • Konjungsi AntarKalimat. Contoh: sebaliknya, di samping itu, selanjutnya

Preposisi
Preposis adalah kata tugas yang berfungsi sebagai unsur pembentuk frasa preposisional.
Contoh : di, ke, dari, pada, daripada, dengan, secara, tanpa, bagi.

Artikel
Artikel adalah kata tugas yang membatasi makna jumlah nomina.
Contoh: si, sang

Kalimat Simpleks dan Kompleks
  • Kalimat Simpleks adalah kalimat yang memiliki suatu verba utama.
  • Contoh: “Sinetron pangeran banyak digemari kawula muda.”
  • Kalimat Kompleks adalah kalimat yang memiliki dua verba utama atau lebih.
  • Contoh: “Sci-Fi adalah jenis film imajinasi pengetahuan yang dikembangkan untukmendapatkan dasar pembuatan alur film yang menitikberatkan pada penelitian dan penemuan biologi.”


10. Menggunakan ungkapan perbandingan (persamaan/perbedaan)

Contohnya : daripada, sebagaimana, demikian halnya, berbeda dengam, seperti, seperti halnya, serupa dengan, dan sebagainya.

11. Menggunakan kata kerja material dan kata kerja relasional

Kata kerja material yaitu kata kerja yang menyatakan kegiatan fisik/proses. Misalnya : makan, minum, membawa, berbicara, melamun, bertepuk tangan, mendengarkan, menunggu, melebur, memukul, bertanya, dan lainnya. Kata kerja relasional adalah kata kerja yang berfungsi untuk membentuk predikat nominal (kata-kata kopulatif) dan dapat juga membantu memperjelas predikat (kata kerja bantu).
  • Contoh kata kerja relasional sebagai kopulatif : bernama, disebut, jadi/menjadi, merupakan, adalah, ialah, yaitu, yakni, dan sebagainya. 
  • Contoh kata kerja relasional sebagai kata bantu : pasti, harus/perlu/wajib, jadi, mungkin,  boleh, harap, bisa, hendak/ingin/mau/akan, dapat/bisa, ada, dan sebagainya.


Jenis - Jenis Teks Ulasan

Teks ulasan berdasarkan isinya dibagi menjadi beberapa jenis:

Teks ulasan informatif

Teks ulasan jenis ini berisi gambaran singkat, padat, dan umum suatu karya. Resensi jenis ini tidak menyampaikan isi karya secara keseluruhan, namun hanya memaparkan bagian yang penting saja dan menekankan pada kelebihan dan kekurangan karya tersebut.

Teks ulasan deskriptif

Resensi jenis ini berisi gambaran detail pada tiap bagian suatu karya. Teks ulasan ini biasanya dilakukan pada suatu karya fiksi untuk mendapat gambaran jelas tentang manfaat, pentingnya informasi, dan kekuatan argumentatif yang dituangkan penulis pada sebuah karya.

Teks ulasan kritis

Resensi jenis ini berisi ulasan suatu karya secara terperinci dengan mengacu pada metode atau pendekatan ilmu pengetahuan tertentu. Teks ulasan ditulis secara objektif dan kritis bukan berdasar pandangan subyektif dari penulis resensi. Contoh: Resensi terhadap novel dengan menggunakan pendekatan sosiologi.


Contoh Teks Ulasan 

Novel Perahu Kertas


Novel Perahu Kertas


Orientasi

Perahu Kertas merupakan sebuah film yang diangkat dari novel best seller karya Dewi ‘Dee’ Lestari. Kisah tentang kejujuran hati, keterbukaan perasaan, tapi terhalang oleh perasaan yang lain. Perasaan-perasaan yang tumbuh tanpa cinta, saling membohongi, dan saling berpura-pura. Dibintangi oleh Maudy Ayunda sebagai Kugy, Adipati Dolken sebagai Keenan, Reza Rahadian sebagai Remi, Elyzia Mulachela sebagai Luhde, dan Kimberly Ryder sebagai Wanda. Perahu Kertas disutradarai oleh Hanung Bramantyo, salah seorang sutradara film Indonesia yang dikenal seringkali mampu memadukan unsur kualitas dengan nilai jual komersial pada setiap karyanya.

Isi

Perahu Kertas mengisahkan pasang surut hubungan dua anak manusia, yaitu Kugy (Maudy Ayunda) dan Keenan (Adipati Dolken). Kugy sendiri diperkenalkan kepada Keenan oleh dua sahabatnya, Noni (Sylvia Fully R) dan Eko (Fauzan Smith), ketika mereka menjemput Keenan sepulangnya pemuda tersebut dari masa belajarnya di negara Belanda. Kisah cinta Kugy dan Keenan tidak lantas berjalan dengan mulus.
Ketika pertama kali bertemu, Kugy sedang menjalin kasih dengan Ojos (Dion Wiyoko), pria tampan yang telah ia pacari semenjak masa Sekolah Menengah Atas. Keenan sendiri juga sempat dekat dengan seorang gadis cantik bernama Wanda (Kimberly Ryder). Kugy dan Keenan sama-sama saling menyukai. Keduanya mungkin sama-sama menyadari hal itu. Namun keduanya tidak pernah benar-benar saling menyatakan perasaannya. Kisah bermula ketika mereka berdua kuliah di Bandung. Kugy, yang bercita-cita ingin menjadi penulis dongeng, kuliah di Fakultas Sastra.

