Home » , » Sistem Pernapasan pada Manusia (Lengkap), Respiratory System in Humans.

Sistem Pernapasan pada Manusia (Lengkap), Respiratory System in Humans.

Posted by berbagaireviews.com on 7 Oktober 2016

Sistem Pernapasan pada Manusia - berbagaireviews.com


Pengertian Pernapasan.

Pernapasan atau kadang di sebut juga dengan respirasi merupakan seluruh proses mulai dari pemasukan udara, pengambilan okesigen dan penggunaan oksigen untuk oksidasi hingga dengan pengeluaran zat-zat sisa pernapasan.

Pernapasan atau respirasi merupakan pengambilan Oksigen dan mengeluarkan Karbon dioksida, pada pernapasan terdapat alat-alat pernapasan yang mana berfungsi dan bertugas untuk pengambilan Oksigen dan pengeluaran karbon dioksida, sehingga alat-alat pernapasan merupakan bagian dari sistem pernapasan yang sangat vital bagi kinerja dan keaktifan pernapasan itu sendiri, dapat kita katakan bernafas adalah kebutuhan kita kapan saja dan di mana saja. Semua makhluk yang hidup di dunia ini pasti bernafaas akan tetapi setiap makhluk memiliki cara pernapasan yang berbeda-beda. Begitu juga dengan Manusia memiliki cara kerja dan proses pernapasan yang berbeda-beda serta alat-alat pernapasannya pun berbeda dengan hewan serta tumbuhan, nah di artikel inilah kita akan membahas secara tuntas mengenai alat-alat pernapasan ini, silahkan lihat di bawah ini ya.

Pada sistem pernapasan manusia, manusia bernapas secara tidak langsung, artinya udara untuk pernapasan tidak berdifusi secara langsung melalui permukaan kulit.Difusi udara untuk pernapasan pada manusia terjadi dibagian dalam tubuhh, yaitu gelembung paru-paru (alveolus). Pada pernapasan secara tidak langsung, udara masuk ke dalam tubuh manusia dengan perantara alat-alat pernapasan.

Proses Pernapasan.


Proses pernapasan pada manusia - berbagaireviews.com


Salah satu ciri utama makhluk hidup adalah bernapas. Bernapas adalah menghirup dan menghembuskan udara melalui paru-paru. Manusia bernapas melalui alat-alat pernapasan yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda-beda. Kemampuan manusia dalam bernafas menjadi hal yang sangat penting dimana dengan bernafas manusia bisa mengeluarkan karbon dioksida dalam tubuhnya dan diganti dengan oksigen baru untuk membantu memperlancar kerja jaringan dalam tubuh. 

Proses pernapasan terbagi menjadi dua yaitu :
  • proses inspirasi, yaitu suatu proses masuknya udara luar kedalam tubuh manusia.
  • proses ekspirasi, yaitu proses pengeluaran udara pernapasan  dari dalam tubuh keluar. 
Dengan dua proses tersebut, maka manusia bisa hidup dengan sempurna karena bisa menghirup dan mengeluarkan udara yang terus bergantian mengisi jaringan tubuhnya. 

Pernapasan dengan proses respirasi memiliki tempat respirasi yang berbeda yaitu :
  • Respirasi internal, yaitu dimana gas Oksigen dan Carbon Dioksida dari luar memasuki aliran darah melalui alat pernapasan.
  • Respirasi eksternal, yaitu apabila pertukaran gas oksigen dan carbon dioksida terjadi dalam tubuh.

Alat Pernapasan Pada Manusia.

Setelah membahas secara tuntas mengenai pengertian pernapasan, maka pada kesempatan kali ini kita akan mencoba untuk membahasa mengenai Alat-alat pernapasan manusia, yakni terdiri dari rongga hidung, Faring(tekak), laring atau pangkal tenggorokan, trakea atau batang tenggorokan, bronkus atau cabang tenggorokan serta pulmo atau paru-paru. Ke semua yang sudah kita sebutkan di atas akan kita bahas point demi point seperti di bawah ini.

Rongga Hidung (Cavum Nasalis).


berbagaireviews.com


Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum nasalis). Rongga hidung berlapis selaput lendir, di dalamnya terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan. Selain itu, terdapat juga rambut pendek dan tebal yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk. 

Faring (Tekak).


berbagaireviews.com


Faring memiliki berbentuk seperti tabung corong yang terletak di belakang rongga hidung dan mulut. Faring berfungsi sebagai jalan bagi udara dan makanan. Selain dari pada itu, faring juga berfungsi sebagai ruang getar untuk menghasilkan suara.

Laring (Pangkal Tenggorokan).


berbagaireviews.com


Laring terdapat di antara faring dan trakea. Dinding laring tersusun dan sembilan buah tulang rawan. Salah satu tulang rawan tersusun dari dua lempeng kartilago hialin yang menyatu dan membentuk segitiga. Bagian ini disebut jakun.

Di dalam laring terdapat epiglotis dan pita suara. EpiglĂ´tis merupakan kartilago elastis yang berbentuk seperti daun. Epiglotis dapat membuka dan menutup. Pada saat menelan makanan, epiglotis menutup sehingga makanan tidak masuk ke tenggorokan tetapi menuju kerongkongan. Pita suara merupakan selaput lendir yang membentuk dua pasang lipatan dan dapat bergetar menghasilkan suara.

Trakea (Batang Tenggorokan).

berbagaireviews.com


Batang Tenggorokan atau trakea berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm, tenletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Dinding tenggorokan tipis dan kaku, dikelilingi oleh cincin tulang rawan, dan pada bagian dalam rongga bersilia. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan.

Cabang-Cabang Tenggorokan (Bronki).

berbagaireviews.com


Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian, yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea, hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari lumen dengan sempurna. Bronkus bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus.

Bronkiolus.


berbagaireviews.com


Bronkiolus merupakan anak cabang dan batang tenggorok yang terdapat dalam rongga tenggorokan dan akan memanjang sampai ke paru-paru. Jumlah cabang bronkiolus yang menuju paru—paru kanan dan kiri tidak sama. Bronkiolus yang menuju paru-paru kanan mempunyai 3 cabang, sedangka bronkiolus yang menuju paru-paru sebelah kiri hanya bercabang 2. Bronkiolus adalah cabang dan bronkus dan memiliki dinding yang lebih tipis, pada ujung bronkiolus terdapat banyak sekali gelembung-gelembung kecil yang dinamakan alveolus. Ciri khas bronkiolus adalah tidak adanya tulang rawan dan kelenjar pada mukosanya, pada bagian awal dari cabang bronkiolus hanya memiliki sebaran sel globet dan epitel. Fungsi dari bronkiolus adalah sebagai media yang menghubungkan oksigen yang dihirup agar mencapai paru-paru.

Paru-paru (Pulmo).

berbagaireviews.com


Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas, di bagian samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis, disebut pleura. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura panietalis). Paru-paru tersusun oleh bronkiolus, alveolus, jaringan elastik, dan pembuluh darah.

Bronkiolus tidak mempunyai tulang rawan, tetapi rongga bronkus masih bersilia dan di bagian ujungnya mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Setiap bronkiolus terminalis bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus respirasi, kemudian menjadi duktus alveolaris.Pada dinding duktus alveolans mengandung gelembung-gelembung yang disebut alveolus.






Untuk melihat article lainnya, silahkan click  http://www.berbagaireviews.com/search/label/Nature

Thanks for reading & sharing berbagaireviews.com

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Posting Komentar

Search

Translate

subscribe

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Follow by Email

Facebook  Twitter  Google+  RSS Feed

RSS

Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.