Various Reviews of Knowledge and Education.

29 September 2016

Jenis - Jenis Penggolongan Hewan atau Binatang, Type of Animal Classification.

Jenis - Jenis Penggolongan Hewan atau Binatang, Type of Animal Classification.

Pada umumnya hewan diklasifikasikan menjadi dua kelompok besar yaitu 

Vertebrata

berbagaireviews.com

Invertebrata. 

berbagaireviews.com

Penklasifikasian hewan ini, berdasarkan tulang belakangnya. Selain klasifikasi hewan berdasarkan tulang belakang tersebut, terdapat juga berbagai jenis penggolongan hewan seperti berdasarkan jenis makanannya, jenis tempat hidupnya, penutup tubuhnya, cara geraknya, cara bernafasnya serta berdasarkan cara  Hewan berkembang biak yang hidup di dunia ini.

Penggolongan Hewan atau Binatang.

Berikut ini adalah beberapa jenis penggolongan hewan dan contoh jenis hewan yang tergolong didalamnya.

Penggolongan Hewan Berdasarkan Tempat hidupnya.

Penggolongan Hewan berdasarkan Tempat hidup pada umumnya digolongkan menjadi 3 yakni :

Hewan yang hidup di Darat.

berbagaireviews.com
Contohnya Harimau, Anjing, Kucing, Sapi, Kuda, Kambing, Ular, dan lain sebagainya.

Hewan yang hidup di Air 

berbagaireviews.com
Hewan air terdiri dari Hewan yang hidup di air laut yaitu Ikan Kakap, Ikan Sardin, Ikan Tongkol, Ikan Tenggiri, Ikan Tuna dan lain sebagainya. Sedangkan Hewan yang hidup di air tawar antara lain Ikan Gurame, Ikan Nila, Ikan Mujair dan lain sebagainya.

Hewan yang hidup di Darat dan Air.
 
Hewan jenis ini biasanya disebut dengan Hewan Amfibi (Amphibia) yaitu Hewan bertulang belakang yang hidup di dua alam. 

berbagaireviews.com
Contoh Hewan Amfibi diantaranya adalah Katak, Kadal dan Sesilia.

Penggolongan Hewan berdasarkan Jenis Makanannya.

Penggolongan Hewan berdasarkan Jenis Makanan digolongkan menjadi 3 jenis yaitu :

Herbivora (Hewan Pemakan Tumbuhan).

berbagaireviews.com
contoh Hewan Herbivora antara lain Sapi, Kambing, Kuda, Kelinci dan lain sebagainya.

Karnivora (Hewan Pemakan Daging) 

berbagaireviews.com
Contoh Hewan Karnivora diantaranya adalah Kucing, Singa, Harimau, Anjing, Serigala dan masih banyak lagi.

Omnivora (Hewan Pemakan Daging dan Tumbuhan)

berbagaireviews.com
contoh Hewan Omnivora diantaranya Tikus dan Ayam.

Penggolongan Hewan Berdasarkan Penutup Tubuhnya.

Hewan yang digolongkan berdasarkan penutup tubuhnya terdiri dari 3 jenis, yaitu :

Hewan Bersisik

berbagaireviews.com
Contoh Hewan yang penutup tubuhnya adalah sisik diantaranya adalah Ular dan Ikan

Hewan Berbulu

berbagaireviews.com
Contoh Hewan yang tubuhnya ditutupi oleh Bulu antara lain Ayam, Burung, Itik dan angsa.

Hewan Berambut

berbagaireviews.com
Contoh Hewan yang berambut diantaranya adalah Kucing, Anjing, Monyet, Beruang, Singa dan masih banyak lagi.

Penggolongan Hewan Berdasarkan Cara Bergeraknya.

Hewan yang digolongkan berdasarkan Cara bergeraknya terdiri dari 4 jenis, diantaranya adalah :

Hewan yang bergerak dengan Kaki

berbagaireviews.com
Contoh Hewan yang bergerak dengan Kaki diantaranya adalah Kucing, Kuda, Anjing, Singa, Jerapah, Gajah, Harimau, Tikus, Serigala dan lain sebagainya.

Hewan yang bergerak dengan Sayap.

berbagaireviews.com
Contoh Hewan yang tergolong dalam jenis ini adalah burung, kupu-kupu, dan serangga bersayap lainnya.

Hewan yang bergerak dengan perut

berbagaireviews.com

Hewan jenis ini sering disebut dengan Hewan Melata atau Hewan Reptil,
contohnya ular, buaya, komodo dan kadal.

Hewan yang bergerak dengan sirip.

berbagaireviews.com
Contohnya Ikan.

Penggolongan Hewan Berdasarkan Cara Berkembang Biaknya.

Penggolongan Hewan berdasarkan cara berkembangbiaknya terdiri dari 3, yaitu :

Ovipar, yaitu Hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur. 

berbagaireviews.com
Contohnya Ayam, Itik, Penyu dan Ikan.

Vivipar, yaitu Hewan yang berkembangbiak dengan cara beranak. 

berbagaireviews.com
Contohnya Kerbau, Kuda, Kambing, Gajah, Kucing, Kelinci, Tikus dan masih banyak lagi.

Ovovivipar, yaitu Hewan yang berkembangbiak dengan cara beranak dan bertelur. 

berbagaireviews.com
Contohnya Ular.

Penggolongan Hewan berdasarkan cara bernafasnya.

Penggolongan Hewan berdasarkan cara bernafasnya diantaranya adalah :

Hewan yang bernafas dengan Insang. 

berbagaireviews.com
Contohnya Ikan.

Hewan yang bernafas dengan Paru-paru. 

berbagaireviews.com
Contohnya Anjing, Paus, Kucing, Harimau, Singa dan lain sebagainya.

Hewan yang bernafas dengan Kulit. 

berbagaireviews.com
Contohnya Cacing Tanah.

Hewan yang bernafas dengan Trakea. 

berbagaireviews.com
Contohnya Kupu-kupu, lebah, semut dan lain-lain.

Hewan yang bernafas dengan Paru-paru dan Kulit. 

berbagaireviews.com
Contohnya Katak.





Untuk melihat article lainnya, silahkan click  http://www.berbagaireviews.com/search/label/Nature

28 September 2016

Pertumbuhan Penduduk dan Dampak Pertumbuhan Penduduk, Population Growth.

Pertumbuhan Penduduk dan Dampak Pertumbuhan Penduduk, Population Growth.

Pengertian Pertumbuhan Penduduk.

berbagaireviews.com

Dari waktu ke waktu, pertumbuhan penduduk di Indonesia semakin lama semakin pesat. Hal ini membuat pemerintah kewalahan dalam mengatasi pertumbuhan penduduk yang semakin pesat. Akibatnya,ledakan penduduk terjadi di Indonesia,tetapi pulau yang mengalami ledakan penduduk hanya terjadi di pulau Jawa saja, sedangkan di pulau Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan Papua angka pertumbuhan penduduknya sangat rendah. Penyebab utama ledakan penduduk hanya terjadi di pulau Jawa dikarenakan transmigrasi dari luar daerah yang masuk ke daerah pulau Jawa.

Dalam ilmu sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Pertumbuhan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi. Seiring dengan perkembangan zaman, penduduk di seluruh dunia mengalami perkembangan yang sangat pesat. Termasuk penduduk di Indonesia. Sebagai manusia, memiliki keturunan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari eksistensi kita. Namun, tanpa kita sadari memiliki keturunan dalam jumlah tidak terkendali, dapat menjadi ancaman terbesar bagi kelangsungan eksistensi bagi manusia itu sendiri dalam mencapai kehidupan yang lebih makmur dan sejahtera.

Melihat perannya, penduduk suatu negara dapat berperan sebagai objek dan subjek pembangunan. Sebagai objek, artinya penduduk merupakan faktor yang harus dibangun atau ditingkatkan kualitas hidupnya. Sedangkan sebagai subjek penduduk merupakan faktor pelaku proses pembangunan. Di lihat dari sisi yang lain, penduduk merupakan beban sekaligus potensi bagi suatu negara. Apabila suatu negara pertumbuhan penduduknya sangat tinggi, ini merupakan masalah. Hal ini dikarenakan kapasitas wilayah suatu Negara terbatas.

Penyebab Laju Pertumbuhan Penduduk.

Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki jumlah penduduk cukup padat. Tidak bisa di pungkiri bahwa laju  pertumbuhan penduduk  Indonesia begitu pesat dan tidak bisa di hindari, meskipun pemerintah telah melakukan upaya dan berbagai solusi serta berbagai semboyan telah di tawarkan kepada masyarakat namun tetap saja laju pertumbuhan penduduk tidak bisa terbantahkan. Meskipun solusi yang di tawarkan tidak sesuai dengan harapan pemerintah, tapi setidaknya bisa mereduksi sebagian masalah yang ada. Penduduk merupakan unsur penting dalam usaha untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan kegiatan ekonomi.

Ada beberapa hal yang menyebabkan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia sulit untuk dihindari, di antaranya:

berbagaireviews.com
  • peningkatan angka kelahiran,
  • umur panjang
  • penurunan angka kematian,
  • kurangnya pendidikan,
  • pengaruh budaya,
  • imigrasi dan emigrasi
Dampak Pertumbuhan Penduduk.

Dampak positif pertumbuhan penduduk.
  • Secara umum, pertumbuhan penduduk membawa dampak positif bagi manusia. Beberapa dampak positifnya antara lain sebagai berikut.
  • Tersedianya tenaga kerja untuk meningkatkan produksi dalam memenuhi kebutuhan yang terus meningkat.
  • Bertambahnya kebutuhan akan pangan, sandang, dan papan sehingga berkembang jumlah dan jenis usaha lokal.
  • Meningkatnya investasi atau penanaman modal karena makin banyak kebutuhan manusia.
  • Meningkatnya inovasi karena penduduk dipaksa untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya, agar produktivitas lahan pertaniannya meningkat, manusia mengembangkan pupuk dan benih unggul untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang terus meningkat.

Dampak negatif pertumbuhan penduduk.

Disamping dampak positif, pertumbuhan penduduk yang tinggi juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terutama jika  tidak diimbangi dengankualitas penduduk dan ketersediaan sarana prasarana hidup serta lapangan pekerjaan.  Beberapa dampak tersebut antara lain sebagai berikut :

Meningkatnya angka pengangguran

berbagaireviews.com

Angka pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan pertumbuhan lapangan kerja akan menimbulkan masalah pengangguran. Sebagian tenaga kerja tidak terserap oleh lapangan kerja yang ada karena kecepatan pertumbuhan lapangan kerja baru kalah oleh kecepatan pertumbuhan penduduknya.

Meningkatnya angka kriminal

Banyaknya tenaga kerja yang menganggur atau belum mendapatkan pekerjaan sangat rentan terhadap perilaku kejahatan atau kriminal. Desakan kebutuhan dapat memaksa sebagian penduduk untuk melakukan tindak kejahatan.

Meningkatnya angka kemiskinan

berbagaireviews.com

Pertumbuhan penduduk yang tinggi berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan sumber daya, khususnya sumber daya alam. Jika penduduk bertambah, harus disediakan lahan baru untuk memenuhi kebutuhan pangan/ makanan dan rumah untuk tinggal. Diperlukan lowongan pekerjaan baru bagi mereka untuk memenuhi kebutuhannya. Jika tidak terpenuhi, akan muncul masalah kemiskinan.

Berkurangnya Lahan untuk Pertanian dan Permukiman

berbagaireviews.com

Bertambahnya penduduk di suatu wilayah tentu membutuhkan lahan pertanian dan permukiman baru. Setiap penduduk yang lahir memerlukan rumah untuk tinggal dan lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan akan makanan. Makin banyak yang lahir, makin banyak lahan pertanian dan permukiman baru yang harus disediakan. Pada gilirannya, lahan pertanian yang ada akan berkurang karena dipakai untuk permukiman.

Makin Banyaknya Limbah dan Polusi 

berbagaireviews.com

Kegiatan penduduk, baik kegiatan di rumah, kegiatan perdagangan, atau industri pasti menghasilkan sampah atau limbah. Makin banyak penduduk, makin banyak limbah yang dihasilkan. Pada gilirannya, sampah atau limbah akan berdampak buruk pula bagi manusia.

Ketersediaan pangan makin berkurang

berbagaireviews.com

Permukiman, industri, perdagangan, dan aktivitas manusia lainnya terus berkembang yang akhirnya mengubah fungsi lahan pertanian menjadi non- pertanian. Akibatnya, produksi pertanian berkurang dan terus berkurang. Ini berarti ketersediaan pangan juga akan makin berkurang dan terpaksa harus mendatangkannya dari daerah atau negara lainnya.

Kesehatan Masyarakat Makin Menurun

Pertumbuhan penduduk yang tinggi, khususnya di daerah perkotaan, akan membuat harga lahan makin mahal. Akibatnnya, sebagian penduduk tidak mampu membeli lahan dengan luas yang cukup memadai untuk permukiman. Permukiman menjadi sangat padat sehingga tidak sehat. Apalagi jika sanitasinya buruk, tentu keadaan itu akan menimbulkan berbagai macam penyakit.

Berkembangnya Permukiman Tidak Layak Huni

berbagaireviews.com

Lahan yang makin terbatas akibat tingginya laju pertumbuhan penduduk, terutama di daerah perkotaan, mendorong naiknya harga lahan sehingga sulit dijangkau oleh sebagian penduduk. Akibatnya, sebagian penduduk terpaksa tinggal di daerah yang kurang layak dengan membangun rumah seadanya. Biasanya, mereka membangun rumah di tepi sungai, sepanjang rel kereta api, atau lahan kosong milik pemerintah yang belum di manfaatkan Daerah tersebut dikenal sebagai daerah kumuh (slum area).

Mengatasi Laju Pertumbuhan Penduduk.

berbagaireviews.com
 
Ubntuk itu, pemerintah harus lebih cepat mengambil langkah-langkah agar laju pertumbuhan penduduk bisa dihindari. Inilah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi pertumbuhan penduduk yang tinggi yaitu:
  • Mengikuti serta melaksanakan program Keluarga Berencana (KB)
  • Pembatasan usia perkawinan (minimal usia yang ditetapkan dalam UU)
  • Mengurangi dan membatasi tunjangan bagi PNS dan ABRI.
  • Mengadakan program pendidikan dan juga penyuluhan tentang sosial dan kependudukan.
  • Menekan tingginya dari tingkat transmigrasi.
  • Melakukan migrasi dengan dan penyebaran penduduk secara merata
  • Menciptakan lapangan kerja yang luas dan banyak.
  • Pembangunan lebih intensif pada daerah daerah desa terpencil.
  • Pembangunan wisata yang belum tergarap.
  • Meningkatkan kualitas SDM setempat.
  • Pengadaan rumah susun (rusun) untuk kota kota besar.





Untuk melihat article lainnya, silahkan click   http://www.berbagaireviews.com/search/label/Sociology

26 September 2016

Biografi Dr. Soetomo, Riwayat Perjalanan Hidup Dr. Soetomo.

Biografi Dr. Soetomo, Riwayat Perjalanan Hidup Dr. Soetomo.

Latar Belakang Dr. Soetomo.

berbagairevies.com

Dokter Sutomo yang bernama asli Subroto lahir di Ngepeh, Loceret,  Nganjuk, Jawa Timur, 30 Juli 1888 dan meninggal di Surabaya, Jawa Timur, 30 Mei 1938 pada umur 49 tahun. Dr. Soetomo adalah tokoh pendiri Budi Utomo, organisasi pergerakan yang pertama di Indonesia.

berbagaireviews.com

Pada tahun 1903, Soetomo menempuh pendidikan kedokteran di School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, Batavia. Ketika belajar di STOVIA (Sekolah Dokter), ia bersama rekan-rekannya, atas saran dr. Wahidin Sudirohusodo mendirikan Budi Utomo (BU), organisasi modem pertama di Indonesia, pada tanggal 20 Mei 1908, yang kemudian diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Kelahiran BU sebagai Perhimpunan nasional Indonesia, dipelopori oleh para pemuda pelajar STOVIA (School tot Opleiding voor Indische Artsen) yaitu Sutomo, Gunawan, Suraji dibantu oleh Suwardi Surjaningrat, Saleh, Gumbreg, dan lain-lain. Sutomo sendiri diangkat sebagai ketuanya.

Cikal Bakal Pendiri Budi Utomo.
 
Bersama kawan-kawan dari STOVIA inilah Soetomo mendirikan perkumpulan yang bernama Budi Utomo, pada tahun 1908. Setelah lulus pada tahun 1911, ia bekerja sebagai dokter pemerintah di berbagai daerah di Jawa dan Sumatra. Pada tahun 1917, Soetomo menikah dengan seorang perawat Belanda. Pada tahun 1919 sampai 1923, Soetomo melanjutkan studi kedokteran di Belanda.

berbagaireviews.com

Pada tahun 1924, Soetomo mendirikan Indonesian Study Club (dalam bahasa Belanda Indonesische Studie Club atau Kelompok Studi Indonesia) di Surabaya, pada tahun 1930 mendirikan Partai Bangsa Indonesia dan pada tahun 1935 mendirikan Parindra (Partai Indonesia Raya).

Tujuan perkumpulan ini adalah kemajuan nusa dan bangsa yang harmonis dengan jalan memajukan pengajaran, pertanian, peternakan, perdagangan, teknik dan industri, kebudayaan, mempertinggi cita-cita kemanusiaan untuk mencapai kehidupan bangsa yang terhormat.

Kemudian kongres peresmian dan pengesahan anggaran dasar BU diadakan di Yogyakarta 5 Okt 1908. Pengurus pertama terdiri dari: Tirtokusumo (bupati Karanganyar) sebagai ketua; Wahidin Sudirohusodo (dokter Jawa), wakil ketua; Dwijosewoyo dan Sosrosugondo (kedua-duanya guru Kweekschool), penulis; Gondoatmodjo (opsir Legiun Pakualaman), bendahara; Suryodiputro (jaksa kepala Bondowoso), Gondosubroto (jaksa kepala Surakarta), dan Tjipto Mangunkusumo (dokter di Demak) sebagai komisaris.

Perjalan Karir Dr. Soetomo.

berbagaireviews.com

Sutomo setelah lulus dari STOVIA tahun 1911, bertugas sebagai dokter, mula-mula di Semarang, lalu pindah ke Tuban, pindah lagi ke Lubuk Pakam (Sumatera Timur) dan akhirnya ke Malang. Saat bertugas di Malang, ia membasmi wabah pes yang melanda daerah Magetan.

Ia banyak memperoleh pengalaman dari seringnya berpindah tempat tugas. Antara lain, ia semakin banyak mengetahui kesengsaraan rakyat dan secara langsung dapat membantu mereka. Sebagai dokter, ia tidak menetapkan tarif, bahkan adakalanya pasien dibebaskan dari pembayaran.

Kemudian ia memperoleh kesempatan memperdalam pengetahuan di negeri Belanda pada tahun 1919. Sekembalinya di tanah air, ia melihat kelemahan yang ada pada Budi Utomo. Waktu itu sudah banyak berdiri partai politik. Karena itu, ia ikut giat mengusahakan agar Budi Utomo bergerak di bidang politik dan keanggotaannya terbuka buat seluruh rakyat.

Kemudian pada tahun 1924, ia mendirikan Indonesische Studie Club (ISC) yang merupakan wadah bagi kaum terpelajar Indonesia. ISC berhasil mendirikan sekolah tenun, bank kredit, koperasi, dan sebagainya. Pada tahun 1931 ISC berganti nama menjadi Persatuan Bangsa Indonesia (PBI). Di bawah pimpinannya, PBI berkembang pesat.

Sementara itu, tekanan dari Pemerintah Kolonial Belanda terhadap pergerakan nasional semakin keras. Lalu Januari 1934, dibentuk Komisi BU-PBI, yang kemudian disetujui oleh kedua pengurus-besarnya pertengahan 1935 untuk berfusi. Kongres peresmian fusi dan juga merupakan kongres terakhir BU, melahirkan Partai Indonesia Raya atau disingkat PARINDRA, berlangsung 24-26 Des 1935. Sutomo diangkat menjadi ketua. Parindra berjuang untuk mencapai Indonesia merdeka.

Selain bergerak di bidang politik dan kedokteran, dr. Sutomo juga aktif di bidang kewartawanan. Ia bahkan memimpin beberapa buah surat kabar. Dalam usia 50 tahun, ia meninggal dunia di Surabaya pada tanggal 30 Mei 1938.





Untuk melihat article lainnya, silahkan klik  http://www.berbagaireviews.com/search/label/Geography
Sejarah Pearl Harbor dan Penyerangan Pearl Harbor oleh Jepang, The Attack on Peal Harbor.

Sejarah Pearl Harbor dan Penyerangan Pearl Harbor oleh Jepang, The Attack on Peal Harbor.

Sejarah Pearl Harbor.

berbagaireviews.com

Pelabuhan ini penuh dengan produksi tiram sampai akhir 1800-an. Di awal hari menyusul datangnya Kapten James Cook, Pearl Harbor tak diingat sebagai pelabuhan yang cocok untuk perairan dangkal. Bermula secara luas, teluk kecil yang dangkal atau Teluk Wai Momi, berarti "Perairan Mutiara", atau Pu'uloa, oleh penduduk Hawaii, Pearl Harbor dianggap sebagai rumah dewi paus Ka'ahupahau dan saudaranya Kahi'uka.
Amerika Serikat dan Kerajaan Hawaii menandatangani Perjanjian Timbal Balik 1875 sebagai Tambahan dengan Konvensi pada 6 Desember 1884 dan disahkan pada 1887. Pada 20 Januari 1887, Kongres Amerika Serikat mengizinkan Angkatan Laut menyewa Pearl Harbor sebagai pangkalan Angkatan Laut (Amerika Serikat mengambil alih pada 9 November pada tahun itu). Sebagai akibatnya, Hawaii mendapat hak eksklusif mengizinkan gula Hawaii memasuki Amerika Serikat dengan bebas bea. Perang Spanyol-Amerika Serikat tahun 1898 dan keperluan Amerika Serikat untuk tetap hadir di Pasifik menghasilkan keputusan menganeksasi Hawaii.

Setelah aneksasi, Pearl Harbor dilengkapi lagi untuk menyediakan lebih banyak kapal Angkatan Laut. Pada 1908 Galangan Kapal Laut Pearl Harbor didirikan. Barak Schofield, dibangun pada 1909 untuk menampung unit artileri, kavaleri dan infantri, menjadi kedudukan Angkatan Darat terbesar pada masa itu.

Pada 1917 Pulau Ford di tengah Pearl Harbor dibeli untuk penggunaan bersama Angkatan Laut dan Angkatan Darat untuk pengembangan penerbangan militer. Ketika kehadiran Jepang bertambah di Pasifik, Amerika Serikat menambah kapalnya di sini. Dengan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Jepang pada 1940, Amerika Serikat mulai mencoba operasi latihan di pangkalan itu. Serangan ke Pearl Harbor oleh Jepang pada 7 Desember 1941 membawa Amerika Serikat ke dalam Perang Dunia II.

Pearl Harbor sebagai Mabes Armada Pasifik Amerika Serikat.

berbagaireviews.com

Dibangun sebagai Penataran Angkatan Laut Pearl Harbor pada 1908, bekas stasiun pengisian batu bara telah tumbuh buat memainkan peran pokok dalam pengurusan Armada Pasifik Angkatan Laut Amerika Serikat. Itulah fasilitas reparasi perkapalan terbesar pada permukaan luas di Pasifik antara pesisir barat Amerika Serikat dan Timur Jauh. Galangan kapal secara berat diliputi dalam perbaikan Armada Pasifik menyusul serangan 1941 di Pearl Harbor.

Tempat penaikan kapal ke atas dok darat dan bengkelnya mengawetkan dan melayani benar-benar seluruh kapal Angkatan Laut dari kapal selam (termasuk 688-) sampai kapal induk. Galangan kapal ialah majikan industri terbesar Hawaii kini, dengan lebih dari 4.000 pekerja sipil dan hampir 800 personel berpakaian seragam.

Pengeboman Pearl Harbor adalah serangan dadakan yang dilakukan oleh Angkatan Laut Jepang terhadap Armada Pasifik Angkatan Laut Amerika Serikat yang tengah berlabuh di Pangkalan AL Pearl Harbor, Hawaii, pada hari Minggu pagi, 7 Desember 1941. Serangan inilah yang memicu keterlibatan Amerika Serikat secara langsung di dalam Perang Dunia II. Serangan dimulai sekitar pukul 07:38 pagi waktu Hawaii. Pangkalan AL Amerika Serikat di Peal Harbor diserang oleh setidaknya 353pesawat tempur, pesawat pembom, dan pesawat torpedo dari AL Jepang, dalam 2 gelombang serangan, yang diberangkatkan dari 6 kapal induk AL Jepang.

Tercatat 8 kapal tempur (battleship) AS mengalami kerusakan parah, yang 4 di antaranya karam (tenggelam). Seluruh kapal tempur tersebut, selain USS Arizona, di kemudian hari dapat diangkat dan diperbaiki, dan 6 di antaranya dapat berdinas kembali dan diturunkan di sejumlah pertempuran dalam Perang Dunia II. Jepang juga menenggelamkan atau merusak 3 kapal penjelajah, 3 kapal perusak, 1 kapal latih anti pesawat udara, dan 1 kapal penyebar ranjau. Serangan ini juga mengakibatkan 188 pesawat terbang Amerika Serikat rusak atau hancur, serta mengakibatkan korban jiwa sebanyak 2.403 korban meninggal dan 1.178 korban luka. Namun demikian, sejumlah fasilitas seperti instalasi penting pangkalan, pembangkit tenaga listrik, galangan kapal, fasilitas pemeliharaan, fasilitas penyimpanan bahan bakar minyak, fasilitas penyimpanan torpedo, dermaga kapal selam, dan bangunan markas pangkalan tidak ikut diserang. Di lain pihak, Jepang 'hanya' kehilangan 29 pesawat, 5 kapal selam mini, dan 65 personel. Selain itu tercatat 1 pelaut AL Jepang, yaitu Kazuo Sakamaki, tertangkap oleh pihak AS.

Setelah peristiwa ini, Jepang baru menyatakan perang kepada Amerika Serikat dan memulai kampanye militernya di Asia-Pasifik Raya. Serangan ini mengawali keterlibatan Amerika Serikat dalam Perang Pasifik.

Strategi Penyerangan Jepang.

berbagaireviews.com

Angkatan Jepang berlayar ke arah Pearl Harbor tanpa pemberitahuan sampai saat-saat terakhir. Tujuan serangan Pearl Harbor adalah untuk melumpuhkan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pasifik, walaupun untuk sementara. Laksamana Isoroku Yamamoto sendiri menyatakan bahwa serangan yang berhasil sekalipun hanya memberikan setahun dua tahun kebebasan bertindak.

Dua gelombang serangan dilancarkan oleh Jepang yang datang dari pelbagai arah. Radar Amerika Serikat yang mendeteksi mereka dari sejauh 200 batu terletak di bagian atas peta ini.

Sebagian dari rancangan Jepang untuk serangan ini termasuk memutuskan perundingan dengan Amerika Serikat sebelum (dan hanya sebelum) serangan tersebut. Duta Besar Jepang di Washington, termasuk wakil istimewa Kurusu Saburu, telah mengadakan perbincangan lanjut dengan Departemen Negara mengenai reaksi Amerika Serikat terhadap pergerakan Jepang ke Indochina pada musim panas. Hanya sebelum serangan, perutusan panjang dengan tujuan mengantarkannya dari Kedutaan ke Kantor Urusan Luar Negeri di Tokyo, dengan tujuan untuk mengantarkannya ke Sekretaris Hull beberapa saat sebelum serangan dijadwalkan bermula (contoh., 1 PM waktu Washington). Disebabkan kelewatan nyah-enkripsi dan menaip, tangan kanan Kedutaan gagal melakukannya; perutusan panjang memutuskan perundingan diantarkan lama setelah waktu yang sepatutnya, dan lama selepas serangan telah bermulai. Kelewatan penyampaian nota tersebut menambah kemarahan Amerika Serikat terhadap serangan tersebut, dan sebab utama bagi gambaran terkemuka Roosevelt sebagai "… tanggal yang akan abadi dalam kekejian". Yamamoto kelihatannya setuju; dia juga tidak gembira dengan kesalahan waktu.

Kedua bagian perutusan akhir telah dinyah-enkripsi oleh Amerika Serikat lama sebelum Kedutaan Jepang berhasil melakukannya, dan nyah-enkripsi bagian kedua yang menyebabkan Jenderal George Marshall untuk menghantar peringatan terkenalnya ke Hawaii pada pagi — yang sebenarnya diantar oleh, penunggang sepeda perutusan Jepang kelahiran Amerika, kepada Jenderal Walter Short di Pearl Harbor beberapa jam selepas serangan berakhir (terdapat kesulitan dengan komunikasi Militer, dan kelewatan penghantaran akibat kabel perdagangan, dan entah bagaimana kehilangan tanda "PENTING" dalam penghantarannya).

Dampak Penyerangan Pearl Harbor.

Dampak sementara.

Tempat penyimpanan peluru hadapan USS Arizona meledak begitu terkena bom yang digugurkan oleh Kusumi Tadashi. Dari segi tujuan strategi serangan ke atas Pearl Harbor merupakan, dalam tempo singkat ke serdahana, kejayaan gemilang yang melampaui mimpi terbaik perancangnya dan mempunyai sedikit yang setanding dengannya dalam sejarah ketentaraan di era apapun. Disebabkan kehilangan yang parah di Pearl Harbor dan penjajahan lanjutan Jepang di Filipina, dalam tempo enam bulan berikutnya, angkatan laut Amerika Serikat hampir gagal memainkan peranan penting dalam pentas Asia Perang Dunia II. Dengan Angkatan Pasifik Amerika Serikat hampir keluar dari perkiraan, pihak Jepang bebas dari kebimbangan mengenai kekuasaan laut Pasifik lain. Jepang terus menjajah Asia Tenggara, seluruh barat daya Pasifik dan mengulurkan cengkeramannya jauh ke Samudera Hindia.

Dampak masa panjang.
berbagaireviews.com

Bagaimanapun, dalam jangka masa panjang serangan ke atas Pearl Harbor merupakan malapetaka strategis bagi Jepang. Malah Laksamana Yamamoto Isoroku, yang mencetuskan ide menyerang Pearl Harbor, telah meramalkan bahwa sungguhpun dengan kejayaan menyerang Angkatan Amerika Serikat tidak akan dan tidak mampu memenangkan peperangan dengan Amerika Serikat, sebab kemampuan pengeluaran Amerika terlalu besar. Salah satu tujuan Jepang adalah untuk memusnahkan tiga kapal induk Amerika Serikat yang diletakkan di Pasifik, tetapi tiada ketika serangan terjadi — Enterprise dalam perjalanan pulang, Lexington telah berlayar keluar beberapa hari sebelumnya, dan Saratoga berada di San Diego selepas pengubah-suaian di Galangan Angkatan Laut Puget Sound. Merusak kebanyakan kapal perang Amerika Serikat dari bertugas, dianggap secara meluas— oleh tenteAngkatan Laut dan pemerhati sedunia —sebagai keberhasilan cermelang bagi pihak Jepang. Kehilangan kapal perang meninggalkan AL AS tiada pilihan kecuali meletakkan keyakinan mereka pada kapal induk dan kapal selam, yang merupakan kebanyakan yang tinggal—dan ini merupakan peralatan dengan mana AL AS menghentikan dan kemudian mengundurkan kemajuan Jepang. Kehilangan kapal perang sebenarnya tidak sepenting yang dipikirkan oleh semua orang sebelum (di Jepang) dan selepas serangan (di Jepang dan Amerika Serikat).

Kemungkinan yang paling penting, serangan Pearl Harbor bertindak sebagai katalisator yang menggerakkan sebuah negara untuk bertindak serta merta yang tidak mungkin dapat dilakukan oleh perkara lain. Dalam waktu semalam saja, ia menyatukan seluruh Amerika dengan tujuan berperang dan memenangkan peperangan dengan Jepang, dan kemungkinan mendorong kedudukan penyerahan tanpa syarat yang ditekankan oleh pihak Sekutu. Sebagian sejarawan percaya bahwa Jepang tetap akan kalah, tanpa memandang samaada depot minyak dan kedai mesin dimusnahkan atau sekiranya kapal induk berada di pelabuhan dan ditenggelamkan.





Untuk melihat article lainnya, silahkan klik  http://www.berbagaireviews.com/search/label/History

24 September 2016

Admiral Isoroku Yamamoto (山本 五十六, Takano Isoroku), Biography Isoroku Yamamoto Japanese Military.

Admiral Isoroku Yamamoto (山本 五十六, Takano Isoroku), Biography Isoroku Yamamoto Japanese Military.

Lahir dan Personal Life Isoroku Yamamoto.


berbagaireviews.com

Isoroku Yamamoto (山本 五十六) Yamamoto Isoroku, lahir di Nagaoka, Niigata, Jepang, 4 April 1884 dan meninggal di Kepulauan Solomon, 18 April 1943 pada umur 59 tahun. Anak keenam dari Sadayoshi Takano, Isoroku Takano lahir 4 April 1884. Namanya berarti "56" yang usia ayahnya saat kelahirannya. Pada tahun 1916, setelah kematian orang tuanya, yang Takano 32 tahun diadopsi ke dalam keluarga Yamamoto dan diasumsikan nama mereka. Sudah menjadi kebiasaan umum di Jepang untuk keluarga tanpa anak untuk mengadopsi satu sehingga nama mereka akan terus. Ketika menjabat sebagai komandan letnan pada 1918, ia menikah dengan Reiko Mihashi dan memiliki empat anak.

Awal Karir Isoroku Yamamoto di Angkatan Laut.

Isoroku Yamamoto adalah komandan AL Jepang selama 4 tahun pertama Perang Dunia II. Yamamoto memasuki Akademi AL di Etajima, Hiroshima pada 1901, tamat belajar pada tahun 1904. Pada tahun 1905 semasa Perang Rusia-Jepang, dia turut terlibat sebagai letnan muda di atas penjelajah Nisshin di Pertempuran Tsushima melawan Angkatan Baltik Rusia. Dia berjuang dalam Pertempuran Tsushima Straits Mei 1905 di mana Yamamoto kehilangan dua jari di tangan kirinya. Selepas perang, dia menyertai beberapa kapal layar di seluruh Samudra Pasifik.

Pada tahun 1913, dia menyertai Universitas Staf Angkatan Laut di Tsukiji, tanda-tanda bahwa dia sedang dilatih untuk pucuk pimpinan. Setelah tamat pada 1916, dia dilantik sebagai tangan tangan Skuadron Tempur Kedua dan diambil sebagai anggota keluarga Yamamoto. Semenjak 1919 hingga 1921, dia belajar di Universitas Harvard. Dilantik sebagai komandan sekembalinya ke Jepang, dia mengajar di Universitas Staf sebelum diantar ke Pusat Latihan Udara baru di Kasumigaura pada 1924, untuk mengarahkannya dan belajar terbang. Secara umum ia dianggap sebagai pakar strategi perang laut Jepang teragung, dan di antara pakar strategi angkatan laut terbaik dalam sejarah. 

Isoroku Yamamoto pada awal tahun 1920-an dan 1930-an.

Dari 1926 hingga 1928, dia merupakan atase AL bagi kedutaan Jepang di Washington, dan banyak mengembara di seluruh Amerika Serikat, yang memberinya pandangan mendalam mengenai saingan masa depannya. Dia kemudian dilantik ke Biro Urusan AL dan dilantik sebagai Laksamana Muda. Dia menghadiri Konferensi Angkatan Laut London pada 1930. Sekembalinya ke Jepang, dia menyertai Biro Penerbangan Angkatan Laut dan dari tahun 1933 mengetuai biro dan mengurusi seluruh program penerbangan angkatan laut.

Setelah pulang ke rumah pada tahun 1928, Yamamoto diberi perintah dari kapal induk Akagi , dan kemudian diminta untuk melayani sebagai asisten khusus kepada delegasi Jepang pada detik London Naval Conference. Dipromosikan ke laksamana pada tahun 1930, ia adalah faktor kunci dalam meningkatkan jumlah kapal Jepang diizinkan untuk membangun dalam perjanjian. Untuk penampilannya, ia dikirim ke ketiga London Naval Conference pada tahun 1934. Pada akhir tahun 1936, Yamamoto dibuat wakil menteri angkatan laut. Dari posisi ini ia berpendapat keras untuk penerbangan angkatan laut dan berperang melawan pembangunan kapal perang baru.

Pada Desember 1936, Yamamoto dilantik sebagai wakil menteri bagi Angkatan Laut Jepang, dan menggunakan kedudukannya untuk mengutarakan dengan penuh semangat untuk kekuatan udara Angkatan Laut dan menentang pembuatan kapal tempur yang baru. Dia juga menentang penjajahan Manchuria dan keinginan militer untuk bersepakat dengan Jerman. Saat kapal terbang Jepang menyerang kapal bersenjata AS, Panay di sungai Yangtze pada Desember 1937, dia memohon maaf secara pribadi kepada duta Amerika. Dia menjadi sasaran percobaan pembunuhan pihak fasis; seluruh kementerian Angkatan Laut terpaksa diletakkan di bawah pengawalan. Bagaimanapun, pada 30 Agustus 1939, Yamamoto dilantik menjadi Laksamana dan dilantik sebagai Panglima Tertinggi seluruh armada.

Laksamana Yamamoto tidak mengurangi kedudukan anti-konflik logisnya saat Jepang menandatangani Pakta Tripartit dengan Jerman dan Italia pada September 1940. Yamamoto memberi pengumuman kepada PM Konoe Fumimaro untuk tidak menimbangkan peperangan dengan Amerika Serikat: "Sekiranya saya diperintahkan berperang... Saya akan merajalela selama enam bulan pertama... tetapi saya tidak mempunyai keyakinan apapun buat tahun kedua dan ketiga." Dia terbukti amat tepat karena Pertempuran Midway (secara umum dianggap sebagai titik perubahan dalam konflik Pasifik) terjadi enam bulan (hampir pada hari) setelah pengeboman Pearl Harbor. Pandangan jauhnya turut mendorongnya untuk mempercayai bahwa serangan pendahuluan terhadap pasukan Angkatan Laut Amerika Serikat amat penting sekiranya peperangan terjadi.

Dia juga membayangkan dengan tepat taktik "lompat pulau" dan penguasaan udara yang akan ditonjolkan dalam perperangan itu, walaupun pandangannya gagal saat berkenaan dengan kapal tempur, karena dia (sebagaimana kebanyakan pegawai dalam AL AS, harus dirumuskan) masih percaya sebagai salah satu komponen penting bagi pasukan AL.

Isoroku Yamamoto - Road to War.

Sepanjang karirnya, Yamamoto telah menentang banyak petualangan militer Jepang, seperti invasi Manchuria dan perang yang sedang berlangsung dengan China. Selain itu, Isoroku selalu menjadi oposisi terhadap setiap perang dengan Amerika Serikat, dan menyampaikan permintaan maaf resmi untuk tenggelamnya USS Panay di 1937. Isoroku juga menganjurkan melawan Pakta Tripartit dengan Jerman dan Italia, sehingga membuat admiral ini sangat tidak populer dengan faksi pro - perang di Jepang. Pada tanggal 30 Agustus 1939, Menteri Angkatan Laut Laksamana Yonai Mitsumasa dipromosikan Yamamoto chief komandan dari Armada Gabungan berkomentar, "Ini adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan hidupnya, mengirim dia pergi ke laut".

Menyusul penandatanganan Tripartiate Pakta dengan Jerman dan Italia, Yamamoto memperingatkan Premier Konoe bahwa jika ia dipaksa untuk melawan Amerika Serikat ia diharapkan memiliki keberhasilan untuk tidak lebih dari enam bulan sampai satu tahun. Setelah itu, tidak ada yang dijamin. Dengan perang hampir tidak dapat dihindari, Yamamoto mulai merencanakan untuk melawan. Akan melawan dengan strategi tradisional angkatan laut Jepang, pertama Isoroku menganjurkan secara cepat untuk melumpuhkan Amerika yang diikuti oleh pertempuran "yang menentukan" berpikiran ofensif. pendekatan semacam itu, Isoroku berpendapat, akan meningkatkan peluang kemenangan dan mungkin membuat Amerika bersedia berunding perdamaian. 

Serangan Jepang atas Pearl Harbor, 1941.

berbagaireviews.com

Sebagai hubungan diplomatik terus memecah, disusul dengan penjajahan Indochina dan pembekuan aset Jepang oleh AS pada Juli 1941, Yamamoto memenangkan perdebatan mengenai taktik dan keseluruhan cabang udara Angkatan Pertama di bawah Laksamana Nagumo Chuichi yang ditumpukan terhadap angkatan Amerika pada Pearl Harbor. Yamamoto mulai merencanakan serangan untuk menghancurkan Armada Pasifik Amerika Serikat di Pearl Harbor. Pada tanggal 26 November 1941, enam dari operator Yamamoto berlayar ke Hawaii. Mendekat dari utara mereka menyerang pada 7 Desember. Dengan sekitar 350 kapal terbang yang diluncurkan dari enam kapal induk, delapan belas kapal perang Amerika ditenggelamkan atau dilumpuhkan. Kegagalan Nagumo untuk memerintahkan operasi untuk mencari dan menyerang yang kedua terhadap kapal induk Amerika atau gelombang kedua bertujuan untuk memusnahkan fasilitas simpanan minyak penting pangkalan itu yang akan melumpuhkan operasi angkatan Pasifik AS sendiri dan ketidakcenderungan Yamamoto untuk mendesaknya, mengganti kemenangan taktis menjadi kekalahan strategis.

Pertempuran Laut Jawa, Februari 1942.

berbagaireviews.com

Yamamoto mengarahkan operasi dalam Pertempuran Laut Jawa pada 27 Februari 28 Februari 1942. Tanpa keterlibatan kekuatan udara dan pertempuran hampir sepenuhnya terjadi antara penyerang, pihak Jepang mengalahkan pasukan kapal gabungan Belanda, Britania Raya, dan Amerika Serikat, yang dengan itu memungkinkan Jepang merampas Jawa.

Pada bulan yang sama, Laksamana Yamamoto, yang bertanggung jawab merancang serangan atas Pearl Harbor yang berhasil, mencadangkan penyerangan Australia serta-merta. Dia baru saja melaksanakan serangan bom di Darwin di Northern Territory. Dia merayu dengan Staf Umum Jepang, untuk mendaratkan dua Divisi Militer Jepang di pesisir utara Australia yang mempunyai pertahanan yang lemah. Mereka merancang untuk menyusuri landasan kereta api utara-selatan hingga ke Adelaide, dengan itu membagikan Australia menjadi dua medan yang berhadapan. Saat Adelaide telah dirampas, pasukan kedua akan mendarat di sebelah pesisir timur laut Australia dan menuju ke utara ke Sydney dan ke arah selatan ke Melbourne.

Rancangan Yamamoto kelihatan sebagai rancangan umpan dan bukanlah rancangan untuk menjajah Australia. Dia ingin menarik sebagian besar tentara Amerika melancarkan serangan atas kelompok Kepulauan Jepang jauh di utara Australia.

Jenderal Yamashita setuju dengan Rencana Penyerangan Yamamoto. Ia malah menawarkan diri untuk mengetuai penyerangan tersebut. Bagaimanapun, rancangan itu ditentang oleh Perdana Menteri Jepang, Jenderal Hideki Tōjō, karena dia percaya bahwa tiada rencana kebetulan yang dipertimbangkan dalam Rancangan Penyerangan Yamamoto. Jenderal Tojo Hideki bimbang akan angkatan perdagangan Jepang telah direnggangkan pada jangkauan maksimal dan pihak Amerika dengan mudah dapat mengalihkan B-17 Flying Fortress mereka ke Sydney untuk melumpuhkan pasukan penyerangan.

Kaisar Hirohito memutuskan untuk membuat lengah Rencana Penyerangan hingga pasukan Jepang berhasil menduduki Burma dan bergabung dengan pemberontak Nasionalis India. Keputusan Pertempuran Laut Karang dan Midway memastikan bahwa Rencana Penyerangan Australia tidak pernah dipertimbangkan kembali.

Pertempuran Midway, Juni 1942.

berbagaireviews.com

Yamamoto kemudian memutuskan bercita-cita tinggi untuk mengalahkan Angkatan Pasifik Amerika dalam pertempuran akhir. Dia memilih terumbu Pulau Midway sebagai sasaran strategis yang akan diduduki Jepang sekiranya Jepang berhasil menarik keluar kapal induk Amerika. Yamamoto berencana menarik keluar pihak Amerika dalam serangan untuk memusnahkan kapal induk mereka. Yamamoto percaya bahawa sekiranya Jepang tidak memenangkan pertempuran akhir dalam waktu dekat, Jepang hanya menunggu waktu kekalahan.

Yamamoto memerintah satu angkatan besar sejumlah 250 kapal, termasuk delapan buah kapal induk. Strategi Yamamoto adalah serangkaian serangan umpan dan mengacah yang rumit bagi memerangkap pihak Amerika. Malangnya bagi pihak Jepang, pihak Amerika menyadari rencana mereka. Komunikasi yang dipintas dan ditranskripsikan berarti pada akhir bulan Mei, pihak Amerika mengetahui tanggal dan lokasi operasi tersebut, termasuk juga komposisi pasukan Jepang.

Tambahan bagi keadaan ini adalah hubungan komunikasi yang lemah pada pihak Jepang, dan komandannya berada dalam keadaan tidak bersedia; tambahan lagi, kedudukan taktis Jepang, ditetapkan oleh doktrin lapuk, yang masih menentukan kapal tempur sebagai unit penting, yang mana adalah satu kesalahan. Menetapkan kapal induk sebagai sebagian pelindung kapal tempur, mereka meletakkan kapal induk di baris depan unit kapal tempur, yang diletakkan jauh di baris belakang, berlainan dengan doktrin Amerika Serikat, yang meletakkan kapal tempur di sekeliling kapal induk—unit utama yang sebenarnya—untuk melindungi mereka terhadap serangan kapal dan kapal terbang.

Pertempuran Midway, dari 4 Juni hingga 6 Juni 1942, merupakan bencana terhadap Jepang. Mereka kehilangan empat kapal induk berbanding satu oleh Amerika, dan 3.500 orang berbanding hanya 300 Amerika mati. Pasukan AL AS amat bernasib baik, menemui kapal induk Jepang saat pihak Jepang sedang memasang senjata pada kapal terbang mereka untuk menyerang kapal induk Amerika, faktor yang memainkan peranan utama dalam tahap kemenangan Amerika. Sebagian pemerhati menyatakan bahwa kehilangan pilot berpengalaman Jepang yang berpengalaman merupakan kehilangan yang lebih penting terhadap Jepang dibandingkan kehilangan kapal mereka.

Aksi setelah Midway.

Yamamoto tidak pernah pulih dari kekalahan di Midway, walaupun dia tetap berkuasa. Dia mengarahkan gerakan Solomons den menyadari kepentingan strategis Pertempuran Guadalcanal, dia memulai usaha untuk menyingkirkan tentara Amerika yang mendarat pada 7 Agustus 1942. Yamamoto, bagaimanapun, gagal memahami pada peringkat cukup awal bahwa pertempuran pertama ini penting, dan tahap usaha yang diperlukan bagi kemenangan. Tentera Jepang mengalami kerugian besar sebelum dia memutuskan bahwa dia tidak mampu menyingkirkan tentara Amerika, yang kekuatannya telah meningkat melebihi titik di mana pihak Jepang mampu menang. Pada 4 Januari 1943, dia memerintahkan pengunduran dari pulau tersebut. Pengunduran yang dilakukan merupakan puncak tindakan taktis.

Kematian Yamamoto.

Untuk meningkatkan moril selepas kekalahan di Guadalcanal, Yamamoto memutuskan melakukan lawatan pemeriksaan sepanjang Pasifik Selatan. Pada 14 April 1943, di atas usaha perisikan tentera laut Amerika, dengan menggunakan nama sandi "Magic", berhasil memintas dan penyulitan laporan mengenai lawatan tersebut.

Duta enkripsi asal NTF131755 ditujukan kepada komandan Base Unit No. 1, Flotila Udara ke 11 dan Flotila Udara ke 26, memberitahu rencana lawatan yang disulitkan menggunakan Sandi Rahasia AL Jepang JN-25D (Buku Kode Operasi AL dari versi ke-3 RO) dan dipintas oleh Unit Radio Angkatan Armada Pasifik.

berbagaireviews.com

Perutusan itu mengandung perincian mengenai tempat, waktu tolak, dan tibanya Yamamoto, termasuk juga jumlah dan jenis pesawat yang akan membawa dan mengiringinya dalam perjalanan. Perutusan tersebut menjelaskan bahwa Yamamoto akan terbang ke Bougainville di kepulauan Solomon di pesisir New Guinea, menggunakan Mitsubishi G4M "Betty" — pesawat pengebom bermesin kembar — pada 18 April. Dia akan diiringi oleh enam pejuang Mitsubishi Zero, dan diperkirakan tiba pada 08.00 dan kemudian bertolak dengan perahu ke kepulauan Shortland pada 08.40.

Penumpang Pesawat Yamamoto

 
(Nomor ekor T1-323)
  • Pilot Sersan Mayor Takeo Koyani
  • Penumpang Laksamana Isoroku Yamamoto (C-in-C)
  • Penumpang Kadet Ishizaki (sekretaris C-in-C)
  • Penumpang Kadet Toibana (Perwira Staff Udara Senior)
  • Penumpang Laksamana Muda Kitamura (Perwira Keuangan Armada)
  • Penumpang Laksamana Muda Takata (Perwira Medis Armada)
Yang menarik adalah pilihan pesawat yang dipilih untuk membawa penumpang, Mitsubishi G4M "Betty". Betty mengubah operasi pengebom tentera laut Jepang kerana kemampuan jarak amat jauhnya. Terkenal karena kecenderungannya untuk terbakar sebab tangki luarnya yang besar dan tidak dilindungi yang cenderung untuk meletus saat terkena tembakan ledak pendek musuh, ia dikenal sebagai "geretan satu tembakan" oleh pilot pihak Sekutu Perang Dunia II.

Aksi Pembalasan (Balas Dendam).

Pada bulan April 1943, Yamamoto memutuskan untuk membuat tur inspeksi dari pangkalan Jepang di Pasifik Selatan dalam upaya untuk meningkatkan semangat setelah kekalahan di Guadacanal. intelijen Amerika diterjemahkan pesan Jepang yang memberitahu mereka bahwa Yamamoto akan mengunjungi Kepulauan Solomon utara pada tanggal 18 April. pesan decode memberi waktu kedatangan dan keberangkatan dan lokasi tertentu. AS juga menguat informasi tentang jumlah dan jenis pesawat yang akan terlibat dalam pengangkutan Yamamoto. Laksamana itu masih dianggap sebagai tokoh utama dalam Perang Pasifik dan keputusan itu diambil untuk membunuhnya.

Operasi Pembalasan' dilakukan oleh enam belas P-38 pejuang Petir dari 339 Fighter Squadron diperintahkan untuk mencegat dan menembak jatuh pesawat Yamamoto - twin-engine bomber bernomor T1-323 Mitsubishi gm4 'Betty'. Mereka dicegat dua pembom G4M 'Betty' dikawal oleh enam pesawat tempur Zero. Kedua pelaku bom 'Betty' ditembak jatuh dan Yamamoto tewas. Empat P-38 ini membuat serangan sementara yang lain 12 P-38 memberi penutup atas. kematian Yamamoto melakukan banyak untuk melemahkan semangat dalam militer Jepang dan untuk alasan ini masyarakat Jepang hanya diberitahu tentang kematian Yamamoto pada tanggal 21 Mei, hampir sebulan setelah serangan itu.

Sisa-sisa Yamamoto dikremasi di Buin dan abunya dikembalikan ke Jepang pada kapal terakhirnya, kapal perang 'Musashi'. Yamamoto secara anumerta dipromosikan ke peringkat tertinggi Armada Laksamana, dianugerahi Order of the Chrysanthemum, First Class, dan Nazi Jerman diberikan kepadanya Ritterkreuz dengan daun oak - satu-satunya orang asing untuk menerima penghargaan ini.





Untuk melihat article lainnya, silahkan klik  http://www.berbagaireviews.com/search/label/Biography

22 September 2016

Perlawanan Rakyat Nusantara Indonesia terhadap VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).

Perlawanan Rakyat Nusantara Indonesia terhadap VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).

Belanda pertama kali datang di Indonesia di Banten pada tahun 1596. Pelayaran orang-orang Belanda pada saat itu dipimpin oleh Cornelis de Houtman. Pada tahun 1598, untuk kedua kalinya armada Belanda datang ke Banten, dipimpin oleh Jacob van Neck dan van Waerwijk. Untuk memenangkan persaingan perdagangan, Belanda mendirikan Vereeningde Oost Indische Compagnie atau VOC, yang artinya Persatuan Dagang Hindia Timur. VOC didirikan pada 20 Maret 1602. Gubernur Jendral VOC yang pertama adalah Pieter Both. Tadinya, markas besar VOC ada di Ambon, Maluku, tetapi pada masa Gubernur Jendral Jan Pietezoon Coen, markasnya dipindah ke Jayakarta. Tujuan utama VOC adalah mempertahankan monopolinya terhadap perdagangan rempah-rempah di Nusantara.

Sementara itu Belanda telah mencapai banyak kemajuan dalam militer untuk semakin menancapkan pengaruhnya atas perdagangan di Nusantara. VOC membuat perjanjian-perjanjian perdamaian, pembangunan benteng-benteng, dan kekuatan angkatan laut yang kuat. Dirasa belum cukup, VOC menjadi semakin agresif, khususnya di daerah penghasil komoditas ekspor untuk Eropa. Hal tersebut tentu saja menimbulkan perlawanan dari berbagai daerah, seperti di Kepulauan Maluku, Sulawesi Selatan dan Jawa.

Perlawanan Rakyat Maluku Melawan VOC.

berbagaireviews.com

Pada tahun 1605 Belanda mulai memasuki wilayah Maluku dan berhasil merebut benteng Portugis di Ambon. Praktik monopoli dengan sistem pelayaran hongi menimbulkan kesengsaran rakyat. Pada tahun 1635 muncul perlawanan rakyat Maluku terhadap VOC di bawah pimpinan Kakiali, Kapten Hitu. Perlawanan segera meluas ke berbagai daerah. Oleh karena kedudukan VOC terancam, maka Gubernur Jederal Van Diemen dari Batavia dua kali datang ke Maluku (1637 dan 1638) untuk menegakkan kekuasaan Kompeni. Untuk mematahkan perlawanan rakyat Maluku, Kompeni menjanjikan akan memberikan hadiah besar kepada siapa saja yang dapat membunuh Kakiali. Akhirnya seorang pengkhianat berhasil membunuh Kakiali.

Dengan gugurnya Kakiali, untuk sementara Belanda berhasil mematahkan perlawanan rakyat Maluku, sebab setelah itu muncul lagi perlawanan sengit dari orang-orang Hitu di bawah pimpinan Telukabesi. Perlawanan ini baru dapat dipadamkan pada tahun 1646. Pada tahun 1650 muncul perlawanan di Ambon yang dipimpin oleh Saidi. Perlawanan meluas ke daerah lain, seperti Seram, Maluku, dan Saparua. Pihak Belanda agak terdesak, kemudian minta bantuan ke Batavia. Pada bulan Juli 1655 bala bantuan datang di bawah pimpinan Vlaming van Oasthoom dan terjadilah pertempuran sengit di Howamohel. Pasukan rakyat terdesak, Saidi tertangkap dan dihukum mati, maka patahlah perlawanan rakyat Maluku.

Sampai akhir abad ke-17 tidak ada lagi perlawanan menentang VOC. Pada akhir abad ke-18, muncul lagi perlawanan rakyat Maluku di bawah pimpinan Sultan Jamaluddin, namun segera dapat ditangkap dan diasingkan ke Sailan (Sri Langka). Menjelang akhir abad ke-18 (1797) muncullah perlawanan besar rakyat Maluku di bawah pimpinan Sultan Nuku dari Tidore. Sultan Nuku berhasil merebut kembali Tidore dari tangan VOC. Akan tetapi setelah Sultan Nuku meninggal (1805), VOC dapat menguasai kembali wilayah Tidore.

Perlawanan Pattimura (1817).

berbagaireviews.com

Perlawanan Pattimura terjadi di Saparua, yaitu sebuah kota kecil di dekat pulau Ambon. Sebab-sebab terjadinya perlawanan terhadap Belanda adalah :
  • Rakyat Maluku menolak kehadiran Belanda karena pengalaman mereka yang menderita dibawah VOC
  • Pemerintah Belanda menindas rakyat Maluku dengan diberlakukannya kembali penyerahan wajib dan kerja wajib
  • Dikuasainya benteng Duursteide oleh pasukan Belanda
Akibat penderitaan yang panjang rakyat menetang Belanda dibawah pimpinan Thomas Matulesi atau Pattimura. Tanggal 15 Mei 1817 rakyat Maluku mulai bergerak dengan membakar perahu-perahu milik Belanda di pelabuhan Porto. Selanjutnya rakyat menyerang penjara Duurstede. Residen Van den Berg tewas tertembak dan benteng berhasil dikuasai oleh rakyat Maluku.

Pada bulan Oktober 1817 pasukan Belanda dikerahkan secara besar-besaran, Belanda berhasil menangkap Pattimura dan kawan-kawan dan pada tanggal 16 Nopember 1817 Pattimura dijatuhi hukuman mati ditiang gantungan, dan berakhir perlawanan rakyat Maluku.

Mataram Menghadapi VOC.

berbagaireviews.com

Sultan Agung (1613-1645) adalah raja terbesar Mataram yang bercita-cita: (1) mempersatukan seluruh Jawa di bawah Mataram, dan (2) mengusir Kompeni (VOC) dari Pulau Jawa. Untuk merealisir cita-citanya, ia bermaksud membendung usaha-usaha Kompeni menjalankan penetrasi politik dan monopoli perdagangan.
Pada tanggal 18 Agustus 1618, kantor dagang VOC di Jepara diserbu oleh Mataram. Serbuan ini merupakan reaksi pertama yang dilakukan oleh Mataram terhadap VOC. Pihak VOC kemudian melakukan balasan dengan menghantam pertahanan Mataram yang ada di Jepara. Sejak itu, sering terjadi perlawanan antara keduanya, bahkan Sultan Agung berketetapan untuk mengusir Kompeni dari Batavia.

Serangan besar-besaran terhadap Batavia, dilancarkan dua kali. Serangan pertama, pada bulan Agustus 1628 dan dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang I di bawah pimpinan Baurekso dan Dipati Ukur, sedangkan gelombang II di bawah pimpinan Suro Agul-Agul, Manduroredjo, dan Uposonto. Batavia dikepung dari darat dan laut selama tiga bulan, tetapi tidak menyerah. Bahkan sebaliknya, tentara Mataram akhirnya terpukul mundur.

Serangan kedua dilancarkan pada bulan September 1629 di bawah pimpinan Dipati Purbaya dan Tumenggung Singaranu. Akan tetapi serangan yang kedua ini pun juga mengalami kegagalan. Kegagalan serangan-serangan tersebut disebabkan:
  • Kalah persenjataan.
  • Kekurangan persediaan makanan, karena lumbung-lumbung persediaan makanan yang dipersiapkan di Tegal, Cirebon, dan Kerawang telah dimusnahkan oleh Kompeni.
  • Jarak Mataram – Batavia terlalu jauh.
  • Datanglah musim penghujan, sehingga taktik Sultan Agung untuk membendung sungai Ciliwung gagal.
  • Terjangkitnya wabah penyakit yang menyerang prajurit Mataram.

Perlawanan Trunojoyo (1674-1680).

berbagaireviews.com

Trunojoyo, seorang keturunan bangsawan dari Madura tidak senang terhadap Amangkurat I, karena pemerintahannya yang sewenang-wenang dan menjalin hubungan dengan Kompeni. Perlawanan Trunojoyo di mulai pada tahun 1674, dengan menyerang Gresik. Dengan berpusat di Demung (dekat Panarukan), Trunojoyo melakukan penyerangan dan dalam waktu singkat telah berhasil menguasai beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah bahkan sampai pusat Mataram di Plered (Yogyakarta). Dalam perlawanan ini, Trunojoyo dibantu oleh Raden Kajoran, Macan Wulung, Karaeng Bontomarannu, dan Karaeng Galesung.

Pada tanggal 2 Juli 1677, pasukan Trunojoyo telah berhasil menduduki Plered, ibukota Mataram. Amangkurat I yang sering sakit bersama putra mahkota, Adipati Anom melarikan diri untuk minta bantuan kepada Kompeni di Batavia. Dalam perjalanan, Amangkurat I meninggal di Tegal Arum (selatan Tegal), sehingga dikenal dengan sebutan Sultan Tegal Arum. Adipati Anom kemudian menaiki takhta dengan gelar Amangkurat II. Untuk menghadapi Trunojoyo, Amangkurat II minta bantuan Kompeni, akan tetapi tidak ke Batavia namun ke Jepara. 

Pimpinan Kompeni (VOC) Speelman menerima dengan baik Amangkurat II dan bersedia membantu dengan suatu perjanjian (1678) yang isinya :
  • VOC mengakui Amangkurat II sebagai raja Mataram.
  • VOC mendapatkan monopoli dagang di Mataram.
  • Seluruh biaya perang harus diganti oleh Amangkurat II
  • Sebelum hutangnya lunas, pantai utara Jawa digadaikan kepada VOC.
  • Mataram harus menyerahkan daerah Kerawang, Priangan, Semarang dan sekitarnya kepada VOC.
Setelah perjanjian ini ditandatangani penyerangan di mulai. Pada waktu itu Trunojoyo telah berhasil mendirikan istana di Kediri dengan gelar Prabu Maduretno. Tentara VOC di bawah pimpinan Anthonie Hurdt, yang dibantu oleh tentara Aru Palaka dari Makasar, Kapten Jonker dari Ambon beserta tentara Mataram menyerang Kediri. Dengan mati-matian tentara Trunojoyo menghadapi pasukan gabungan Mataram-VOC, tetapi akhirnya terpukul mundur. Pasukan Trunojoyo terus terdesak, masuk pegunungan dan menjalankan perang gerilya. Demi keselamatan sebagian pengikutnya, pada tanggal 25 Desember 1679 menyerah dan akhirnya gugur ditikam keris oleh Amangkurat II pada tanggal 2 Januari 1680. Dengan gugurnya Trunojoyo, terbukalah jalan bagi VOC untuk meluaskan wilayah dan kekuasaannya di Mataram.
 
Perlawanan Untung Suropati (1868-1706).

berbagaireviews.com
 
    Pangeran Purbaya, putra kedua Sultan Ageng Tirtayasa ketika terjadi perang Banten menyingkir ke daerah Priangan bersama para pengikutnya. Di Priangan mereka mengobarkan perlawanan kompeni dengan bantuan musuh-musuh kompeni yang berasal dari Makassar. Dalam berjuang melawan VOC, Pangeran Purbaya menjalankan taktik pura-pura. Ia mengirimkan kabar ke Batavia yang menyatakan bahwa dirinya bersedia berdamai dengan VOC.  Untuk melaksanakan perdamaian itu, VOC mengutus Surapati, didampingi oleh Bupati Sukapura dan Demang Timbanganten. Selain mengutus Surapati, VOC juga mengirimkan utusan seorang opsir Belanda yang pangkatnya lebih rendah dari Surapati. Oleh utusan itu, Surapati diperintahkan untuk tunduk. Tentu saja, Surapati merasa terhina, dan akhirnya Surapati menyerang laskar VOC hingga tunggang langgang. Surapati melarikan diri ke daerah Karawang, kemudian mengembara ke daerah Priangan. Atas perlawanan Surapati itu, VOC mengerahkan pasukannya untuk menangkap Surapati.

Surapati terus melanjutkan pengembaraannya hingga sampai ke Kartasura. Perginya Surapati ke Kartasura karena ia mendengar kabar, bahwa Sunan Amangkurat II berselisih dengan VOC. Di Mataram, Sunan Amangkurat II merasa berat dengan perjanjian yang dipaksakan dan ditandatangani oleh VOC. Ketika Untung Surapati datang ke Kartasura, Sunan Amangkurat II menerimanya dengan tangan terbuka dengan harapan dapat diajak bekerja sama menentang VOC.

VOC mengutus Kapten Tack beserta 150 anak buahnya. VOC meminta Sunan Amangkurat II agar menyerahkan Surapati, tetapi pasukan VOC ditumpas habis. Kapten Tack sendiri terbunuh dalam peristiwa itu. Untung Surapati menyadari bahwa VOC akan membalas kematian laskarnya. Untuk itu, ia menyingkir ke Pasuruan. Di sana ia diangkat sebagai Adipati Pasuruan dengan gelar Adipati Wiranegara. Tahun 1708, Sunan Amangkurat II meninggal, ia digantikan oleh putranya bernama Sunan Mas yang bergelar Sunan Amangkurat III yang bertahta dari tahun 1703-1708. Pergantian Sunan Amangkurat II oleh Sunan Mas ternyata tidak direstui pamannya sendiri, Pangeran Puger. Ia menginginkan dapat menggantikan kakaknya Sunan Amangkurat II menjadi sultan di Mataram.

Oleh karena Sunan Amangkurat III tetap menunjukkan ketidaksenangannya kepada VOC, dalam perikatan keluarga itu VOC memilih berpihak kepada Pangeran Pugar. Dengan sombongnya, pada tahun 1709, VOC menobatkan Pangeran Pugar menjadi Sultan Mataram dengan gelar Pakubuwono I yang berkuasa dari tahun 1705 sampai dengan tahun 1719, setelah terlebih dahulu Pangeran Pugar mengadakan perjanjian dengan VOC. 

Adapun isi perjanjian itu ialah sebagai berikut :
  • Seluruh daerah Priangan dan bagian timur Madura, serta Cirebon diserahkan kepada VOC
  • Sunan dibebaskan dari semua utang-utangnya terdahulu, dan sebagai gantinya sunan harus menyerahkan 800 koyan beras setiap tahunnya selama 25 tahun kepada VOC
  • VOC akan menempatkan pasukannya untuk melindungi Sunan
Sunan Amangkurat III yang dibantu oleh Untung Surapati akhirnya berperang dengan Pakubowono I. Sementara, Pakubuwono I dibantu oleh VOC. Pada tahun 1705 Paku Buwono I dan VOC menyerang Mataram. Sunan Mas melarikan diri dan bergabung dengan pasukan Untung di Jawa Timur. Oleh pihak Kompeni di Batavia, dipersiapkan pasukan secara besar-besaran untuk menyerang Pasuruan. Di bawah pimpinan Herman de Wilde, pasukan Kompeni berhasil mendesak perlawanan Untung. Dalam perlawanan di Bangil, Untung Suropati terluka dan akhirnya pada tanggal 2 Oktober 1706 gugur. Jejak perjuangannya diteruskan oleh putra-putra Untung, namun akhirnya berhasil dipatahkan oleh Kompeni. Bahkan Sunan Mas sendiri akhirnya menyerah, kemudian dibawa ke Batavia, dan diasingkan ke Sailan (1708).

Perlawanan Rakyat Kesultanan Makassar Menghadapi VOC.

berbagaireviews.com
 
Sejak abad ke-17, Kesultanan Makassar telah menjadi negara maritim. Kesultanan Makassar telah menjalin hubungan perniagaan secara bebas dengan negera-negara di Eropa, seperti Denmark, Inggris, Perancis, dan Portugis. Sejak kehadiran VOC yang melaksanakan sistem monopoli dalam perdagangannya, perniagaan Makassar terganggu dan mengalami kemunduran. Oleh karena itu, Kesultanan Makassar sangat menentang monopoli tersebut dengan cara-cara berikut :
  • Makassar melakukan pembelian rempah-rempah secara sembunyi-sembunyi dari rakyat yang diduduki VOC, selain itu menyalurkan bahan-bahan kebutuhan pokok rakyat.
  • Makassar senantiasa menjual rempah-rempah kepada semua bangsa yang membutuhkan dan ingin membelinya.
  • Makassar turut membantu rakyat Maluku yang sedang berperang melawan VOC, seperti di Ternate dan Ambon.
Usaha penetrasi kekuasaan terhadap Makasar oleh VOC dalam rangka melaksanakan monopolinya menyebabkan hubungan Makasar – VOC yang semula baik menjadi retak bahkan akhirnya menjadi perlawanan. Hal ini dikarenakan Makasar selalu menerobos monopoli VOC dan selalu membantu rakyat Maluku melawan Kompeni. Pertempuran besar meletus pada tahun 1666, ketika Makasar di bawah pemerintahan Sultan Hasanuddin (1654-1670). Dalam hal ini VOC berkoalisi dengan Kapten Jonker dari Ambon, Aru Palaka dari Bone, dan di pihak VOC sendiri dipimpin oleh Speelman. Makasar dikepung dari darat dan laut, yang akhirnya pertahanan Makasar berhasil dipatahkan oleh VOC. Para pemimpin yang tidak mau menyerah, seperti Karaeng Galesung dan Karaeng Bontomarannu melarikan diri ke Jawa (membantu perlawanan Trunojoyo). 

Sultan Hasanuddin dipaksa menandatangani Perjanjian Bongaya pada tanggal 18 November 1667, yang isinya :
  • Wilayah Makasar terbatas pada Goa, wilayah Bone dikembalikan kepada Aru Palaka.
  • Kapal Makasar dilarang berlayar tanpa izin VOC.
  • Makasar tertutup untuk semua bangsa, kecuali VOC dengan hak monopolinya.
  • Semua benteng harus dihancurkan, kecuali satu benteng Ujung Pandang yang kemudian diganti dengan nama Benteng Roterrdam.
  • Makasar harus mengganti kerugian perang sebesar 250.000 ringgit.
  • Sultan Hasanuddin walaupun telah menandatangani perjanjian tersebut, karena dirasa sangat berat dan sangat menindas; maka perlawanan muncul kembali (1667-1669). Makasar berhasil dihancurkan dan dinyatakan menjadi milik VOC.
Perlawanan Rakyat Banten Melawan VOC.

berbagaireviews.com

Pada waktu orang-orang Belanda datang pertama kali di Banten (1596), Banten berada di bawah pemerintahan Maulana Muhammad. Pada saat itu Banten telah berkembang menjadi kota bandar yang ramai. Wilayah Banten meliputi seluruh Banten, Priangan, dan Cirebon. Maksud kedatangan Belanda yang semula berdagang, maka disambut dengan baik. Akan tetapi setelah Kompeni malakukan monopoli dan penetrasi politik, hubungan Banten – VOC menjadi buruk, bahkan sering terjadi pertentangan; lebih-lebih setelah VOC berhasil menduduki kota Jayakarta pada tahun 1619.

Pertentangan Banten – VOC menjadi perlawanan besar, setelah Banten di bawah pemerintahan Sultan Ageng Tirtoyoso ( 1651 – 1682). Dalam hal ini VOC melakukan politik “devide et impera”. Pada tahun 1671 Sultan Ageng Tirtoyoso mengangkat putra mahkota (dikenal dengan sebutan Sultan Haji karena pernah naik haji) sebagai pembantu yang mengurusi urusan dalam negeri, sedangkan urusan luar negeri dipercayakan kepada Pangeran Purboyo ( adik Sultan Haji). Atas hasutan VOC, Sultan Haji mencurigai ayahnya dan menyatakan bahwa ayahnya ingin mengangkat Pangeran Purboyo sebagai raja Banten. Pada tahun 1680, Sultan Haji berusaha merebut kekuasaan, sehingga terjadilah perang terbuka antara Sultan Haji yang dibantu VOC melawan Sultan Ageng Tirtoyoso (ayahnya) yang dibantu Pangeran Purboyo. Sultan Ageng Tirtoyoso dan Pangeran Purboyo terdesak ke luar kota, dan akhirnya Sultan Ageng Tirtoyoso berhasil di tawan oleh VOC; sedangkan Pangeran Purboyo mengundurkan diri ke daerah Priangan. 

Pada tahun 1682 Sultan Haji dipaksa oleh VOC untuk menandatangani suatu perjanjian yang isinya :
  • VOC mendapat hak monopoli dagang di Banten dan daerah pengaruhnya.
  • Banten dilarang berdagang di Maluku.
  • Banten melepaskan haknya atas Cirebon.
  • Sungai Cisadane menjadi batas wilayah Banten dengan VOC.
  • Sejak adanya perjanjian ini, maka penguasa Banten sebenarnya ialah VOC.


 

Untuk melihat article lainnya, silahkan klik  http://www.berbagaireviews.com/search/label/History