          Kugy adalah seorang gadis tomboy, periang, dan yang percaya bahwa dirinya adalah agen Dewa Neptunus. Kugy selalu memiliki “ritual” unik, yaitu menulis setiap curahan hatinya ke selembar kertas, yang lalu dibuatnya menjadi perahu untuk kemudian dihanyutkan ke air. Meskipun sekilas dia gadis periang yang ceroboh, namun dia memiliki pemikiran yang dewasa.

Keenan, pelukis muda berbakat, dipaksa untuk kuliah di Fakultas Ekonomi oleh ayahnya. Bersama dengan sahabat Kugy sejak kecil, Noni (Sylvia Fully R), serta pacar Noni, yakni Eko (Fauzan Smith), yang juga adalah sepupu Keenan, mereka berempat menjadi geng kompak.

Dari yang semula saling mengagumi, Kugy dan Keenan diam- diam saling jatuh cinta.
Tapi berbagai hal menghalangi mereka. Tak hanya itu, persahabatan Kugy dan Noni pecah ketika Kugy tidak datang pada pesta ulang tahun Noni yang diadakan di rumah Wanda demi menjaga hatinya.

Keenan akhirnya pergi ke rumah Pak Wayan (Tyo Pakusadewo), seorang pelukis teman lama Lena, sekaligus mentor Keenan melukis. Dalam suasana hati yang gundah, kreatifitas melukis Keenan buntu, tetapi Luhde (Elyzia Mulachela), keponakan Pak Wayan, berhasil mengembalikan semangat Keenan.

Seorang kolektor langganan galeri Wayan bernama Remi (Reza Rahadian) menjadi pembeli pertama. Ingin cepat meninggalkan Bandung dan lingkungan lamanya, Kugy berjuang untuk lulus cepat. Begitu lulus sidang, kakak Kugy yang bernama Karel (Ben Kasyafani) membantu agar Kugy magang di biro iklan bernama AdVocaDo milik temannya, yaitu Remi. Prestasi kerja Kugy cemerlang, dan menarik perhatian Remi.

Pada tahun 2004, ibu Keenan datang ke Bali menemui Keenan untuk memberitahu kondisi ayahnya yang sedang kritis. Kemudian Keenan memutuskan untuk pulang ke Jakarta dan sebelum pergi, ia berjanji kepada Luhde bahwa ia akan kembali ke Bali setelah ayahnya sembuh.

Di Bandung, Noni dan Eko berkemas, membereskan barang-barang mereka untuk di bawa ke Jakarta. Saat sedang berkemas, Noni menemukan sebuah kotak yang berisi sebuah buku dan surat di dalamnya. Setelah membaca surat tersebut, ia sadar bahwa ternyata Kugy menyukai Keenan, dan itulah alas an mengapa Kugy tidak menghadiri pesta ulang tahunnya. Kemudian mereka pun bergegas pergi ke Jakarta untuk menemui Kugy dan Keenan.

Beberapa tahun kemudian, secara tak sengaja Kugy dan Keenan bertemu lagi di pernikahan Noni dan Eko. Mereka kembali dekat. Dan sekali lagi, hubungan mereka terbatasi oleh cerita-cerita lain, oleh hati Remi dan Luhde. Perahu Kertas ini menggambarkan hubungan Kugy dan Keenan yang lebih dewasa. Bahwa meskipun mereka saling membutuhkan, namun keduanya telah memilih hati orang lain. Mereka harus menjalankan pilihan itu dengan tulus.

Evaluasi

Kelebihan :

Setiap karakter yang hadir di dalam cerita mampu digambarkan dengan cukup baik.
Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari film ini.
Penampilan pemerannya sangat menjiwai karakter yang diperankan.
Film ini sangat bagus dan menarik. Dimana dalam ceritanya mengangkat tema persahabatan.

Kekurangan :

Terdapat salah satu bagian konflik yang terkesan menarik sementara bagian lainnya terasa datar akibat konflik yang muncul dari sisi kehidupan pribadi masing-masing karakter terlalu banyak yang pada akhirnya justru memecah perhatian penonton.
Film ini terbagi menjadi dua season sehingga membuat penonton harus menunggu season berikutnya.
Akhir ceritanya kurang jelas, masih menggantung sehingga menimbulkan rasa penasaran bagi para penontonnya.

Resolusi

Film Perahu Kertas ini memberi pelajaran kepada kita bahwa setiap manusia memiliki takdir hidupnya masing-masing dan usaha keraslah yang mengantar takdir itu ke tangan kita. Oleh karena itu, kita harus menjadi pribadi-pribadi yang percaya diri akan cita-cita yang kita impikan.




Demikianlah artikel yang menjelaskan secara lengkap mengenai Teks Ulasan. Semoga melalui tulisan ini memberikan pemahaman kepada pembaca yang sedang mempelarinya. Mohon maaf jika ada kesalahan dan terima kasih.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar