OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries), Tahun Berdiri, Syarat - Syarat Anggota, Tujuan, Negara - Negara Pendiri dan Anggota OPEC. | Berbagai Reviews

Kumpulan Artikel Pendidikan Pengetahuan dan Wawasan Dunia

Minggu, Juli 08, 2018

OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries), Tahun Berdiri, Syarat - Syarat Anggota, Tujuan, Negara - Negara Pendiri dan Anggota OPEC.

| Minggu, Juli 08, 2018
OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) - berbagaireviews.com



Pengertian OPEC

OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) adalah sebuah organisasi internasional negara-negara pengekspor minyak.

O P E C yaitu organisasi atau perkumpulan dari negara-negara yang menjadi pengekspor minyak bumi di dunia. Organisasi ini berdiri dengan tujuan untuk menstabilkan harga minyak dunia demi kepentingan para anggotanya. O P E C bertugas untuk menegosiasikan masalah-masalah seperti tingkat produksi, harga, juga hak konsesi minyak dengan para pengusaha minyak dunia yang rata-rata memiliki perusahaan minyak raksasa. Beberapa di antaranya seringkali memainkan harga dan jumlah minyak yang beredar di pasar internasional.


Organisasi ini lahir sebagai respon atas upaya perusahaan minyak barat untuk mendorong harga minyak terus turun. keanggotaan O P E C sudah berkembang cukup besar dengan masuknya beberapa negara penghasil dan pengekspor minyak mentah dari berbagai belahan bumi. Beberapa di antaranya, yaitu Qatar, Libya, Indonesia, Uni Emirat Arab, Aljazair, Nigeria dan juga Equador. Semua negara tersebut statusnya adalah anggota penuh O P E C. Pada tahun 1973, Gabon ikut bergabung dengan organisasi tersebut dengan berstatus menjadi associate member dari O P E C.

Tahun berdiri OPEC.

OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) didirikan pada bulan September 1960, di ibukota Irak yaitu kota Baghdad.

O P E C berdiri pada tanggal 14 September 1960 di Kota Bagdad, Irak sebagai hasil dari Konferensi Baghdad yang dihadiri lima negara penghasil minyak dunia yang selanjutnya menjadi anggota pertama. Pertama kali organisasi ini hanya beranggotakan lima negara pengekspor minyak mentah yang menghadiri konferensi Baghdad, yaitu Irak, Iran, Arab Saudi, Kuwait dan Venezuela. Markas besar O P E C semula berada di Jenewa (1961-1965), namun kemudian disepakati untuk dipindahkan ke Wina dengan berbagai pertimbangan.

Syarat - Syarat menjadi Anggota OPEC.

Untuk bergabung menjadi anggota O P E C, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah negara. Berikut beberapa persyaratan untuk menjadi anggota O P E C:
  • Negara tersebut adalah penghasil dan pengekspor minyak bumi.
  • Memahami tujuan O P E C sesuai dengan pengertian O P E C dan memiliki kepentingan yang sama dengan para anggota O P E C yang sudah bergabung sebelumnya.
  • Harus disetujui oleh mayoritas negara-negara anggota O P E C.

Tujuan didirikannya OPEC .

Tujuan OPEC adalah mempertahankan harga minyak dan menentang aksi penurunan harga minyak secara sepihak oleh perusahaan minyak besar yang disebut The Seven Mayor seperti Exxon, Texaco, Socal, Gulf, British Petroleum, Shell. Perusahaan raksasa minyak bumi ini adalah dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, jerman Barat dan Jepang. OPEC berusaha secara kolektif menentukan kebijakan harga dan jumlah produksi minyak bumi di pasaran dunia.

Berikut ini adalah beberapa fungsi atau tujuan pendirian OPEC itu sendiri :
  • Menyelaraskan kebijakan perminyakan antara negara-negara anggota.
  • Mengusahakan keseragaman harga minyak di pasaran dunia.
  • Menjamin stabilitas pasar minyak bumi dunia melalui pasokan minyak bumi yang efisien, ekonomis, dan teratur termasuk dengan menetapkan kuota produksi untuk negara-negara anggotanya.

Negara - Negara Pendiri OPEC.
Organisasi OPEC digagas oleh lima negara yaitu :
  • Arab Saudi
  • Iran
  • Irak
  • Kuwait
  • Venezuela
Negara - Negara Anggota OPEC.

Dikutip dari halaman resmi website OPEC, keanggotan OPEC hingga desember 2016 berjumlah sebanyak 13 negara. Berikut ini adalah daftar anggota OPEC :

No.    Negara                  Tahun Keanggotaan                 Tingkat Produksi      (bbl/day),data 2015
1.    Aljazair                        1969                                                   1,370,000
2.    Angola                         2007                                                    1,842,000
3.    Ekuador                       1973–1992, 2007                                    543,000
4.    Gabon                          1975–1994, 2016                                    213,000
5.    Iran                              1960                                                     3,300,000
6.    Irak                              1960                                                     4,054,000
7.    Kuwait                         1960                                                     2,562,000
8.    Libya                            1962                                                         404,000
9.    Nigeria                         1971                                                      2,317,000
10.  Qatar                            1961                                                      1,532,000
11.  Arab Saudi                   1960                                                     10,046,000
12.  Uni Emirat Arab          1967                                                      2,820,000
13.  Venezuela                     1960                                                     2,500,000

Negara - Negara yang pernah keluar dari anggota OPEC.

Dari beberapa negara yang bergabung dengan OPEC, pernah keluar dari keanggotannya. Berikut ini adalah negara-negara yang pernah keluar dari keanggotaan OPEC:

No.    Negara           Tahun Keanggotaan               Tingkat Produksi (bbl/day),2015
1.    Ekuador              1973–1992, 2007                          543,000
2.    Gabon                 1975–1994, 2016                          213,000
3.    Indonesia            1962–2008, awal 2016                  786,000

Indonesia tercatat sudah dua kali membekukan keanggotaan di OPEC. Pembekuan pertama pada tahun 2008, efektif berlaku 2009. Indonesia memutuskan kembali aktif sebagai anggota OPEC pada awal 2016. Namun pada desember 2016, Indonesia membekukan sementara (temporary suspend) keanggotaan di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar