Pengertian Aliran Seni Lukis Romantisme, Sejarah, Ciri - Ciri, Tokoh, Contoh Aliran Seni Lukis Romantisme, Romanticism. | Berbagai Reviews

Kumpulan Artikel Pendidikan Pengetahuan dan Wawasan Dunia

Rabu, Agustus 07, 2019

Pengertian Aliran Seni Lukis Romantisme, Sejarah, Ciri - Ciri, Tokoh, Contoh Aliran Seni Lukis Romantisme, Romanticism.

| Rabu, Agustus 07, 2019
Aliran seni lukis romantisme - berbagaireviews.com


Romantisme merupakan aliran seni lukis yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan indah dan fantastik. Aliran Romantisme melukiskan tentang suatu hal yang bersifat romance, seperti sebuah tragedi, sejarah maupun pemandangan alam dan menampilkan suatu lukisan dengan fantastik.


Pengertian Aliran Romantisme

Romantisme adalah salah satu aliran seni yang berasal dari Eropa yang memiliki emosi yang kuat dari energi estetika. Kesannya memberikan kesan romantic, takut, mengerikan, takjub terhadap sesuatu.

Adanya unsur narasi yang di tuangkan ke dalam lukisan. Tanpa membaca narasi tersebut orang yang melihat akan tau keindahannya. Pengertian romatisme adalah salah satu seni yang gagasannya narasi di anggap berasal dari abad pertengah. Namun sekarang sudah berkembang sangat pesat.


Sejarah Aliran Romantisme

Romantisisme berasal dari kata Perancis, roman (cerita), dan memang dalam gaya Romantisisme juga mencerminkan adanya pengaruh sastra roman Perancis. Terutama dalam melukiskan cerita-cerita tragedi yang dasyat, kejadian dramatis yang mencekam.


Romantisisme adalah sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual yang berasal dari Eropa Barat abad ke-18 pada masa Revolusi Industri. Gerakan ini sebagian merupakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik dari periode Pencerahan dan reaksi terhadap rasionalisasi terhadap alam, dalam seni dan sastra. Gerakan ini menekankan emosi yang kuat sebagai sumber dari pengalaman estetika, memberikan tekanan baru terhadap emosi-emosi seperti rasa takut, ngeri, dan takjub yang dialami ketika seseorang menghadapi yang sublim dari alam.

Gerakan ini mengangkat seni rakyat, alam dan kebiasaan, serta menganjurkan epistemologi yang didasarkan pada alam, termasuk aktivitas manusia yang dikondisikan oleh alam dalam bentuk bahasa, kebiasaan dan tradisi. Ia dipengaruhi oleh gagasan-gagasan Pencerahan dan mengagungkan medievalisme serta unsur-unsur seni dan narasi yang dianggap berasal dari periode Pertengahan. Nama "romantik" sendiri berasal dari istilah "romans" yaitu narasi heroik prosa atau puitis yang berasal dari sastra Abad Pertengahan dan Romantik.

Ideologi dan kejadian-kejadian sekitar Revolusi Perancis dan Revolusi Industri dianggap telah memengaruhi gerakan ini. Romantisisme mengagungkan keberhasilan-keberhasilan dari apa yang dianggapnya sebagai tokoh-tokoh heroic dan seniman-seniman yang keliru dipahami, dan yang telah mengubah, masyarakat. Ia juga mengesahkan imajinasi individu sebagai otoritas kritis yang memungkinkan kebebasan dari pemahaman klasik tentang bentuk dalam seni. Dalam penyampaian gagasan-gagasannya gerakan ini cenderung untuk kembali kepada apa yang dianggapnya sebagai keniscayaan sejarah dan alam.

Romantisisme merupakan gerakan yang meneruskan Neoklasikisme tetapi sekaligus mereaksi dan menentang klasikisme. Pelopor gerakan Romantisisme adalah Theodore Gericault (1791-1824) dengan salah satu karyanya yang terkenal Rakit Medusa (1818). Sebagai kelanjutan, Romantisisme tetap merupakan gerakan seni yang lari dari kenyataan hidup, menggarap dunia yang ideal dan misterius dengan menggunakan teknik-teknik akademisme yang rasional.

Munculnya Aliran Romantisme adalah menentang aliran seni neoklasikisme yang sudah bertahan puluhan tahun di Perancis, Kaum Romantisme menentang Neoklasikisme dengan berbagai alasan, yaitu :
  • Neoklasik terlalu rasional dalam berkarya;
  • Neoklasik menampilkan tema-tema cerita klasik sebagai cermin kehidupan bangsawan;
  • Neoklasik tidak menonjolkan peranan unsur pribadi.
Sedangkan kaum Romantisisme justru sebaliknya :
  • Romantisisme berkarya melalui pendekatan emosional;
  • Romantisisme lebih banyak menampilkan tema-tema kehidupan dunia misteri, cerita roman, tema yang eksotik (cerita dari negeri China, Islam, Afrika);
  • Romantisisme menonjolkan peranan perasaan pribadi seniman, misalnya dalam segi komposisi yang dinamis (diagonal) dan unsur warna dengan gelap terang yang didramatisir.

Ciri - Ciri Romantisme

Berikut ini adalah ciri-ciri romantisme:

Lukisan mengandung cerita yang dahsyat dan emosional
Seperti di atas sudah di jelaskan bahwa mengandung cerita yang dasyat. Lukisan aliran romantisme ini memiliki narasi yang tidak biasa. Narasi tersebut di tuangkan dalam lukisan yang aliran romantisme.

Penuh gerak dan dinamis

Yang di maksud dengan penuh gerak dan dinamis adalah bisa berubah berubah. Tidak bisa di tebak bagaimana bentuk dari lukisan tersebut.

Warna bersifat kontras dan meriah

Selain dinamis warna bersifat kontras dan meriah tetapi selaras antara objek dengan objek lainnya. Earna yang di gunakan cukup terang dan meriah, sehingga suasananya hidup.

Pengaturan komposisi dinamis

Komposisi di dalam sebuah lukisan dinamis. Banyak sekali yang dapat di ekspor lebih luas lagi dan menggunakan imajinasi otak sendiri.

Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan

Seperti yang sudah di bahas di atas lukisan ini dapat menyentuh hati seseorang ketika melihat lukisan tersebut. Tanpa menjelaskan makna lukisan tersebut.

Kedahsyatan melebihi kenyataan

Yang di maksud kedasyatan melebihi kenyataan adalah imajinasi si pelukis membuat karya melebih ekspetasi dari alam. Sehingga lukisan terlihat lehih ekspresif.


Hal - Hal Yang Mempengaruhi Romantisme

Berikut merupakan tiga hal yang mempengaruhi sebuah lukisan romantisme :

  • Kemurungan : Aliran romantisme ini juga mengekspresikan perasaan murung dan sedih yang mendalam seperti pada keadaan hujan, kehancuran, atau pemakaman.
  • Eksotik : Seperti judulnya yang romantis, lukisan beraliran romantisme ini, pada dasarnya sangat elok dan menggambarkan eksotisme yang sangat indah dan menakjubkan.
  • Konservatif : Lukisan dengan aliran romantisme sebenarnya dibuat untuk menunjukkan dan memperlihatkan keindahan dan nilai-nilai di masa lalu sehingga, lukisan aliran romantisme ini sangat memfokuskan untuk menghidupkan kembali kepada penikmat seni khususnya, supaya nilai-nilai masyarakat di masa lalu tidak hilang dengan adanya perubahan zaman yang semakin maju.

Tokoh Aliran Romantisme


  • Theodore Gericault,
  • Eugene Delacroix
  • Francisco Goya
  • John Constable
  • Joseph Mallord William Turner
  • Thomas Cole

Contoh Aliran Seni Lukis Romantisme


Contoh aliran romantisme - berbagaireviews.com


Demikianlah yang dapat kami sampaikan, jika ada kesalahan atau kekurangan kami mohon maaf, silahkan tinggalkan komentar dengan sifatnya membangun menjadi lebih baik. Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar